Intensitas gempuran militer Israel di Jalur Gaza terus merenggut korban jiwa dari kalangan warga sipil. Pada Sabtu (12/09), rangkaian serangan udara, artileri, dan tembakan membabi buta kembali membunuh serta melukai sejumlah warga Palestina di berbagai wilayah kantong yang terkepung tersebut.
Iman Shallouf, 27 tahun, meninggal bersama janinnya yang berusia tujuh bulan. Keduanya mengalami luka dalam serangan Israel beberapa hari sebelumnya di Al-Mawasi, Khan Yunis.
Serangan udara Israel juga menyasar tenda pengungsi di dekat Jalan 5, Khan Yunis. Empat warga Palestina terluka akibat serangan tersebut.
Baca juga: Israel Tangkap Lebih dari 100 Warga Palestina di Tepi Barat dalam Sepekan
Di wilayah Al-Qubba, Khan Yunis, seorang pemuda Palestina bernama Hilal Abu Taha juga meninggal akibat luka yang ia derita dalam serangan Israel dua hari sebelumnya.
Sementara itu, seorang warga lanjut usia terluka akibat tembakan Israel di kompleks perumahan Beit Lahia, Gaza utara.
Serangan udara terpisah juga meratakan bagian atap sebuah rumah warga di kawasan Al-Sabra, Gaza City, yang memicu kerusakan luas di lingkungan sekitarnya.
Aktivitas militer Israel terus dilaporkan terjadi di berbagai wilayah Gaza. Selain serangan udara, warga menghadapi tembakan, penembakan artileri, penerbangan drone pengintai, dan penghancuran bangunan.
Rangkaian agresi ini terus melambungkan jumlah korban jiwa di tengah runtuhnya sistem perlindungan sipil dan krisis kemanusiaan yang kian mematikan.
Sumber: Palinfo







