JAKARTA – Direktur Utama Adara Relief International, Maryam Rachmayani, menghadiri pertemuan Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia (World Peace Parliamentary Caucus/WPPC) DPR RI bersama Headquarters Asia Pacific Coalition for Al-Quds and Palestine (APCQP).
Pertemuan ini berlangsung di Ruang Diplomasi BKSAP, Gedung DPR RI pada Rabu (16/9).
Agenda ini mempertemukan berbagai elemen, meliputi MUI, BKSAP, WPPC DPR RI, GCQP, APCQP, serta lembaga filantropi. Forum ini menjadi penguatan dukungan untuk Palestina melalui diplomasi dan kolaborasi lintar sektor.
Dalam pertemuan tersebut, GCQP mengusulkan agar Indonesia membuat komite khusus dalam upaya advokasi Palestina. GCQP juga mengusulkan Indonesia memiliki regulasi mengenai boikot terhadap produk-produk yang berkaitan dengan Israel.
Ketua WPPC DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menyatakan bahwa Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia menegaskan komitmen untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Tak hanya itu, mereka juga akan mempelajari regulasi boikot yang telah berlaku di Inggris dan Irlandia.
Dukungan ini menjadi bagian dari amanat konstitusi bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Oleh karena itu, sinergi antar parlemen, lembaga, dan ormas menjadi penting dalam upaya memperkuat dukungan untuk Palestina.
Kehadiran Maryam dalam forum ini menjadi bagian dari komitmen Adara Relief International untuk terus membangun kolaborasi strategis bersama berbagai pihak. Melalui sinergi antara parlemen, lembaga, organisasi, dan masyarakat sipil, Adara terus mendorong penguatan dukungan bagi perjuangan Palestina melalui langkah-langkah yang konkret dan berkelanjutan.







