• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Juli 30, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Tepi Barat Hadapi Krisis Kemanusiaan Terburuk sejak 1967

by Adara Relief International
Januari 26, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Tepi Barat Hadapi Krisis Kemanusiaan Terburuk sejak 1967
34
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Krisis Kemanusiaan di Tepi Barat

Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) memperingatkan pada Jumat (23/01) bahwa Tepi Barat sedang mengalami krisis kemanusiaan terparah sejak 1967. Badan PBB tersebut menunjukkan pengungsian skala besar dan kerusakan luas di kamp-kamp pengungsi akibat operasi militer Israel.

Philippe Lazzarini, kepala UNRWA, mengatakan bahwa 33.000 orang terpaksa mengungsi dari kamp-kamp pengungsi di utara Tepi Barat dalam jangka waktu satu tahun setelah peluncuran operasi “Tembok Besi” Israel. Lazzarini mengatakan tim UNRWA “sedang membantu para pengungsi Palestina yang baru saja mengungsi dan terjerumus ke dalam kemiskinan yang lebih dalam, serta tidak memiliki alternatif yang layak untuk perawatan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.” Namun, ia menekankan bahwa kemampuan lembaga tersebut untuk melanjutkan operasinya bergantung pada “dukungan politik dan keuangan yang berkelanjutan dari negara-negara anggota.”

Baca Juga

Garis Kuning Israel di Gaza Meluas, Ribuan Warga Kembali Mengungsi

Masjid Al-Aqsa Kembali Diserbu Pemukim Israel, Akses Jemaah Dibatasi

Menurut otoritas Palestina, sejak memulai genosida di Jalur Gaza pada Oktober 2023, Israel telah mengintensifkan kejahatannya untuk mencaplok Tepi Barat. Kejahatan tersebut termasuk penghancuran, pengusiran warga Palestina, dan perluasan permukiman ilegal. Sejak itu, pasukan Israel dan pemukim ilegal telah membunuh sedikitnya 1.108 warga Palestina di Tepi Barat, termasuk Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur), melukai hampir 11.000 orang, dan menahan 21.000 orang. 

Serangan terhadap Properti Palestina di Tepi Barat

Secara terpisah, pemukim ilegal Israel merusak sebuah masjid pada Jumat di Tepi Barat bagian utara. Ini merupakan serangan terbaru dalam serangkaian serangan terhadap tempat ibadah dan properti Palestina. Koordinator pertahanan tanah setempat, Thaer Hanani, mengatakan bahwa para pemukim ilegal menyerbu Masjid Beit al-Sheikh di daerah Khirbet Tana, sebelah timur Nablus. Para pemukim menghancurkan isi masjid, akibatnya jemaah terpaksa untuk melaksanakan salat Jumat di luar ruangan.

Hanani mengatakan para pemukim ilegal juga menghancurkan pagar kebun untuk memungkinkan ternak mereka merumput dan merusak pohon zaitun Palestina. Dia menggambarkan serangan itu sebagai bagian dari serangan berulang terhadap masjid dan jemaah. Israel berupaya untuk mencegah penduduk mengakses Khirbet Tana setelah mengusir penduduk secara paksa awal tahun lalu.

Menurut organisasi Peace Now Israel, lebih dari 500.000 pemukim ilegal tinggal di Tepi Barat. Selain itu, lebih dari 250.000 pemukim lainnya tinggal di permukiman yang dibangun di tanah Al-Quds (Yerusalem) Timur yang diduduki. Menurut PBB, permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki adalah ilegal berdasarkan hukum internasional. PBB mengatakan bahwa permukiman tersebut merusak kelayakan solusi dua negara. Karena itu, para pejabat Palestina berulang kali mendesak komunitas internasional untuk menekan Israel agar menghentikan aktivitas pembangunan permukiman.

Sumber: Wafa, Middle East Monitor, The Palestine Chronicle

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Setuju untuk Membuka Penyeberangan Rafah Secara Terbatas

Next Post

Setelah Dua Tahun Genosida, Satu-satunya Pembangkit Listrik di Gaza Kembali Beroperasi

Adara Relief International

Related Posts

Garis Kuning Israel di Gaza Meluas, Ribuan Warga Kembali Mengungsi
Berita Kemanusiaan

Garis Kuning Israel di Gaza Meluas, Ribuan Warga Kembali Mengungsi

by Adara Relief International
Juli 29, 2026
0
20

Garis kuning Israel di Gaza terus meluas dan memicu gelombang pengungsian baru di berbagai wilayah Jalur Gaza. Warga melaporkan garis...

Read moreDetails
Masjid Al-Aqsa Kembali Diserbu Pemukim Israel, Akses Jemaah Dibatasi

Masjid Al-Aqsa Kembali Diserbu Pemukim Israel, Akses Jemaah Dibatasi

Juli 29, 2026
21
Musim Panas Perparah Penderitaan Pengungsi Palestina di Gaza

Musim Panas Perparah Penderitaan Pengungsi Palestina di Gaza

Juli 29, 2026
16
Serangan Israel Hancurkan Masjid di Gaza dan Tinggalkan Ratusan Warga Tanpa Tempat Tinggal

Serangan Israel Hancurkan Masjid di Gaza dan Tinggalkan Ratusan Warga Tanpa Tempat Tinggal

Juli 29, 2026
16
PBB Peringatkan Pemulihan Gaza Terlalu Lambat dan Kekerasan Tepi Barat Meningkat

PBB Peringatkan Pemulihan Gaza Terlalu Lambat dan Kekerasan Tepi Barat Meningkat

Juli 29, 2026
13
Tim Penyelamat Gaza Temukan Jenazah 99 Warga Palestina di Reruntuhan

Tim Penyelamat Gaza Temukan Jenazah 99 Warga Palestina di Reruntuhan

Juli 28, 2026
15
Next Post
Setelah Dua Tahun Genosida, Satu-satunya Pembangkit Listrik di Gaza Kembali Beroperasi

Setelah Dua Tahun Genosida, Satu-satunya Pembangkit Listrik di Gaza Kembali Beroperasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karakter Para Pejuang Hijrah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konvoi Truk Air Bersih Sahabat Adara Memasuki Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menepis Mitos Bulan Sial, Mengalahkan Rasa Takut dengan Tawakal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630