• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Oktober 30, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Penerbit Tarik Buku Sejarah Palestina, Penulis Protes Penyuntingan

by Adara Relief International
Oktober 28, 2026
in Berita Kemanusiaan, Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Penerbit Tarik Buku Sejarah Palestina, Penulis Protes Penyuntingan
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Buku sejarah Palestina karya Alana Hadid dan Jenan Matari batal Penguin Random House terbitkan setelah kedua penulis menolak perubahan naskah yang mereka nilai tidak akurat. Mereka menilai penyuntingan sepihak tersebut mengubah cara membaca sejarah Palestina, termasuk peristiwa 7 Oktober 2023, yang mereka sampaikan kepada pembaca muda.

Buku berjudul Displacement and the Palestinian American Story awalnya direncanakan menjadi bagian dari seri nonfiksi Race to Truth. Seri ini mengangkat sejarah dunia dari perspektif kelompok yang terpinggirkan. Hadid dan Matari berharap buku tersebut membantu generasi muda memahami penindasan terhadap rakyat Palestina.

Namun, perselisihan muncul ketika kedua penulis memperoleh naskah lengkap pada Juni 2026 dan menemukan sejumlah perubahan yang tidak mereka setujui. Salah satunya menyatakan bahwa tindakan pada 7 Oktober 2023 melanggar hukum internasional, tanpa membahas hak rakyat yang berada di bawah pendudukan untuk melawan penindasan.

Menurut Matari kepada Middle East Eye, pihak penerbit menolak menghapus kalimat tersebut dan menyatakan bahwa tanpa tambahan itu, keseluruhan buku akan mereka anggap tidak valid. Kedua penulis juga mempersoalkan penyuntingan istilah “Yahudi”, “zionis”, dan “Israel” yang mereka nilai tidak akurat secara historis. Mereka menegaskan bahwa ketiganya tidak dapat dipertukarkan begitu saja, terutama ketika membahas kelompok bersenjata Yahudi yang menyerang warga Palestina sebelum 1948.

Baca juga: Toko Roti Gaza Tutup Akibat Israel Blokir Pasokan Tepung

Matari menyebut perubahan tersebut mencerminkan tekanan internal untuk mengakomodasi sudut pandang zionis dalam penulisan sejarah Palestina. Ia juga mengungkapkan bahwa pihak penerbit pernah menyampaikan, “Kekhawatiran kami bukanlah akurasi.” Middle East Eye menyatakan telah meminta tanggapan Penguin Random House, tetapi tidak menerima jawaban sebelum artikel ini terbit.

Baca Juga

Silent Death: Kelaparan dan kekurangan obat-obatan menghancurkan pasien di Gaza

Tawanan Gaza Alami Penyiksaan Berulang di Penjara Ramla

Setelah perselisihan itu, kedua penulis memperoleh kembali hak atas buku mereka. Kemudian mereka melanjutkan penerbitannya bersama Interlink Publishing, penerbit independen yang berfokus pada karya-karya Palestina.

Kasus ini bukan satu-satunya pengalaman Matari terkait pembatasan ruang bagi karya Palestina. Pada September 2026, ia turut menggugat Perpustakaan Umum Los Angeles setelah pembatalan acara Read Palestine Week. Ia juga mengatakan promosi buku anak-anaknya, Everything Grows in Jiddo’s Garden, pernah dibatalkan akibat tekanan terhadap toko buku.

Bagi Hadid dan Matari, persoalan ini melampaui kontrak penerbitan. Mereka mempertanyakan siapa yang berhak menulis sejarah Palestina, menentukan sudut pandangnya, dan menyampaikannya kepada generasi muda.

Sumber: MEE

ShareTweetSendShare
Previous Post

UNRWA Hadapi Defisit 70 Juta Dolar AS, Serikat Pekerja Tolak Rencana PHK Massal

Next Post

PBB: Lebih dari 1.000 Warga Palestina Terbunuh di Tepi Barat

Adara Relief International

Related Posts

Silent Death: Kelaparan dan kekurangan obat-obatan menghancurkan pasien di Gaza
Berita Kemanusiaan

Silent Death: Kelaparan dan kekurangan obat-obatan menghancurkan pasien di Gaza

by Adara Relief International
Oktober 28, 2026
0
23

Ribuan pasien dan warga Palestina yang terluka di Gaza berjuang mempertahankan hidup di tengah kelangkaan pangan, obat-obatan, dan perlengkapan medis....

Read moreDetails
Tawanan Gaza Alami Penyiksaan Berulang di Penjara Ramla

Tawanan Gaza Alami Penyiksaan Berulang di Penjara Ramla

Oktober 28, 2026
19
PBB: Israel Lakukan Penganiayaan terhadap Anak Palestina

PBB: Israel Lakukan Penganiayaan terhadap Anak Palestina

Oktober 28, 2026
22
Pemilu Israel 2026: Partai Palestina Raih 17 Kursi di Tengah Kebuntuan Politik

Pemilu Israel 2026: Partai Palestina Raih 17 Kursi di Tengah Kebuntuan Politik

Oktober 28, 2026
116
PBB: Lebih dari 1.000 Warga Palestina Terbunuh di Tepi Barat

PBB: Lebih dari 1.000 Warga Palestina Terbunuh di Tepi Barat

Oktober 28, 2026
16
UNRWA Hadapi Defisit 70 Juta Dolar AS, Serikat Pekerja Tolak Rencana PHK Massal

UNRWA Hadapi Defisit 70 Juta Dolar AS, Serikat Pekerja Tolak Rencana PHK Massal

Oktober 28, 2026
16
Next Post
PBB: Lebih dari 1.000 Warga Palestina Terbunuh di Tepi Barat

PBB: Lebih dari 1.000 Warga Palestina Terbunuh di Tepi Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Luka Sesama Adalah Luka Kita: Upaya Menyatukan Kepingan Ukhuwah Melalui Kepedulian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Kemanusiaan Batch Dua Sahabat Adara Tiba di Nusa Tenggara Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wisuda Akbar 32 Hafidzah Palestina di Pengungsian Lebanon, Bukti Cahaya Al-Quran Tidak Pernah Padam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630