Ratusan pemukim Israel ilegal menyerbu situs yang dikenal sebagai “Makam Yusuf” di Nablus, Tepi Barat yang diduduki. Pemukim Israel datang dengan pengawalan pasukan Israel.
Badan berita resmi Palestina, Wafa, melaporkan pasukan Israel memasuki bagian timur Nablus menggunakan puluhan kendaraan militer dan sebuah buldoser. Pasukan Israel kemudian menutup sejumlah jalan menuju lokasi. Aparat juga menembakkan gas air mata kepada para jurnalis yang berada di sekitar area. Sementara itu, pemukim Israel menggelar ritual keagamaan di dalam kompleks makam.
Situs Makam Yusuf berada di bagian timur Nablus, wilayah yang secara administratif berada di bawah kendali Palestina. Namun, lokasi ini kerap menjadi titik ketegangan antara Palestina dan pemukim Israel.
Pemukim Israel meyakini situs tersebut merupakan makam Nabi Yusuf yang dibawa dari Mesir. Namun, sejarawan Palestina dan arkeolog membantah klaim tersebut. Menurut mereka, bangunan itu baru berusia beberapa abad dan merupakan makam tokoh Muslim bernama Youssef Dweikat.
Sejak Israel menduduki Tepi Barat pada 1967, pemukim Israel sering mendatangi lokasi tersebut. Biasanya, mereka datang bersama pasukan Israel dalam serbuan malam. Sementara itu, intensitas penyerbuan dan bentrokan di kawasan ini pun semakin meningkat seiring dengan eskalasi agresi di Gaza sejak Oktober 2023.
Menurut data resmi Palestina, serangan pasukan Israel dan pemukim Israel di Tepi Barat telah membunuh 1.183 warga Palestina. Lebih dari 12.000 orang terluka, sementara sekitar 24.000 lainnya telah Israel tangkap.
Sumber: TRT World








