• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Rabu, Juli 22, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Tragedi Masafer Yatta: Serangan Pemukim Israel Sebabkan Ibu Hamil Kehilangan Janin dan Gelombang Kekerasan Landa Tepi Barat

by Adara Relief International
Juli 22, 2026
in Berita Kemanusiaan, Perempuan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Tragedi Masafer Yatta: Serangan Pemukim Israel Sebabkan Ibu Hamil Kehilangan Janin dan Gelombang Kekerasan Landa Tepi Barat
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Eskalasi kekerasan oleh para pemukim Israel di Tepi Barat kembali memakan korban jiwa dari kalangan rentan. Dampak serangan brutal tidak hanya menghancurkan bangunan dan lahan pertanian, tetapi juga merenggut keselamatan seorang bayi dalam kandungan akibat trauma berat yang sang ibu alami.

Aktivis setempat, Osama Makhamra, mengungkapkan bahwa Ruqayya Rabai mengalami syok berat setelah rumah keluarganya di Desa Al-Tuwani, kawasan Masafer Yatta, Israel serang secara membabi buta. Sekelompok pemukim melempari kediamannya dengan batu sebelum akhirnya membakar rumah tersebut, bersamaan dengan pembakaran sejumlah rumah warga lainnya dan sebuah masjid di desa itu.

Sempat mendapatkan perawatan medis awal, kondisi kesehatan Ruqayya justru kian memburuk dua hari berselang. Setelah mendapat pertolongan di rumah sakit, tim dokter mengonfirmasi bahwa ia harus kehilangan janinnya. Ini terjadi akibat trauma psikologis dan ketakutan luar biasa yang terpicu akibat teror serangan pemukim tersebut.

Baca Juga

Sembilan Hari Tertahan di Yellow Line, Ini Perjuangan Keluarga Gaza Makamkan Jenazah

Israel Sita Lahan Palestina di Jaba

Perluasan Aksi Pembakaran dan Bentrokan di Berbagai Wilayah

Teror terkoordinasi ini tidak hanya terpusat di Al-Tuwani. Berdasarkan laporan kantor berita Palestina, gelombang serangan pemukim juga terjadi di wilayah Turmus Ayya di timur Ramallah. Para pelaku membakar lahan pertanian warga sekaligus menghalang-halangi upaya pemadaman api. Aksi perusakan serupa juga terjadi di Al-Zawiya, barat Salfit.

Di kawasan tenggara Nablus, puluhan pemukim bersenjata menyerbu pinggiran Desa Jalud dan membakar lahan pertanian warga. Upaya perlawanan dari penduduk setempat untuk melindungi tanah mereka berujung pada bentrokan fisik yang mengakibatkan sejumlah warga Palestina mengalami luka-luka.

Baca juga: “Genosida Gaza Tinggalkan Puluhan Ribu Anak Yatim dan Janda”

Situasi di lapangan semakin runyam di tengah gempuran militer Israel yang terus menggelar penggerebekan di berbagai penjuru Tepi Barat. Pasukan keamanan  secara rutin menembakkan gas air mata, granat kejut, serta peluru tajam ke arah warga sipil. Hal ini menyebabkan gelombang korban luka dan kasus sesak napas di banyak kota

Berdasarkan catatan resmi dari Komisi Perlawanan Tembok dan Permukiman Palestina, intensitas teror pemukim telah mencapai angka yang mengkhawatirkan, yakni sebanyak 3.488 kasus serangan hanya dalam kurun waktu paruh pertama tahun 2026.

Jika diakumulasikan sejak Oktober 2023, rangkaian serangan gabungan yang melibatkan militer dan pemukim Israel di Tepi Barat telah merenggut nyawa sedikitnya 1.181 warga Palestina, melukai sekitar 13.000 orang, serta mencatatkan hampir 24.000 penangkapan sewenang-wenang.

Sumber: TRT World

ShareTweetSendShare
Previous Post

Sembilan Hari Tertahan di Yellow Line, Ini Perjuangan Keluarga Gaza Makamkan Jenazah

Adara Relief International

Related Posts

Sembilan Hari Tertahan di Yellow Line, Ini Perjuangan Keluarga Gaza Makamkan Jenazah
Berita Kemanusiaan

Sembilan Hari Tertahan di Yellow Line, Ini Perjuangan Keluarga Gaza Makamkan Jenazah

by Adara Relief International
Juli 22, 2026
0
10

Tragedi kemanusiaan di Gaza kembali mencatatkan kisah pilu. Jenazah seorang warga baru dapat dimakamkan setelah tertahan selama sembilan hari di...

Read moreDetails
Israel Sita Lahan Palestina di Jaba

Israel Sita Lahan Palestina di Jaba

Juli 22, 2026
11
Industri Madu Gaza Kolaps, Kerugian Peternak Lebah Tembus USD 39 Juta

Industri Madu Gaza Kolaps, Kerugian Peternak Lebah Tembus USD 39 Juta

Juli 22, 2026
11
Yahudisasi Kian Mengkhawatirkan: 5000 Pemukim Israel Siap Serbu Masjid Al-Aqsa

Yahudisasi Kian Mengkhawatirkan: 5000 Pemukim Israel Siap Serbu Masjid Al-Aqsa

Juli 22, 2026
15
Tim Penyelamat Gaza Minta Bantuan Internasional di Tengah Kekurangan Peralatan

Tim Penyelamat Gaza Minta Bantuan Internasional di Tengah Kekurangan Peralatan

Juli 21, 2026
16
Serikat Jurnalis Palestina: 4.127 Pelanggaran Terjadi Sejak Oktober 2023

Serikat Jurnalis Palestina: 4.127 Pelanggaran Terjadi Sejak Oktober 2023

Juli 21, 2026
14

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina Hari Ini dan Hipokrisi Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eskalasi dan Agresi; Dalih Israel untuk Mengambil Alih Kendali Masjid Al-Aqsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630