• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Juni 12, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Siap Kirim Tentara ke Gaza, Solidaritas Indonesia dengan Palestina Dipertanyakan

by Adara Relief International
Maret 2, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hubungan Internasional dan Politik
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Siap Kirim Tentara ke Gaza, Solidaritas Indonesia dengan Palestina Dipertanyakan
73
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Indonesia bersiap mengirim 1.000 tentara ke Gaza dalam beberapa pekan mendatang. Ini merupakan kontingen pertama dari sekitar 8.000 personel yang akan mereka kerahkan ke wilayah Palestina sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di bawah Dewan Perdamaian (BoP) Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

Juru bicara Angkatan Darat, Brigadir Jenderal Donny Pramono, mengatakan kepada media bahwa pasukan pertama sedang bersiap untuk mencapai wilayah tersebut pada April. Ia mengatakan sebagian besar pasukan akan berada di Gaza pada Juni.

Namun, seiring dengan semakin dekatnya pengerahan yang tergesa-gesa, sebagian warga mempertanyakan sesuatu. Pertanyaannya: peran apa yang akan angkatan bersenjata mainkan dalam misi tersebut di tengah genosida Israel di wilayah Palestina.

Indonesia adalah peserta berpengalaman dalam misi perdamaian yang dipimpin PBB. Akan tetapi para kritikus khawatir bahwa tanpa pengawasan oleh PBB, pasukan mereka dapat digunakan sebagai “pion” oleh AS – sekutu utama Israel – untuk mengendalikan warga Palestina di Gaza dan melegitimasi pendudukan wilayah tersebut.

Baca juga : “Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April”

“Kami khawatir Indonesia akan digunakan sebagai penyangga untuk mengendalikan Palestina,” kata Shofwan Al Banna Choiruzzad, seorang profesor di Universitas Indonesia, kepada Al Jazeera. “Indonesia telah membangun reputasi di Palestina sebagai salah satu mitra paling aktif di lapangan. Akan sangat menyakitkan bagi warga Palestina dan Indonesia jika mereka melihat tentara Indonesia menjadi instrumen pendudukan,” kata Shofwan. “Kekhawatiran yang muncul adalah Indonesia hanya akan menjadi peredam guncangan,” katanya.

Indonesia – dengan populasi Muslim terbesar di dunia – adalah negara pertama di antara anggota Dewan Perdamaian yang berkomitmen untuk mengerahkan sejumlah tentara. Tujuan pengerahan tentara adalah untuk bertugas sebagai Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF). Namun, sebagai pendukung lama solusi dua negara dan Palestina merdeka, para pengamat khawatir bahwa prinsip Indonesia akan terkompromikan oleh keterlibatannya dalam operasi Gaza.

Shofwan mengatakan bahwa Dewan Perdamaian dan pendekatannya terhadap Gaza pada dasarnya bersifat “kolonial”. Sebab, mereka merancangnya untuk mencapai perdamaian negatif tanpa menempatkan hak dan suara warga Palestina sebagai pusat perhatian. Mereka memandang warga Palestina sebagai objek,” katanya. “Hal itu dipandang sebagai sesuatu yang perlu mereka kendalikan. Tidak ada batasan sama sekali terhadap Israel, jadi desainnya sangat kolonial,” tambah Shofwan.

Baca Juga

Israel Batasi Akses ke Gaza Lewat Satu Penyeberangan, PBB Serukan Perhatian atas Krisis Kemanusiaan

Label Asal Dipalsukan, Produk Permukiman Israel Lolos Masuk Pasar Eropa

Selain mengerahkan pasukan ke Gaza, Indonesia juga akan fokus pada bantuan kemanusiaan dan mengirimkan beberapa kapal rumah sakit. Namun, para pengamat mengatakan kepada Al Jazeera bahwa keputusan Prabowo untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian lebih mencerminkan gaya kepemimpinannya yang “personal” dan keinginannya untuk dilihat sebagai pemain global daripada kepedulian langsung terhadap masalah Palestina.

“Kita telah berpartisipasi dengan pasukan penjaga perdamaian di Lebanon dan [Republik Demokratik] Kongo, tetapi sekarang presiden baru ingin membuat Indonesia lebih kuat secara diplomatik di tingkat global,” kata Yon Machmudi, seorang ahli politik dan hubungan internasional dari Universitas Indonesia. “Ini juga merupakan bagian dari motivasi presiden untuk terlibat dalam segala jenis negosiasi dengan proses perdamaian,” katanya.

Baca juga : “Indonesia Bersiap Kirimkan 8.000 Tentara ke Jalur Gaza“

Muhammad Zulfikar Rakhmat, direktur meja Indonesia-MENA di Pusat Studi Ekonomi dan Hukum di Jakarta, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa ia yakin Prabowo telah mencoba menarik perhatian Trump. Menurut Rakhmat, mendekati China dan Rusia adalah salah satu langkah Prabowo untuk mendapatkan perhatian AS. Sementara itu, menandatangani perjanjian Dewan Perdamaian dan mengerahkan pasukan ke Gaza adalah langkah lainnya.

Di antara berbagai motivasi untuk bergabung dengan BoP, Prabowo mungkin juga berharap mendapatkan kesepakatan perdagangan yang lebih baik dengan AS. Ini terjadi setelah Trump memberlakukan tarif perdagangan tahun lalu. Gedung Putih awalnya berencana untuk mengenakan tarif “timbal balik” sebesar 32 persen pada ekspor Indonesia. Namun, kemudian AS memangkasnya menjadi 19 persen.

Sumber: Al Jazeera

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Gunakan Air Sebagai Senjata Perang di Gaza

Next Post

Hidupkan Dapur Gaza, Bantuan Tepung Gandum Jangkau 500 Keluarga

Adara Relief International

Related Posts

Israel Batasi Akses ke Gaza Lewat Satu Penyeberangan, PBB Serukan Perhatian atas Krisis Kemanusiaan
Berita Kemanusiaan

Israel Batasi Akses ke Gaza Lewat Satu Penyeberangan, PBB Serukan Perhatian atas Krisis Kemanusiaan

by Adara Relief International
Juni 11, 2026
0
14

PBB memperingatkan memburuknya kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza di tengah krisis pangan dan penurunan tajam pasokan makanan bagi warga sipil....

Read moreDetails
Label Asal Dipalsukan, Produk Permukiman Israel Lolos Masuk Pasar Eropa

Label Asal Dipalsukan, Produk Permukiman Israel Lolos Masuk Pasar Eropa

Juni 11, 2026
15
IOF Menyerang Jenin untuk Hari ke-506 dan Mulai Membangun Pos Militer Baru

IOF Menyerang Jenin untuk Hari ke-506 dan Mulai Membangun Pos Militer Baru

Juni 11, 2026
11
Mantan Tawanan Merinci Penyiksaan Sistematis dan Kekerasan Seksual, termasuk Pemerkosaan, dalam Tahanan Israel

Mantan Tawanan Merinci Penyiksaan Sistematis dan Kekerasan Seksual, termasuk Pemerkosaan, dalam Tahanan Israel

Juni 11, 2026
15
Israel telah Menyerang 88 Orang Kristen Palestina sejak Awal 2026

Israel telah Menyerang 88 Orang Kristen Palestina sejak Awal 2026

Juni 11, 2026
13
Enam Negara Berikan Sanksi terhadap Jaringan yang Membiayai Serangan Pemukim di Tepi Barat

Enam Negara Berikan Sanksi terhadap Jaringan yang Membiayai Serangan Pemukim di Tepi Barat

Juni 10, 2026
18
Next Post
Hidupkan Dapur Gaza, Bantuan Tepung Gandum Jangkau 500 Keluarga

Hidupkan Dapur Gaza, Bantuan Tepung Gandum Jangkau 500 Keluarga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 150 Keluarga di Al Quds

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630