• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Februari 12, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Pada Hari Perempuan Internasional, 21 Perempuan Tawanan Palestina Masih Berada di Penjara Israel

by Adara Relief International
Maret 10, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM, Perempuan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Pada Hari Perempuan Internasional, 21 Perempuan Tawanan Palestina Masih Berada di Penjara Israel

Pendudukan Israel terus menahan perempuan Palestina yang menjadi sasaran kejahatan. [Wafa]

19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pada Hari Perempuan Internasional, Israel masih menahan 21 perempuan Palestina yang menjadi sasaran kejahatan sistematis dan terorganisasi di penjara-penjara Israel dan pusat-pusat interogasi. Pelanggaran ini telah meningkat sejak awal genosida Israel di Gaza pada Oktober 2023, yang menandai fase paling mematikan dalam sejarah rakyat Palestina.

Komisi Urusan Tawanan dan Mantan Tawanan Palestina dan Masyarakat Tawanan Palestina menguraikan isu-isu kunci yang berkaitan dengan kondisi penahanan perempuan Palestina di penjara-penjara Israel dalam laporan bersama yang menandai Hari Perempuan Internasional.

Laporan itu menggarisbawahi bahwa semua bentuk pelecehan yang dihadapi oleh perempuan tawanan meliputi berbagai tingkat penyiksaan, seperti kelaparan, pengabaian medis sistematis, serangan seksual, penggerebekan berulang terhadap sel-sel mereka, pencurian, perampasan, dan penyiksaan psikologis sejak saat penangkapan mereka.

Laporan itu lebih lanjut menekankan bahwa penargetan perempuan, termasuk meluasnya praktik penahanan, bukanlah fase yang luar biasa, melainkan praktik yang sedang dan terus berlangsung. Perubahan yang paling signifikan terletak pada tingkat kejahatan yang dilakukan terhadap mereka.

Baca Juga

Israel Menolak Memberikan Perawatan Kanker untuk Anak Palestina

Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

Sejak Oktober 2023, lembaga advokasi tawanan telah mendokumentasikan 490 kasus penahanan perempuan, termasuk anak di bawah umur. Ini termasuk perempuan yang ditahan di Tepi Barat, Al-Quds, dan mereka yang berasal dari tanah yang dijajah tahun 1948. Sementara itu, jumlah pasti perempuan yang ditangkap dari Gaza masih belum jelas.

Menurut laporan tersebut, di antara para tawanan adalah dua anak perempuan–salah satunya baru berusia 12 tahun, 12 ibu, satu ibu hamil di bulan ketiga, dua tahanan administratif, enam guru, seorang jurnalis yang merupakan mahasiswa media, dan beberapa tawanan yang sakit, termasuk satu yang menderita kanker. Selain itu, dua perempuan telah ditahan sejak sebelum 7 Oktober 2023, dan Israel menolak untuk memasukkan mereka dalam kesepakatan pertukaran tawanan.

Sumber: https://english.wafa.ps

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Hari Perempuan Internasional dan Hak-hak Perempuan Palestina yang Terdistorsi oleh Genosida Gaza

Next Post

Pasukan Israel Habisi Nyawa 24 Perempuan Jurnalis Palestina selama Genosida di Gaza

Adara Relief International

Related Posts

Israel Menolak Memberikan Perawatan Kanker untuk Anak Palestina
Berita Kemanusiaan

Israel Menolak Memberikan Perawatan Kanker untuk Anak Palestina

by Adara Relief International
Februari 11, 2026
0
18

Pengadilan Israel menolak permohonan untuk mengizinkan perawatan darurat di Israel untuk anak Palestina berusia lima tahun yang menderita kanker. Nyawa...

Read moreDetails
Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

Februari 11, 2026
22
Israel Ubah Identitas “Negara Palestina” Menjadi “Dewan Perdamaian”

Israel Ubah Identitas “Negara Palestina” Menjadi “Dewan Perdamaian”

Februari 11, 2026
17
Hanya 397 Orang yang Melintasi Perbatasan Rafah dalam Seminggu

Hanya 397 Orang yang Melintasi Perbatasan Rafah dalam Seminggu

Februari 11, 2026
15
Indonesia Bersiap Kirimkan 8.000 Tentara ke Jalur Gaza

Indonesia Bersiap Kirimkan 8.000 Tentara ke Jalur Gaza

Februari 11, 2026
16
Setelah Penutupan Dua Hari, Perbatasan Rafah Kembali Terbuka

Setelah Penutupan Dua Hari, Perbatasan Rafah Kembali Terbuka

Februari 10, 2026
18
Next Post
Pasukan Israel Habisi Nyawa 24 Perempuan Jurnalis Palestina selama Genosida di Gaza

Pasukan Israel Habisi Nyawa 24 Perempuan Jurnalis Palestina selama Genosida di Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dokumen Baru Mengungkap Jeffrey Epstein Mendanai Permukiman Israel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630