• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Serangan Israel Berlanjut Meski Trump Klaim Gencatan Senjata

by Adara Relief International
Oktober 6, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Serangan Israel Berlanjut Meski Trump Klaim Gencatan Senjata

Keluarga korban berduka atas kehilangan mereka dalam upacara pemakaman di Rumah Sakit Syuhada Al Aqsa setelah setidaknya tujuh warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan Israel di kamp pengungsi al-Maghazi, di Deir al-Balah, Gaza pada 4 Oktober 2025. [Abdalhkem Abu Riash – Anadolu Agency]

23
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Serangan Israel terhadap Jalur Gaza terus berlangsung tanpa henti, meskipun Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa Israel telah “menghentikan sementara pengeboman” untuk memberi kesempatan bagi kesepakatan pembebasan tawanan.

Baca Juga

Krisis Insulin Ancam Nyawa Pasien Diabetes Gaza

Israel Bebaskan 13 Tawanan Gaza dalam Kondisi Memprihatinkan

Pada Jumat (3/10) lalu, Hamas menyerahkan tanggapan atas rencana Trump untuk mengakhiri genosida dua tahun di Gaza, menyatakan kesediaannya melepaskan seluruh tahanan Israel dan memasuki perundingan melalui mediator internasional. Trump menyambut respons itu dengan optimisme, menulis di Truth Social bahwa Hamas “siap untuk perdamaian yang langgeng,” serta menyerukan agar Israel “segera menghentikan pengeboman Gaza.”

Sejumlah pemimpin dunia turut menyambut positif langkah Hamas dan menyerukan penghentian genosida. Namun, laporan lapangan menunjukkan realitas yang kontras. Sejak seruan Trump, Israel justru meningkatkan serangan udara dan artileri di seluruh Gaza. Sedikitnya 70 warga Palestina terbunuh dalam 24 jam terakhir, termasuk 47 orang di Kota Gaza yang kini dilanda kelaparan.

Pada Sabtu (4/10), serangan Israel membunuh sedikitnya tujuh warga Palestina, termasuk seorang anak perempuan, dan melukai banyak lainnya. Rumah-rumah di lingkungan Al-Tuffah, Al-Yarmouk, Al-Rimal, Tel al-Hawa, dan Kamp Shati menjadi sasaran. Di Kamp Nuseirat, seorang gadis kecil terbunuh saat rudal menghantam apartemennya. Serangan juga menghancurkan wilayah Khan Younis di selatan, sementara drone Israel menargetkan warga sipil di sekitar Al-Labbabidi.

Kendati radio militer Israel dan media resmi KAN mengumumkan adanya “penghentian operasi pendudukan Kota Gaza” dan perintah untuk mengurangi aktivitas militer menjadi “tindakan defensif,” serangan justru semakin brutal. Pasukan Israel terus mendorong penduduk untuk mengungsi ke selatan, memperingatkan bahwa wilayah utara Wadi Gaza “masih menjadi zona tempur berbahaya.”

Sementara itu, Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dilaporkan tengah mempersiapkan implementasi tahap pertama rencana Trump untuk pembebasan tawanan, meski dua menteri garis keras yaitu, Bezalel Smotrich dan Itamar Ben-Gvir menentang penghentian perang.

Sejak Oktober 2023, agresi Israel telah membunuh hampir 66.300 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak. PBB dan lembaga hak asasi manusia berulang kali memperingatkan bahwa Jalur Gaza kini “tak layak huni”, dengan kelaparan dan penyakit yang terus menyebar di tengah reruntuhan.

Sumber:
Qudsnen, MEE

ShareTweetSendShare
Previous Post

Dua Tahun Genosida di Gaza: Tanah yang Dihancurkan, Jiwa yang Bertahan

Next Post

Aktivis Kapal Bantuan Gaza Disiksa dan Dihina: Kasus Greta Thunberg Guncang Dunia

Adara Relief International

Related Posts

Pasukan Israel Bunuh Warga Palestina di Salfit
Berita Kemanusiaan

Pasukan Israel Bunuh Warga Palestina di Salfit

by Adara Relief International
Juni 27, 2026
0
14

Seorang warga Palestina terbunuh setelah ditembak pasukan Israel dalam penggerebekan di Kota Sarta, sebelah barat Salfit, Tepi Barat yang diduduki,...

Read moreDetails
Biaya Perang Israel sejak 7 Oktober Capai Rp205 Miliar Dolar

Biaya Perang Israel sejak 7 Oktober Capai Rp205 Miliar Dolar

Juni 27, 2026
12
Krisis Insulin Ancam Nyawa Pasien Diabetes Gaza

Krisis Insulin Ancam Nyawa Pasien Diabetes Gaza

Juni 27, 2026
10
Israel Bebaskan 13 Tawanan Gaza dalam Kondisi Memprihatinkan

Israel Bebaskan 13 Tawanan Gaza dalam Kondisi Memprihatinkan

Juni 27, 2026
12
Tembok Baru Israel Ancam Lumbung Pangan Palestina

Tembok Baru Israel Ancam Lumbung Pangan Palestina

Juni 27, 2026
13
Israel Bahas Emigrasi Paksa Gaza meski Ditolak Dunia Internasional

Israel Bahas Emigrasi Paksa Gaza meski Ditolak Dunia Internasional

Juni 25, 2026
21
Next Post
Thunberg adalah aktivis paling terkenal yang terlibat dalam upaya mematahkan pengepungan Israel di Gaza [Getty]

Aktivis Kapal Bantuan Gaza Disiksa dan Dihina: Kasus Greta Thunberg Guncang Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 150 Keluarga di Al Quds

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630