• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Juli 14, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Halangi Perjalanan 17.000 Pasien Gaza untuk Akses Perawatan Medis

by Adara Relief International
Juni 10, 2026
in Berita Kemanusiaan, Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Israel Halangi Perjalanan 17.000 Pasien Gaza untuk Akses Perawatan Medis
18
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Kementerian Kesehatan Gaza pada Selasa (09/06) mengatakan bahwa Israel menghalangi keberangkatan lebih dari 17.000 warga Palestina untuk perawatan medis di luar negeri. Mereka memperingatkan bahwa angka kematian dapat meningkat di antara pasien yang menunggu perawatan.

“Jumlah rujukan medis yang tercatat telah mencapai 17.757 per tanggal 20 Mei,” kata Pelaksana Tugas Wakil Menteri Kesehatan, Maher Shamiya. Ia melaporkan dalam konferensi pers di Kompleks Medis Al-Shifa di Kota Gaza.

Dia melaporkan bahwa hanya 3.226 orang yang berhasil meninggalkan wilayah tersebut. Mereka berangkat melalui penyeberangan Rafah dan Karam Abu Salem (Kerem Shalom), termasuk 1.204 pasien.

Baca juga : “Dokter Gaza Hussam Abu Safiya Dipindah ke Sel Isolasi, Pengacara Ungkap Kondisi Memprihatinkan”

Sektor kesehatan Gaza mengalami keruntuhan besar-besaran menyusul genosida Israel selama dua tahun. Serangan telah menyebabkan kerusakan luas pada rumah sakit dan infrastruktur kesehatan, serta kekurangan obat-obatan, bahan bakar, dan perlengkapan medis yang parah.

Penyeberangan Rafah antara Gaza dan Mesir telah terbuka kembali sebagian pada bulan Februari. Ini merupakan bagian dari fase pertama perjanjian gencatan senjata yang AS sponsori. Sebelumnya, penyeberangan tertutup selama 20 bulan menyusul pengambilalihan oleh tentara Israel pada Mei 2024.

Israel menutup kembali perlintasan tersebut  pada akhir Februari dengan dalih perang dengan Iran, sebelum kemudian membukanya secara terbatas pada Maret dan April.

Penyeberangan tersebut beroperasi secara sangat terbatas hanya untuk pejalan kaki sejak 21 Mei. Setiap harinya, hanya puluhan pasien, orang terluka, dan kasus kemanusiaan yang dapat melewati penyeberangan ini di bawah pengawasan ketat Israel. Sementara itu, ribuan kasus lainnya tetap terperangkap di dalam Gaza menunggu giliran perjalanan untuk perawatan medis.

Shamiya mengatakan bahwa kesenjangan yang lebar antara jumlah pasien yang membutuhkan perawatan dan mereka yang mendapat izin pulang mencerminkan “kesenjangan kemanusiaan yang berbahaya”. Kesenjangan ini memperburuk penderitaan pasien dan meningkatkan angka kematian harian di antara mereka.

“Israel bertanggung jawab atas krisis ini,” kata Shamiya. Ia menunjuk pada prosedur pemeriksaan keamanan yang panjang dan berkurangnya hari perjalanan melalui perbatasan sebagai penyebab penurunan tajam jumlah keberangkatan.

Baca Juga

Israel Setujui Pembangunan 450 Unit Rumah di Permukiman Ilegal Al-Quds bagian Timur

RS Kamal Adwan Diserang Drone Israel, 34 dari 38 RS Gaza Hancur

Perjalanan melalui perbatasan darat Rafah dengan Mesir kini terbatas, paling banyak, hanya tiga hari dalam sepekan. Sementara itu, hanya satu hari yang dialokasikan untuk evakuasi medis ke Mesir melalui perbatasan Karem Abu Salem dengan Israel, kata Shamiya.

Sumber: Aljazeera, MEMO

ShareTweetSendShare
Previous Post

Ketika Ponsel Sang Syuhada Berdering, Ada “Ibu” yang Menunggu Jawaban

Next Post

Produk Pertanian Terkontaminasi Bahan Kimia dari Ledakan di Gaza

Adara Relief International

Related Posts

Israel Setujui Pembangunan 450 Unit Rumah di Permukiman Ilegal Al-Quds bagian Timur
Berita Kemanusiaan

Israel Setujui Pembangunan 450 Unit Rumah di Permukiman Ilegal Al-Quds bagian Timur

by Adara Relief International
Juli 13, 2026
0
12

 Otoritas Israel kembali memicu kontroversi setelah menyetujui rencana pembangunan sekitar 450 unit rumah baru di kawasan Umm Lison, Al-Quds bagian...

Read moreDetails
RS Kamal Adwan Diserang Drone Israel, 34 dari 38 RS Gaza Hancur

RS Kamal Adwan Diserang Drone Israel, 34 dari 38 RS Gaza Hancur

Juli 13, 2026
13
94 Perempuan Tawanan Palestina Alami Kekerasan di Penjara, Dua Di Antaranya Sedang Hamil

94 Perempuan Tawanan Palestina Alami Kekerasan di Penjara, Dua Di Antaranya Sedang Hamil

Juli 13, 2026
18
6 Warga Gaza Terbunuh dalam Serangan Israel Terbaru, Termasuk Seorang Anak

6 Warga Gaza Terbunuh dalam Serangan Israel Terbaru, Termasuk Seorang Anak

Juli 13, 2026
13
Palang Merah Internasional Didesak Buka Akses ke Tawanan Palestina di Penjara Israel

Palang Merah Internasional Didesak Buka Akses ke Tawanan Palestina di Penjara Israel

Juli 13, 2026
16
Keluarga Gaza Bertemu Putra Yang Disangka Gugur Setelah Setahun

Keluarga Gaza Bertemu Putra Yang Disangka Gugur Setelah Setahun

Juli 13, 2026
11
Next Post
Produk Pertanian Terkontaminasi Bahan Kimia dari Ledakan di Gaza

Produk Pertanian Terkontaminasi Bahan Kimia dari Ledakan di Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 150 Keluarga di Al Quds

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630