• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Minggu, Mei 3, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Mesir Beri Syarat Biaya $ 20.000 untuk Truk Bantuan yang Ingin Masuk ke Gaza, Persulit Krisis Kemanusiaan

by Adara Relief International
Februari 14, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Mesir Beri Syarat Biaya $ 20.000 untuk Truk Bantuan yang Ingin Masuk ke Gaza, Persulit Krisis Kemanusiaan

Ibrahim al-Organi (tengah) menghadiri sebuah acara di Sinai pada bulan Mei 2024 (Facebook)

34
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pemimpin suku Mesir, Ibrahim al-Organi, terus melakukan kontrol de facto atas masuknya bantuan dan truk komersial ke Gaza setelah gencatan senjata mulai berlaku pada 19 Januari. Upaya untuk membawa bantuan ke Gaza setelah gencatan senjata dipersulit oleh pungutan selangit yang dikenakan untuk biaya masuk truk, sekaligus untuk menentukan truk mana yang memasuki jalur Gaza, menurut sumber Mesir dan Palestina. Truk yang membawa barang-barang komersial dibebankan setidaknya $ 20.000, sementara truk bantuan juga dikenai biaya sebelum bisa menyeberang ke Gaza. 

Organi adalah seorang pengusaha Sinai, politisi dan pemimpin suku yang bersekutu dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi. Nama Organi identik dengan keuntungan pungutan liar yang didapatkannya dari blokade Gaza yang mencekik, terutama dari orang-orang Palestina yang berusaha menyelamatkan diri dari pertempuran. Organi dapat menghasilkan setidaknya $ 2 M setiap hari dari warga Palestina yang meninggalkan Jalur Gaza melalui titik penyeberangan perbatasan dengan Mesir, satu-satunya yang tidak langsung dikendalikan oleh Israel pada saat itu. Laporan lain mengungkapkan bahwa perusahaan Organi menagih truk bantuan $ 5000 untuk memasuki Gaza saat genosida.

Setelah 16 bulan sejak genosida dimulai, saksi dari penyeberangan perbatasan Rafah mengungkapkan bahwa dua perusahaan yang terkait dengan Organi telah mengambil alih semua operasi yang terkait dengan pengiriman bantuan dan benar-benar mengesampingkan Bulan Sabit Merah Mesir. Yang pertama adalah Sons of Sinai, sebuah perusahaan perdagangan dan kontrak yang merupakan bagian dari Organi Group, sekelompok perusahaan yang dimiliki oleh Organi dan putranya, Essam. Yang kedua adalah Golden Eagle, subkontraktor Sons of Sinai yang bertugas memfasilitasi logistik untuk pengiriman bantuan.

“Sons of Sinai mengatur masuknya truk, meskipun peran ini seharusnya eksklusif untuk Bulan Sabit Merah,” kata seorang narasumber di persimpangan Rafah yang menolak disebutkan namanya. “Ini telah membuka pintu bagi korupsi dan suap, karena pembayaran dilakukan untuk memprioritaskan perjalanan truk tertentu daripada yang lainnya. Bulan Sabit Merah, tentu saja, tidak dapat menantang mereka, sehingga keberadaannya hanya bersifat simbolis.” 

Selama 23 hari sejak gencatan senjata mulai berlaku, jumlah bantuan dan truk komersial yang telah memasuki Gaza adalah sekitar 9.000 truk, terang Ismail Thawabteh, Direktur Kantor Media Pemerintah Palestina di Gaza. Jumlah tersebut hanya dapat memenuhi kebutuhan lima persen dari populasi Gaza, dan kebanyakan dari truk ini membawa bahan-bahan yang tidak penting atau sekunder. “Ada kekurangan dalam jenis barang yang masuk ke Gaza,” katanya. “Kami menemukan puluhan truk yang membawa barang-barang yang sama sekali tidak perlu, seperti cokelat, keripik kentang, Nescafé, dan minuman ringan, padahal kami jauh lebih memerlukan tepung, minyak, beras, dan barang-barang penting lainnya, serta tangki oksigen yang diperlukan untuk ruang operasi atau peralatan pembangkit listrik,” tambahnya. 

Sejak invasi Israel ke persimpangan Rafah pada Mei 2024 dan penutupan berikutnya, keuntungan Organi dari mengevakuasi pengungsi Palestina terhenti. Namun, dalam bulan-bulan setelah penutupannya, mereka terus membebankan truk komersial hingga mencapai $ 60.000 dalam biaya tidak resmi untuk melewati penyeberangan lainnya, termasuk Penyeberangan Nitzana dan Karam Abu Salim (Kerem Shalom).

Biaya tersebut telah berkontribusi pada lonjakan harga barang-barang penting di Gaza, sehingga warga Gaza tidak mampu untuk membeli kebutuhan dasar. “Biaya tambahan ini berdampak negatif terhadap harga barang di dalam Jalur Gaza, karena pedagang terpaksa menaikkan harga untuk menutupi biaya tinggi, menambah kesengsaraan orang-orang Palestina di Gaza,” Thawabteh mengungkapkan.

 

Sumber: https://www.middleeasteye.net

Baca Juga

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal

74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Agresi di Tepi Barat Terus Berlanjut, Pasukan Israel Habisi Nyawa Tiga Warga Palestina di Tulkarm

Next Post

Hujan Lebat Melanda, Tenda-tenda Pengungsian Gaza Terendam Banjir

Adara Relief International

Related Posts

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal
Berita Kemanusiaan

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal

by Adara Relief International
April 30, 2026
0
37

Israel mengumumkan sanksi terhadap kampanye Global Sumud Flotilla yang tengah berlayar menuju Gaza untuk menembus blokade dan mengirim bantuan kemanusiaan....

Read moreDetails
74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

April 30, 2026
33
Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

April 30, 2026
26
PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

April 30, 2026
21
Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

April 30, 2026
26
OKI Desak DK PBB Wujudkan Perdamaian Abadi Gaza

OKI Desak DK PBB Wujudkan Perdamaian Abadi Gaza

April 29, 2026
27
Next Post
Hujan Lebat Melanda, Tenda-tenda Pengungsian Gaza Terendam Banjir

Hujan Lebat Melanda, Tenda-tenda Pengungsian Gaza Terendam Banjir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630