• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Sabtu, Maret 7, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Perempuan Tawanan Palestina di Penjara Israel Meningkat Menjadi 59

by Adara Relief International
Februari 13, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM, Perempuan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Perempuan Tawanan Palestina di Penjara Israel Meningkat Menjadi 59
33
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Kantor Media Asra (AMO) melaporkan pada Rabu (11/02) bahwa jumlah perempuan tawanan Palestina yang saat ini berada di penjara Israel telah meningkat menjadi 59 orang. Laporan tersebut juga mencatat ada lebih dari 680 penangkapan perempuan sejak 7 Oktober 2023.

Dalam sebuah pernyataan pers, AMO mengatakan bahwa angka tersebut juga mencakup anak di bawah umur. Akan tetapi, mereka tidak memperhitungkan perempuan tawanan dari Gaza, sebab AMO tidak mengetahui keberadaan mereka di dalam kamp-kamp militer Israel.

Israel Menahan Anak, Perempuan Hamil, dan Penderita Kanker di Penjara

Daftar tawanan menurut pernyataan tersebut mencakup dua perempuan penderita kanker, dua anak di bawah umur, dan satu tawanan hamil yang kemudian melahirkan saat berada dalam penjara. Sebagian besar perempuan tersebut menghadapi tuduhan “penghasutan”. Hampir sepertiga dari mereka berstatus tahanan administratif. Artinya, Israel telah memenjarakan mereka tanpa tuduhan atau pengadilan resmi.

AMO mengatakan bahwa Israel menahan para perempuan tawanan dalam kondisi yang buruk. Mereka menderita kekurangan gizi, pengabaian medis, penyerangan berulang kali di sel penjara, isolasi, dan pelanggaran privasi.

AMO menambahkan bahwa mantan tawanan dan perempuan jurnalis termasuk di antara tawanan di penjara. Mereka menilai bahwa Israel menggunakan perempuan sebagai alat tawar-menawar terhadap keluarga mereka. Sementara itu secara keseluruhan, data resmi Palestina menunjukkan bahwa per awal Januari masih ada 9.350 warga Palestina di penjara-penjara Israel.

Perlakuan Buruk Israel Terhadap Perempuan Tawanan Palestina

Komisi Urusan Tawanan Palestina menyampaikan kisah dua perempuan tawanan Palestina yang mendapat perlakuan buruk di penjara Israel. Mereka menghadapi penggeledahan tubuh tanpa busana, interogasi yang berkepanjangan, dan kondisi penahanan yang parah.

Komisi tersebut menyatakan pada Kamis (12/02) bahwa Amina Suweilim (55) dan putrinya, Ayat (22), berada di penjara Damon sejak penangkapan mereka pada 3 November 2025. Ibu dan anak tersebut berasal dari Nablus,Tepi Barat, 

Mereka menyampaikan keterangan tersebut setelah kunjungan hukum oleh seorang pengacara komisi. Pasukan Israel menggerebek rumah keluarga mereka di Nablus, menculik kedua perempuan itu dan memindahkan mereka secara terpisah ke penjara dengan menggunakan kendaraan militer.

Amina mengatakan bahwa pasukan Israel memaksanya duduk di lantai kendaraan militer selama pemindahan. Hal tersebut mengakibatkan nyeri bahu yang berkelanjutan. Ia juga menceritakan sesi interogasi yang panjang dan penuh dengan tekanan psikologis, termasuk pertanyaan di depan putrinya.

Baca Juga

40 Negara Bertemu di Den Haag, Bahas Langkah Menentang Aneksasi Tepi Barat

Israel Memutus Pasokan Makanan ke Gaza

Ayat mengatakan bahwa awalnya pasukan Israel menginterogasinya di rumah. Kemudian, Israel memindahkannya ke fasilitas penahanan Jalameh di Israel utara. Di sana, dia juga mengalami tekanan psikologis berkelanjutan. Komisi tersebut mengatakan bahwa Israel kemudian menempatkan kedua perempuan itu di sel isolasi di Jalameh dan hanya mengizinkan mereka bertemu satu sama lain selama tiga hari dalam periode tersebut. Mereka juga menggambarkan sel-sel mereka sebagai tempat yang sempit dan dingin, berdinding kasar dengan alas tidur tipis, dan makanan yang disediakan sangat terbatas dengan kualitas buruk.

Setelah Israel memindahkan mereka ke penjara Damon, kedua perempuan tersebut menghadapi penggeledahan tubuh. Israel menempatkan mereka di ruangan terpisah dan sangat membatasi komunikasi di antara mereka.

Komisi tersebut juga menyebutkan pembatasan waktu untuk beraktivitas di luar ruangan setiap hari. Para tawanan juga kekurangan pakaian dan perlengkapan kebersihan dasar, serta mengalami “tindakan disiplin” yang berulang tanpa penjelasan.

Komisi menyebutkan bahwa Amina menderita sobekan tendon di tangan kirinya. Kondisinya memburuk akibat pemborgolan berulang dari belakang selama pemindahan dan operasi penjara.

Sumber: Middle East Monitor, Palinfo

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Tangkap Kembali Perempuan Jurnalis Palestina yang Dibebaskan

Next Post

Anak-Anak Gaza Mengorbankan Pendidikan Mereka untuk Bekerja

Adara Relief International

Related Posts

40 Negara Bertemu di Den Haag, Bahas Langkah Menentang Aneksasi Tepi Barat
Berita Kemanusiaan

40 Negara Bertemu di Den Haag, Bahas Langkah Menentang Aneksasi Tepi Barat

by Adara Relief International
Maret 5, 2026
0
41

Empat puluh negara berkumpul di Den Haag pada Rabu (03/03) untuk membahas langkah-langkah terkoordinasi yang bertujuan untuk menegakkan hukum internasional...

Read moreDetails
Israel Memutus Pasokan Makanan ke Gaza

Israel Memutus Pasokan Makanan ke Gaza

Maret 5, 2026
17
Israel Lakukan 1.965 Serangan di Tepi Barat Sepanjang Februari

Israel Lakukan 1.965 Serangan di Tepi Barat Sepanjang Februari

Maret 5, 2026
15
Penutupan Perbatasan Mencegah Warga Gaza Berangkat Haji

Penutupan Perbatasan Mencegah Warga Gaza Berangkat Haji

Maret 5, 2026
16
Kampanye Pita Merah Serukan Aksi Solidaritas untuk Perempuan Tawanan

Kampanye Pita Merah Serukan Aksi Solidaritas untuk Perempuan Tawanan

Maret 5, 2026
24
Israel Memajukan 20 Proyek Permukiman Baru di Al-Quds (Yerusalem)

Israel Memajukan 20 Proyek Permukiman Baru di Al-Quds (Yerusalem)

Maret 4, 2026
22
Next Post
Anak-Anak Gaza Mengorbankan Pendidikan Mereka untuk Bekerja

Anak-Anak Gaza Mengorbankan Pendidikan Mereka untuk Bekerja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630