JAKARTA-Genosida yang Israel lancarkan di Jalur Gaza telah menimbulkan dampak jangka panjang, khususnya bagi perempuan dan anak-anak. Selama hampir tiga tahun agresi berlangsung, puluhan ribu perempuan telah kehilangan kepala keluarga mereka. Akibatnya, banyak perempuan yang harus menanggung beban nafkah dan pengasuhan seorang diri. Di tengah kondisi tersebut, Sahabat Adara merangkul hangat perempuan-perempuan Gaza melalui program Pemberdayaan Perempuan. Program ini berlangsung pada 11 Agustus 2026 dengan menyediakan mesin jahit bagi tiga perempuan dan memberi manfaat bagi 20 anggota keluarga di Khan Younis dan Kota Gaza.

Kementerian Pembangunan Sosial Gaza menyebutkan bahwa agresi genosida telah membuat 45.000 perempuan kehilangan suami mereka. Kondisi tersebut telah memaksa puluhan ribu perempuan Gaza ini untuk menjadi kepala rumah tangga bagi anak-anak mereka. Selain harus mencukupi kebutuhan rumah tangga, para perempuan Gaza juga harus memikul tanggung jawab pengasuhan anak dalam satu waktu. Akibatnya, kondisi ini memperparah tekanan ekonomi, psikologis, dan sosial yang para perempuan Gaza hadapi.
Runtuhnya sistem ekonomi akibat agresi juga sangat mempengaruhi kehidupan perempuan Gaza. Banyak perempuan terpaksa bergantung pada ekonomi informal berbasis bantuan, tanpa akses pada sumber produksi yang stabil. Situasi ini bukan hanya berlangsung sementara, melainkan berpotensi memperpanjang siklus kemiskinan lintas generasi jika tidak diatasi dengan kebijakan pemberdayaan ekonomi jangka panjang.

Menyadari bahwa perempuan Gaza dituntut oleh keadaan untuk terus berdaya agar bisa bertahan, maka Sahabat Adara merangkul hangat mereka melalui program pemberdayaan Perempuan. Program ini berlangsung pada tanggal 11 Agustus 2026 melalui penyediaan mesin jahit bagi tiga perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Bantuan Pemberdayaan Perempuan bagi tiga perempuan tangguh ini telah memberi manfaat bagi 20 anggota keluarga di Khan Younis dan Kota Gaza.


Tangan perempuan adalah tangan yang memberikan kasih sayang. Hari ini mereka mendapatkan mesin jahit, esok hari keluarga dan orang-orang terdekat mereka bisa mendapatkan pakaian atau selimut untuk menghangatkan tubuh. Terima kasih Sahabat Adara, bantuan darimu telah memeluk erat perempuan Gaza di tengah kondisi yang berusaha menjatuhkan mereka.








