Kisah Zaid Nofal menjadi gambaran duka yang terus dialami keluarga Palestina di Gaza. Ini bermula ketika ibunya, Fatima Nofal, kehilangan tiga putranya dalam serangan Israel pada 2023. Kehadiran Zaid sempat membawa harapan baru. Namun, harapan itu kembali sirna setelah serangan lain merenggut nyawa anak bungsunya pada 20 Juli 2026.
Fatima melahirkan Zaid pada April 2025, sekitar sepuluh bulan setelah kehilangan Amin, Hamza, dan Ahmed. Ia menganggap putra bungsunya sebagai anugerah yang mengisi kekosongan keluarga dan disambut dengan penuh sukacita.
Namun, pada dini hari 20 Juli 2026, serangan udara Israel menghantam rumah mereka di Kamp Pengungsi Al-Bureij. Zaid yang baru berusia 15 bulan tertimbun reruntuhan dan meninggal dunia. Fatima yang terluka hanya bisa meminta para tetangga mencari putranya di antara puing-puing bangunan.
Selain kehilangan Zaid, dua putrinya juga menjadi korban. Baraa mengalami luka ringan, sedangkan Lina menderita cedera kepala dan masih menjalani perawatan. Hingga kini, Fatima belum sanggup memberi tahu Lina bahwa adik yang sangat ia cintai telah meninggal.
Di sisi lain, kisah Zaid Nofal mencerminkan dampak besar agresi Israel terhadap anak-anak Gaza. Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) melaporkan sekitar 260 anak terbunuh sejak gencatan senjata mulai berlaku pada Oktober 2025. UNICEF bahkan menyebut situasi tersebut sebagai “ilusi gencatan senjata yang kejam”, karena rata-rata satu anak terbunuh setiap hari.
Bagi Fatima, kisah Zaid Nofal bukan sekadar angka dalam laporan kemanusiaan. Kisah itu menjadi pengingat bahwa setiap korban memiliki keluarga, harapan, dan masa depan yang terputus akibat agresi. Kini, ia harus menghadapi kehilangan putra keempatnya sekaligus memulai kembali kehidupan di tengah kehancuran Gaza.
Sumber: MEE







![Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/FOTNASPSKNKU3P3PJRLMSN3J4E-350x250.jpg)