Otoritas Israel kembali menahan Ashraf al-Aawar, Menteri Urusan Al-Quds (Yerusalem) Palestina, saat menghadiri acara keluarga dekat Masjid Al-Aqsa. Menurut Kegubernuran Yerusalem, Ashraf al-Aawar sedang menghadiri majelis takziah keluarganya di kawasan Silwan ketika otoritas Israel menangkapnya.
Kegubernuran Al-Quds tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai alasan penahanan tersebut. Insiden ini terjadi berselang hanya sepekan setelah otoritas Israel sebelumnya sempat menahan al-Aawar secara paksa di kediamannya di Silwan. Dalam penahanan sebelumnya, ia Israel tahan selama beberapa jam sebelum akhirnya Israel bebaskan tanpa adanya kejelasan hukum atau alasan penangkapan.
Baca juga: Yahudisasi Situs Bersejarah: Cara Israel Menghapus Jejak Eksistensi Palestina
Sebelumnya, otoritas Israel juga melarang Ashraf al-Aawar memasuki Tepi Barat yang diduduki selama enam bulan. Larangan tersebut kemudian otoritas Israel perpanjang, sehingga membatasi pergerakan Ashraf al-Aawar dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri Urusan Al-Quds.
Penangkapan berulang ini mempertegas pola tekanan sistematis yang kian meningkat dari otoritas Israel terhadap para pejabat publik, tokoh masyarakat, dan warga sipil Palestina di Al-Quds.
Kawasan Silwan sendiri terkenal sebagai salah satu titik episentrum di Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur). Penduduk Silwan secara konsisten menghadapi berbagai pembatasan, penggusuran, serta intimidasi. Kasus penahanan terhadap Ashraf al-Aawar menambah panjang daftar pelanggaran dan pengekangan terhadap aktivitas politik maupun sosial pejabat Palestina di kota suci tersebut.
Sumber: TRT World, Anadolu Agency








