Pasukan pendudukan Israel (IOF) melanjutkan penggerebekan skala besar dan kampanye penangkapan di seluruh kota dan desa di Jenin sejak Rabu (10/6) dini hari. Serangan tersebut telah memasuki hari ke-506 berturut-turut.
Penggerebekan terjadi bersamaan dengan vandalisme sistematis terhadap properti Palestina, penghancuran infrastruktur, serta pembangunan kamp militer baru dan pos terdepan di sebelah timur kota. Sementara itu, pusat serangan berada di wilayah barat dan selatan Jenin, seperti Arraba, Fahma, Marka, Bir al-Basha, Zababdeh, Jaba dan Anza.
Baca juga : “Israel Halangi Perjalanan 17.000 Pasien Gaza untuk Akses Perawatan Medis”
Di Arraba, lebih dari 100 tentara Israel dan 30 kendaraan patroli melakukan serangan luas dan interogasi lapangan yang menargetkan puluhan rumah. Pasukan Israel mengubah satu rumah Palestina menjadi pusat interogasi lapangan dan menyebabkan kerusakan di dalamnya.
Penggerebekan serupa juga terjadi di Bir al-Basha. Pasukan Israel menggeledah lebih dari 30 rumah, merusak properti penduduk, dan menginterogasi mereka dengan keras. Di antara rumah-rumah yang digerebek dan digeledah adalah rumah tawanan Yaqoub Qadri.
Sejak 21 Januari 2025, Israel melancarkan serangan luas terhadap Jenin dan kamp pengungsinya. Mereka menghancurkan lebih dari 700 rumah dan merusak ratusan lainnya. Selain itu, Israel juga melumpuhkan infrastruktur jalan, air, listrik, dan kawasan komersial. Kehancuran yang meluas ini memperparah krisis kemanusiaan yang menimpa ribuan keluarga Palestina.
Sumber: Palinfo








