• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Mei 1, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Warga Palestina Pertaruhkan Nyawa untuk Menangkap Ikan di Laut Gaza

by Adara Relief International
Maret 9, 2026
in Berita Kemanusiaan, Sosial EKonomi
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Warga Palestina Pertaruhkan Nyawa untuk Menangkap Ikan di Laut Gaza
31
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Bagi wilayah pesisir, laut seharusnya menjadi sumber kekayaan, stabilitas, dan makanan segar. Namun, di bawah blokade Israel yang mengendalikan daratan, udara, dan laut Gaza sejak tahun 2007, laut telah menjadi mekanisme kontrol dan penganiayaan lainnya.

Bahkan sebelum Oktober 2023 ketika Israel memulai genosida di Gaza, para nelayan di wilayah Gaza terpaksa beroperasi di bawah pembatasan ketat Israel. Zona penangkapan ikan berulang kali telah Israel kurangi. Batas maritim yang tertulis dalam perjanjian sejak Kesepakatan Oslo 1993 jarang Israel terapkan di perairan. Jarak yang Israel izinkan bagi nelayan untuk berlayar di laut terus berubah, seringkali menyusut tanpa peringatan.

Lebih jauh lagi, hanya dalam beberapa hari setelah genosida, semuanya berubah. Pelabuhan Gaza hancur akibat serangan udara Israel. Israel juga mengebom instalasi perikanan dari utara ke selatan. Israel juga membakar atau menggelamkan kapal-kapal Palestina. Sektor perikanan runtuh seketika.

Baca Juga

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal

74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

Di pelabuhan Khan Younis, dampaknya tidak berbeda. Pelabuhan telah berubah menjadi lokasi pengungsian yang penuh sesak. Yang rusak atau terbakar tidak hanya kapal, melainkan penyangga tenda. Warga mengikatnya dengan tali untuk menahan tempat berlindung yang rapuh agar tetap di tempatnya. Kerangka logam berkarat dari sebuah kapal pukat menonjol dari pasir tempat anak-anak pengungsi sekarang bermain. Tetapi bahkan dalam reruntuhan, para nelayan berusaha terus berimprovisasi.

Baca juga : “Israel Bunuh 232 Nelayan di Gaza Sejak Awal Agresi“

Kerusakan materiil hanyalah sebagian dari penderitaan nelayan Gaza. Menurut Serikat Nelayan Gaza, setidaknya 238 nelayan Gaza berada dalam daftar 72.000 warga Palestina yang telah Israel bunuh sejak Oktober 2023, baik di laut maupun di darat.

Sebelum genosida, sektor perikanan Gaza memainkan peran penting dalam ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan. Menurut PBB, pada akhir 2024, sektor ini beroperasi kurang dari 7,3 persen dari kapasitas produksi sebelum Oktober 2023. PBB juga memperkirakan bahwa 72 persen armada perikanan Gaza telah rusak atau hancur.

Sektor ini dulunya terdiri dari lebih dari 5.000 nelayan yang menghidupi lebih dari 50.000 anggota keluarga. Mereka bergantung pada penangkapan ikan sebagai sumber pendapatan utama. Namun, pelanggaran Israel terus berlanjut sejak “gencatan senjata” pada bulan Oktober, termasuk membunuh dan menangkap lebih dari 20 nelayan.

Keruntuhan tersebut sangat memengaruhi ketersediaan pangan, penghasilan, dan ketahanan masyarakat. Pengurangan akses penangkapan ikan hingga kurang dari satu mil laut (1,85 km) telah membatasi baik kuantitas maupun keanekaragaman spesies secara drastis.

Saat ini, dengan adanya sedikit kelegaan dari “gencatan senjata”, ikan yang terlihat di pasar Gaza sebagian besar adalah ikan impor beku. Ikan impor seringkali lebih mahal daripada ikan segar lokal sebelum genosida. Keruntuhan ekonomi yang dahsyat ini telah membuat banyak keluarga tidak mampu membelinya.

Sumber: Al Jazeera

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Indonesia Tangguhkan Partisipasinya dalam Dewan Perdamaian

Next Post

Jumlah Janda dan Perempuan Pengangguran Meningkat Akibat Genosida

Adara Relief International

Related Posts

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal
Berita Kemanusiaan

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal

by Adara Relief International
April 30, 2026
0
25

Israel mengumumkan sanksi terhadap kampanye Global Sumud Flotilla yang tengah berlayar menuju Gaza untuk menembus blokade dan mengirim bantuan kemanusiaan....

Read moreDetails
74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

April 30, 2026
21
Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

April 30, 2026
16
PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

April 30, 2026
16
Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

April 30, 2026
20
OKI Desak DK PBB Wujudkan Perdamaian Abadi Gaza

OKI Desak DK PBB Wujudkan Perdamaian Abadi Gaza

April 29, 2026
27
Next Post
Jumlah Janda dan Perempuan Pengangguran Meningkat Akibat Genosida

Jumlah Janda dan Perempuan Pengangguran Meningkat Akibat Genosida

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630