• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Sabtu, Mei 2, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan Anak

Setelah Diculik, Pemukim Israel Mengikat Dua Anak Palestina di Pohon di Tepi Barat

by Adara Relief International
April 21, 2025
in Anak, Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Setelah Diculik, Pemukim Israel Mengikat Dua Anak Palestina di Pohon di Tepi Barat

Anak-anak sekolah Palestina berjalan melewati mural di sekolah Perserikatan Bangsa-Bangsa di kamp Balata di sebelah timur Nablus di Tepi Barat yang diduduki, pada 6 Februari 2025 (AFP)

27
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pada Sabtu (19/04) sore, dua anak Palestina menjadi korban penculikan oleh sekelompok pemukim Israel di dekat Kota Nablus, wilayah Tepi Barat yang diduduki. Insiden ini terjadi saat sekelompok anak sedang bermain di sekitar rumah mereka di pinggiran Beit Furik, sebelah timur Nablus.

Baca Juga

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal

74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

Menurut keterangan warga setempat, para pemukim datang dari sebuah pos permukiman baru yang dibangun di atas tanah milik warga, lalu menculik dua anak—Maryam yang berusia 13 tahun dan adiknya Ahmed yang baru berusia 3 tahun. Kedua anak tersebut kemudian dibawa ke area terpencil dan diikat ke pohon zaitun.

Salah satu kerabat yang mencoba menolong sempat diserang oleh para pemukim dengan lemparan batu. Namun, warga berhasil menyusul dan menyelamatkan kedua anak tersebut. “Kedua anak saya datang sambil menangis dan berteriak. Kami pun segera mengejar para pemukim,” ujar Mohammed Hanani, paman korban, kepada Middle East Eye. “Kami menemukan mereka tidak sadarkan diri dan terikat di pohon. Para pemukim sudah kabur ke arah pos permukiman dengan kendaraan ATV. Kami segera melepas ikatan dan membawa anak-anak ke pusat kesehatan,” tambahnya.

Meski tidak mengalami luka fisik, kedua anak tersebut mengalami trauma berat dan ketakutan luar biasa. Hanani menyampaikan bahwa hingga kini, anak perempuannya masih belum berani keluar rumah dan terus menangis karena menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Insiden ini menjadi yang pertama kali dilaporkan di Beit Furik, meski serangan dari pemukim telah terjadi berulang sejak pendirian pos permukiman baru tersebut, terutama setelah dimulainya agresi Israel ke Gaza. Dalam beberapa bulan terakhir, Hanani mengaku bahwa para pemukim telah membakar mobil dan truk miliknya, merusak lahan pertanian, serta melempari rumahnya dengan batu.

“Kerusakan materi memang bisa diganti. Tapi penculikan dan penyerangan terhadap anak-anak adalah hal yang sangat mengkhawatirkan dan mengancam nyawa kami secara langsung,” tegas Hanani. Ia meyakini bahwa serangkaian serangan ini bertujuan untuk mengusir warga Palestina dari tanah mereka agar dapat dikuasai oleh para pemukim.

Warga juga melaporkan bahwa militer Israel sama sekali tidak hadir di lokasi kejadian, meskipun biasanya mereka segera merespons jika pemukim merasa terancam di wilayah manapun di Tepi Barat.

Kasus penculikan anak Palestina oleh pemukim bukanlah hal baru. Pada Juli 2014, pemukim Israel menculik remaja Palestina, Mohammed Abu Khdeir, dari Shuafat, Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur) yang diduduki. Ia disiksa dan kemudian dibakar hidup-hidup di hutan.

Serangan pemukim terhadap warga Palestina dan properti mereka di Tepi Barat semakin meningkat di bawah pemerintahan ekstrem kanan Israel saat ini. Sejak pemerintahan ini mulai berkuasa pada 2022, tercatat peningkatan signifikan dalam hal perampasan tanah, kekerasan terhadap petani, pencurian ternak, dan pembangunan pos-pos permukiman ilegal.

Bedanya, pemerintahan ini mendukung secara terang-terangan terhadap para pemukim—baik melalui penyediaan senjata maupun pendanaan pos permukiman baru. Dukungan ini telah memperkuat dan membebaskan para pemukim untuk melakukan kekerasan terhadap warga Palestina, dengan tujuan utama mengusir komunitas lokal dan mencaplok tanah mereka.

Sumber:

https://www.middleeasteye.net

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Tawanan Palestina Nasser Rdaideh Gugur Akibat Kelalaian Medis di Penjara Israel

Next Post

Paus Fransiskus Wafat Usai Serukan Akhiri Agresi Gaza

Adara Relief International

Related Posts

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal
Berita Kemanusiaan

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal

by Adara Relief International
April 30, 2026
0
31

Israel mengumumkan sanksi terhadap kampanye Global Sumud Flotilla yang tengah berlayar menuju Gaza untuk menembus blokade dan mengirim bantuan kemanusiaan....

Read moreDetails
74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

April 30, 2026
29
Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

April 30, 2026
22
PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

April 30, 2026
19
Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

April 30, 2026
23
OKI Desak DK PBB Wujudkan Perdamaian Abadi Gaza

OKI Desak DK PBB Wujudkan Perdamaian Abadi Gaza

April 29, 2026
27
Next Post
Paus Fransiskus Wafat Usai Serukan Akhiri Agresi Gaza

Paus Fransiskus Wafat Usai Serukan Akhiri Agresi Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630