• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Sabtu, Maret 7, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Indonesia Bersiap Kirimkan 8.000 Tentara ke Jalur Gaza

by Adara Relief International
Februari 11, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hubungan Internasional dan Politik
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Indonesia Bersiap Kirimkan 8.000 Tentara ke Jalur Gaza
25
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Indonesia menyatakan sedang bersiap mengirim hingga 8.000 tentara ke Gaza. Ribuan tentara tersebut akan menjadi bagian dari pasukan penjaga perdamaian di bawah rencana Timur Tengah Donald Trump.

Pengumuman oleh Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Maruli Simanjuntak, menjadikan Indonesia sebagai negara pertama yang memberikan komitmen spesifik terhadap pasukan stabilisasi internasional (ISF). Pasukan tersebut rencananya akan menjadi bagian dari fase kedua rencana Trump.

Indonesia Siapkan Ribuan Tentara untuk “Pasukan Stabilisasi Internasional”

Radio publik Israel melaporkan pada Selasa pagi (10/02) bahwa Israel telah menetapkan lokasi barak untuk tentara dari Indonesia. Barak tersebut terletak di Gaza selatan, antara Rafah dan Khan Younis.

Israel mengatakan bahwa mereka berencana menugaskan tentara Indonesia untuk mengamankan koridor kemanusiaan dan membantu pengaturan administrasi sipil di zona evakuasi. Hal tersebut hanya akan terjadi setelah penarikan kembali pasukan Israel.

Akan tetapi, Jakarta menolak klaim tersebut. Mereka mengatakan bahwa tidak ada kesepakatan area penempatan geografis apa pun. Selain itu, Indonesia hanya akan berpartisipasi di bawah mandat hukum internasional yang jelas dan jaminan perlindungan warga sipil.

Kedatangan pasukan penjaga perdamaian Indonesia di Gaza akan menjadi peristiwa bersejarah. Jika terjadi, mereka akan menjadi pasukan asing pertama di wilayah tersebut sejak 1967. 

Baca Juga

40 Negara Bertemu di Den Haag, Bahas Langkah Menentang Aneksasi Tepi Barat

Israel Memutus Pasokan Makanan ke Gaza

Maruli mengatakan ia memperkirakan satu brigade tentara, antara 5.000 hingga 8.000 pasukan, akan dikirim, tetapi ia menekankan bahwa misi tersebut masih dalam tahap perencanaan. “Semuanya masih dalam tahap negosiasi, belum pasti. Jadi belum ada kepastian mengenai jumlahnya hingga saat ini,” kata Maruli.

Peran potensial pasukan internasional masih belum jelas sejak Trump menyarankan hal itu sebagai bagian dari rencana gencatan senjatanya pada September tahun lalu. Negara-negara yang ia usulkan untuk menyumbangkan pasukan, termasuk Indonesia, enggan menempatkan pasukan mereka untuk mencoba melucuti senjata Hamas atas nama Israel. 

Para pejabat Indonesia mengindikasikan bahwa tentara yang akan mereka kirimkan sebagian besar akan terdiri dari unit-unit teknik dan medis. Mereka menekankan bahwa para tentara lebih berfokus pada pekerjaan kemanusiaan dan rekonstruksi daripada operasi tempur.

“Kami telah mulai melatih orang-orang yang berpotensi menjadi pembawa perdamaian. Jadi, kami sedang mempersiapkan unit-unit teknik dan kesehatan seperti itu,” pungkas Maruli. 

Indonesia dalam “Dewan Perdamaian”: Pertaruhan Diplomatik yang Serius

Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, sebelumnya telah setuju untuk bergabung dengan “Dewan Perdamaian” (BoP). Dewan ini merupakan himpunan pemimpin dunia di bawah pimpinan Trump. Mereka bertugas mengawasi proses perdamaian di Gaza, dan berpotensi juga di zona konflik lainnya di seluruh dunia. Pertemuan penuh pertama dewan tersebut terjadwal pada Kamis pekan depan, dan Prabowo telah mendapatkan undangan.

Ketika rencana perdamaian pertama kali diumumkan September lalu, Prabowo mengajukan tawaran awal 20.000 pasukan untuk ISF. Presiden dan mantan jenderal angkatan darat ini sangat ingin meningkatkan citra Indonesia di panggung dunia. Namun, ada kekhawatiran di antara beberapa pengamat Indonesia bahwa negara ini dapat terlibat dalam situasi yang tidak dapat mereka kendalikan.

“Pada akhirnya, keputusan Indonesia untuk bergabung dengan [dewan perdamaian] Trump adalah pertaruhan diplomatik. Ini hanya bermanfaat jika menghasilkan pengaruh nyata dan bukan sekadar simbolisme,” demikian bunyi sebuah komentar di Jakarta Globe. Hal ini hanya akan terjadi jika Indonesia dapat membantu tanpa dimanfaatkan untuk kepentingan pihak lain. Namun, komentar itu menambahkan: “Jika tidak, Indonesia berisiko menjadi bagian dari masalah diplomatik yang lebih besar daripada konflik yang ingin mereka akhiri.”

Sumber: Middle East Eye, Middle East Monitor, The Palestine Chronicle, The Guardian

ShareTweetSendShare
Previous Post

Adara Palestine Situation Report 78

Next Post

Hanya 397 Orang yang Melintasi Perbatasan Rafah dalam Seminggu

Adara Relief International

Related Posts

40 Negara Bertemu di Den Haag, Bahas Langkah Menentang Aneksasi Tepi Barat
Berita Kemanusiaan

40 Negara Bertemu di Den Haag, Bahas Langkah Menentang Aneksasi Tepi Barat

by Adara Relief International
Maret 5, 2026
0
41

Empat puluh negara berkumpul di Den Haag pada Rabu (03/03) untuk membahas langkah-langkah terkoordinasi yang bertujuan untuk menegakkan hukum internasional...

Read moreDetails
Israel Memutus Pasokan Makanan ke Gaza

Israel Memutus Pasokan Makanan ke Gaza

Maret 5, 2026
17
Israel Lakukan 1.965 Serangan di Tepi Barat Sepanjang Februari

Israel Lakukan 1.965 Serangan di Tepi Barat Sepanjang Februari

Maret 5, 2026
15
Penutupan Perbatasan Mencegah Warga Gaza Berangkat Haji

Penutupan Perbatasan Mencegah Warga Gaza Berangkat Haji

Maret 5, 2026
16
Kampanye Pita Merah Serukan Aksi Solidaritas untuk Perempuan Tawanan

Kampanye Pita Merah Serukan Aksi Solidaritas untuk Perempuan Tawanan

Maret 5, 2026
24
Israel Memajukan 20 Proyek Permukiman Baru di Al-Quds (Yerusalem)

Israel Memajukan 20 Proyek Permukiman Baru di Al-Quds (Yerusalem)

Maret 4, 2026
22
Next Post
Hanya 397 Orang yang Melintasi Perbatasan Rafah dalam Seminggu

Hanya 397 Orang yang Melintasi Perbatasan Rafah dalam Seminggu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630