• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Minggu, Mei 31, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Gunakan Air Sebagai Senjata Perang di Gaza

by Adara Relief International
Maret 2, 2026
in Berita Kemanusiaan, Sosial EKonomi
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Israel Gunakan Air Sebagai Senjata Perang di Gaza
35
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pelapor Khusus PBB untuk hak asasi manusia atas air minum yang aman, Pedro Arrojo-Agudo, memperingatkan bahwa Jalur Gaza menghadapi bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya karena kerusakan infrastruktur air yang meluas. Ia menekankan bahwa krisis tersebut telah melampaui kelangkaan menjadi hampir tidak adanya air minum yang aman.

Baca Juga

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza

AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

Dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera Mubasher, Arrojo-Agudo mengatakan bahwa pasukan Israel menggunakan air sebagai senjata perang. Hal tersebut jelas melanggar hukum humaniter internasional. Ia mencatat bahwa sekitar 90% fasilitas desalinasi dan pengolahan air di Gaza telah hancur atau menjadi sasaran langsung selama genosida.

Ia menambahkan bahwa, bahkan empat bulan setelah gencatan senjata, pasokan air yang memadai ke Jalur Gaza belum pulih, dan kekurangan air minum yang parah masih berlanjut. Lembaga-lembaga internasional dan LSM terus menghadapi pembatasan signifikan yang menghambat kemampuan mereka untuk menyediakan air dan makanan bahkan dalam jumlah minimal. Ini terjadi di tengah hancurnya sumur dan fasilitas penyimpanan air, sehingga yang tersisa hanya cukup untuk beberapa ribu penduduk.

Baca juga : “Krisis Air Gaza Mencapai 90%“

Menurut Arrojo-Agudo, akses terhadap air minum yang aman telah menurun hingga hanya 10% dari tingkat sebelum genosida. Ia juga menyoroti bahwa instalasi pengolahan air yang rusak belum diperbaiki. Akibatnya, air menjadi tercemar dan terdapat konsekuensi kesehatan yang serius, terutama bagi anak-anak dan lansia. 

Pakar PBB tersebut mengatakan bahwa temuannya sejalan dengan laporan dari organisasi hak asasi manusia. Human Rights Watch dan Oxfam juga menyimpulkan bahwa Israel menggunakan air sebagai senjata perang di Gaza, suatu tindakan yang hukum humaniter internasional larang.

Arrojo-Agudo juga mencatat partisipasinya, bersama dengan Pelapor Khusus PBB untuk wilayah Palestina yang diduduki, dalam menyiapkan laporan tentang rekonstruksi Gaza. Mereka menemukan bahwa 92% infrastruktur membutuhkan pembangunan kembali, termasuk sistem air dan sanitasi. Ia menggambarkan skala kehancuran tersebut melebihi yang terlihat dalam konflik lain.

Ia menekankan bahwa setiap upaya rekonstruksi harus berdasar pada hukum internasional dan prinsip-prinsip kemanusiaan, bukan pada investasi atau kepentingan komersial. Ia merujuk pada putusan Mahkamah Internasional Juli 2024 yang menyerukan berhentinya pendudukan Israel, yang kemudian mendapat penegasan kembali oleh Majelis Umum PBB pada bulan September.

Ia juga menyerukan implementasi segera perjanjian kemanusiaan yang ditandatangani di Sharm El-Sheikh. Hal ini termasuk masuknya bantuan dan layanan penting melalui semua perbatasan, khususnya Rafah. Selain itu, harus ada pemulihan penuh instalasi desalinasi dan pengolahan air, dengan jaminan keamanan air pada masa mendatang. Ia menekankan bahwa memulihkan akses untuk mendapat air minum yang aman adalah langkah pertama yang mendasar untuk memulihkan kehidupan dan martabat di Gaza setelah berbulan-bulan menderita.

Sumber: Palinfo

ShareTweetSendShare
Previous Post

Krisis Sampah Semakin Memburuk di Gaza

Next Post

Siap Kirim Tentara ke Gaza, Solidaritas Indonesia dengan Palestina Dipertanyakan

Adara Relief International

Related Posts

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza
Berita Kemanusiaan

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza

by Adara Relief International
Mei 27, 2026
0
33

Wilayah Jalur Gaza terus menyempit sejak gencatan senjata berlaku pada Oktober 2025 akibat perluasan wilayah kontrol Israel. Dalam perjanjian gencatan...

Read moreDetails
AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

Mei 27, 2026
34
Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Mei 27, 2026
32
Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Mei 27, 2026
27
Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Mei 27, 2026
25
Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Mei 25, 2026
32
Next Post
Siap Kirim Tentara ke Gaza, Solidaritas Indonesia dengan Palestina Dipertanyakan

Siap Kirim Tentara ke Gaza, Solidaritas Indonesia dengan Palestina Dipertanyakan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Idul Adha, Sahabat Adara Terus Membersamai 2000 Yatim Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630