• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, September 4, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Artikel

Rute 60, Jalan Kematian bagi Penduduk Palestina

by Adara Relief International
Oktober 8, 2021
in Artikel, Jelajah
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Rute 60, Jalan Kematian bagi Penduduk Palestina
16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Rute ini dijuluki “jalan kematian” atau “jalan berdarah”. Berdiri di antara kota-kota Palestina dan permukiman ilegal Israel, jalan ini sudah sejak lama menjadi saksi atas penembakan, penusukan, penabrakan yang disengaja, dan bentrokan antara penduduk Palestina dengan pemukim Israel.

Rute ini membentang di sepanjang kota-kota besar Palestina seperti Nazaret, Betlehem, dan Al-Quds di bagian tengahnya, dan menjadi satu-satunya jalan bagi penduduk Palestina yang ingin pergi ke Nablus atau Yerikho dengan keluar melalui Ramallah.

Rute 60 difoto dari dekat kota Beit Ummar
Sumber : https://www.ft.com/content/8ba729f6-141c-11e9-a581-4ff78404524e

Baca Juga

Kekerasan Pemukim di Tepi Barat, Pelanggaran HAM yang Dilindungi Sistem Kejahatan Israel

Ketika Luka Sesama Adalah Luka Kita: Upaya Menyatukan Kepingan Ukhuwah Melalui Kepedulian

Sumber : https://www.breakingthesilence.org.il/inside/wp-content/uploads/2020/12/Highway-to-Annexation-Final.pdf

Di salah satu persimpangan jalan, sebuah reklame ditulis dengan menggunakan bahasa Ibrani,
“Situs yang sangat berbahaya. Hati-hati dalam mengemudi.”

Peta Rute 60
Sumber : https://www.ft.com/content/8ba729f6-141c-11e9-a581-4ff78404524e

Peringatan tersebut dipertegas dengan gambar lingkaran seperti speedometer mobil yang jarumnya menunjuk ke garis yang ditandai merah. Papan peringatan yang hanya berbahasa Ibrani tersebut menjadi salah satu bentuk arogansi Zionis di tanah Palestina, seolah rute tersebut hanya diperuntukkan bagi Israel. Mereka menafikan penduduk Palestina, yang sebenarnya sudah sejak lama menetap di wilayah tersebut.[1]

Papan peringatan di Rute 60
Sumber : https://www.haaretz.com/opinion/.premium-how-a-west-bank-highway-s-roadsign-captures-the-israeli-psyche-1.6288737

Pada 2019, diperkirakan sebanyak 70.000 orang Israel menetap di sepanjang wilayah Rute 60 dan sekitar 400.000 orang menetap di permukiman ilegal di Tepi Barat. Dalam rangka meningkatkan jumlah orang Israel di wilayah ini, Zionis telah menyusun siasat khusus.

Pada akhir 2019, Menteri Pertanian Israel, Uri Ariel, mengirimkan pesan kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, mendesaknya agar membangun pos pemeriksaan di seluruh wilayah Tepi Barat.

Hal yang sama dilakukan juga oleh Bezalel Smotrich, seorang anggota parlemen sayap kanan yang tinggal di permukiman Tepi Barat yang berada di dekat Rute 60. Ia mendesak pemerintah untuk segera membangun pos pemeriksaan di sepanjang jalan raya dengan tujuan membatasi pergerakan penduduk Palestina. “Hidup kita lebih diutamakan dibanding kualitas hidup mereka,” demikian pernyataan yang Ia lontarkan.

[1] Baca kisah lainnya dalam https://adararelief.com/perang-senyap-silent-war-di-al-quds-timur-palestina/

Bersambung ke part 2

ShareTweetSendShare
Previous Post

Zionis Akan Menggusur Rumah-Rumah Palestina di Hebron

Next Post

Rute 60, Jalur Kematian bagi Penduduk Palestina #2

Adara Relief International

Related Posts

Kekerasan Pemukim di Tepi Barat, Pelanggaran HAM yang Dilindungi Sistem Kejahatan Israel
Artikel

Kekerasan Pemukim di Tepi Barat, Pelanggaran HAM yang Dilindungi Sistem Kejahatan Israel

by Adara Relief International
September 3, 2026
0
24

Sejak mulainya genosida Israel di Jalur Gaza pada Oktober 2023, kekerasan pemukim Israel di Tepi Barat terus meningkat. Meski lebih...

Read moreDetails
Ketika Luka Sesama Adalah Luka Kita: Upaya Menyatukan Kepingan Ukhuwah Melalui Kepedulian

Ketika Luka Sesama Adalah Luka Kita: Upaya Menyatukan Kepingan Ukhuwah Melalui Kepedulian

September 2, 2026
39
Bagaimana Al-Qur’an Membangun Cara Pandang Islam terhadap Anak Yatim

Bagaimana Al-Qur’an Membangun Cara Pandang Islam terhadap Anak Yatim

Agustus 27, 2026
468
Luka yang Tak Terobati: Tentang Ribuan Jenazah yang Hilang dan Penantian Panjang Akan Kepastian

Luka yang Tak Terobati: Tentang Ribuan Jenazah yang Hilang dan Penantian Panjang Akan Kepastian

Agustus 21, 2026
37
Darah, Air Mata, dan Residu Senjata: ‘Makanan’ Pertama yang Dirasakan Bayi-Bayi Palestina

Darah, Air Mata, dan Residu Senjata: ‘Makanan’ Pertama yang Dirasakan Bayi-Bayi Palestina

Agustus 12, 2026
38
Yahudisasi Situs Bersejarah: Cara Israel Menghapus Jejak Eksistensi Palestina

Yahudisasi Situs Bersejarah: Cara Israel Menghapus Jejak Eksistensi Palestina

Juli 30, 2026
63
Next Post
Rute 60, Jalan Kematian bagi Penduduk Palestina

Rute 60, Jalur Kematian bagi Penduduk Palestina #2

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Karakter Para Pejuang Hijrah

    Karakter Para Pejuang Hijrah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bagaimana Al-Qur’an Membangun Cara Pandang Islam terhadap Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hati yang Tetap Memberi di Tengah Remuknya Kehilangan – Laporan Program Dekap Yatim Palestina Bulan Juli

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630