Pemukim Israel kembali menyerang warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki. Kali ini dengan membakar sebuah restoran setelah mencuri uang dari dalam bangunan tersebut. Selain itu, pemukim Israel juga melakukan serangkaian serangan di beberapa wilayah lain.
Menurut sumber lokal, sekelompok pemukim menyerbu restoran di dekat Universitas Al-Zaytouna, selatan Nablus. Mereka merusak pintu, mengambil uang, lalu membakar restoran hingga hancur total. Warga memperkirakan kerugian mencapai sekitar 300 ribu dolar AS. Restoran tersebut sebelumnya melayani mahasiswa dan warga sekitar.
Di wilayah Sinjil, utara Ramallah, pemukim juga menyerang area dekat rumah-rumah warga Palestina. Namun, penduduk setempat berhasil menghadang mereka hingga mundur. Serangan itu terjadi beberapa hari setelah Israel menyita 464,4 dunam tanah dengan alasan “tanah negara” untuk memperluas permukiman ilegal.
Baca juga: “Israel Larang Azan di Masjid Ibrahimi 14 Hari, Lima Pegawai Ditahan”
Sementara itu, seorang pemukim melepaskan ternaknya di antara rumah-rumah warga Ka’abneh-Kasarat dekat Anata. Tindakan tersebut menghalangi pergerakan warga dan mengganggu kehidupan sehari-hari.
Di Masafer Yatta, selatan Al-Khalil (Hebron), pemukim mengepung sebuah rumah Palestina dan memutus aliran listriknya. Warga menilai serangan-serangan tersebut bertujuan menekan masyarakat Palestina agar meninggalkan tanah mereka.
Sejak Oktober 2023, eskalasi serangan tentara dan pemukim Israel di Tepi Barat telah membunuh 1.175 warga Palestina, melukai 12.919 orang, dan menyebabkan sekitar 24.000 penangkapan.
Sumber: TRT World







