• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, April 30, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Dua Tahun Genosida di Gaza: Tanah yang Dihancurkan, Jiwa yang Bertahan

by Adara Relief International
Oktober 6, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Dua Tahun Genosida di Gaza: Tanah yang Dihancurkan, Jiwa yang Bertahan
25
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Kantor Media Pemerintah di Gaza merilis laporan memilukan yang menandai dua tahun genosida Israel di Jalur Gaza, 730 hari pembunuhan massal, kelaparan, dan pengungsian paksa yang telah meratakan hampir seluruh wilayah ini.

Sejak 7 Oktober 2023, lebih dari 76.600 warga Palestina terbunuh atau hilang, termasuk 20.000 anak-anak dan 12.500 perempuan. Sebanyak 1.670 tenaga medis dan 254 jurnalis turut menjadi korban. Laporan itu mencatat 2.700 keluarga musnah sepenuhnya, sementara 6.000 keluarga lainnya kehilangan hampir seluruh anggota.

Selama dua tahun, Israel menjatuhkan lebih dari 200.000 ton bahan peledak yang menghancurkan rumah, sekolah, dan rumah sakit. Sekitar 90% wilayah Gaza kini hancur, dengan dua juta penduduk menjadi pengungsi.

Sektor kesehatan lumpuh total, sebanyak 38 rumah sakit dan 96 klinik tak lagi berfungsi, sementara 197 ambulans dan 61 kendaraan penyelamat menjadi sasaran langsung. Ribuan pasien kanker, gagal ginjal, dan penyakit kronis meninggal karena Israel menutup jalur evakuasi medis dan menghancurkan infrastruktur vital.

Kelaparan dijadikan senjata. Selama 220 hari, seluruh perbatasan Gaza ditutup, memblokir lebih dari 120.000 truk bantuan. Sedikitnya 460 orang meninggal akibat kelaparan, termasuk 154 anak, sementara 650.000 anak lainnya terancam meninggal karena malnutrisi.

Pendidikan pun runtuh, sebanyak 95% sekolah rusak, dan 165 universitas serta sekolah hancur total. Lebih dari 13.500 pelajar dan 830 guru terbunuh.

Tempat ibadah tak luput dari kehancuran yaitu 835 masjid, tiga gereja, dan 40 pemakaman dihancurkan. Pasukan Israel juga menodai makam, mencuri 2.450 jenazah, dan menggali tujuh kuburan massal di dalam rumah sakit.

Seluruh infrastruktur Gaza kolaps. Sebanyak 725 sumur air dan lebih dari 5.000 kilometer jaringan listrik hancur. Pengeboman terhadap proyek air bersih membunuh 9.400 orang, sebagian besar anak-anak. Kini Gaza hidup tanpa air yang layak, listrik, dan sistem sanitasi.

Baca Juga

Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

Kerugian langsung ditaksir mencapai 70 miliar dolar AS, dengan 28 miliar dolar di antaranya berasal dari kehancuran sektor perumahan. Sebanyak 268.000 unit rumah rata dengan tanah, meninggalkan 288.000 keluarga tanpa tempat tinggal.

Sektor pertanian dan perikanan pun lenyap dengan hilangnya 94% lahan pertanian dan hancurnya seluruh fasilitas perikanan, sehingga mendorong penduduk Gaza ke jurang kelaparan yang lebih dalam.

Dua tahun telah berlalu, namun penderitaan Gaza belum berakhir. Di tengah reruntuhan, hanya keteguhan dan iman rakyatnya yang masih berdiri.

Sumber: Qudsnen

ShareTweetSendShare
Previous Post

Global Sumud Flotilla: Misi Maritim Terbesar untuk Mengakhiri Blokade Gaza dan Memecah Keheningan Dunia

Next Post

Serangan Israel Berlanjut Meski Trump Klaim Gencatan Senjata

Adara Relief International

Related Posts

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal
Berita Kemanusiaan

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal

by Adara Relief International
April 30, 2026
0
12

Israel mengumumkan sanksi terhadap kampanye Global Sumud Flotilla yang tengah berlayar menuju Gaza untuk menembus blokade dan mengirim bantuan kemanusiaan....

Read moreDetails
74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

April 30, 2026
13
Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

April 30, 2026
11
PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

April 30, 2026
11
Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

April 30, 2026
15
OKI Desak DK PBB Wujudkan Perdamaian Abadi Gaza

OKI Desak DK PBB Wujudkan Perdamaian Abadi Gaza

April 29, 2026
26
Next Post
Serangan Israel Berlanjut Meski Trump Klaim Gencatan Senjata

Serangan Israel Berlanjut Meski Trump Klaim Gencatan Senjata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630