Pelanggaran Israel di Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur) meningkat sepanjang Juni 2026. Pusat Informasi Palestina Ma’ta mendokumentasikan 540 pelanggaran Israel yang menyasar warga Palestina, harta benda, dan tempat-tempat suci Islam. Selain itu, pelanggaran Israel juga mencakup meningkatnya serbuan pemukim ke Masjid Al-Aqsa.
Laporan tersebut mencatat lebih dari 8.900 pemukim Israel memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa sepanjang Juni. Pemukim juga melakukan 20 aksi penodaan di kawasan masjid. Sementara itu, otoritas Israel mengeluarkan dua perintah pengusiran terhadap warga Palestina dan jemaah yang berupaya menjaga keberadaan mereka di Al-Aqsa.
Selain itu, pelanggaran Israel mengakibatkan 10 warga Palestina terluka. Aparat Israel juga melakukan 25 aksi penembakan, 25 serangan pemukim, dan lima aksi kekerasan fisik. Di sisi lain, pasukan Israel menangkap 71 warga Palestina serta menggelar 102 penggerebekan dan penutupan wilayah. Mereka juga memberlakukan 183 pembatasan pergerakan melalui pos pemeriksaan militer.
Laporan itu turut mencatat 63 penggerebekan rumah dan penyitaan harta benda. Selanjutnya, Israel menghancurkan 32 rumah serta merusak sejumlah properti milik warga Palestina.
Sepanjang paruh pertama 2026, pelanggaran Israel di Al-Quds terus meningkat. Sebanyak 11 warga Palestina terbunuh, 191 lainnya terluka, dan 866 orang ditangkap. Pada periode yang sama, pemukim Israel melakukan 25.604 kali serbuan ke Masjid Al-Aqsa. Selain itu, lebih dari 524.912 orang memasuki kompleks Al-Aqsa melalui jalur yang oleh otoritas Israel dikategorikan sebagai kunjungan wisata.
Sumber: Palinfo








