• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Minggu, Januari 25, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

PBB: Praktik Israel di Tepi Barat Mirip Apartheid

by Adara Relief International
Januari 8, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 1 min read
0 0
0
PBB: Praktik Israel di Tepi Barat Mirip Apartheid
31
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa praktik diskriminatif Israel di Tepi Barat yang diduduki telah menimbulkan dampak “mencekik” terhadap kehidupan warga Palestina dan berkembang menjadi praktik yang dinilai mirip dengan sistem apartheid.

Baca Juga

Perbatasan Rafah di Gaza dengan Mesir Akan Dibuka Pekan Depan

70% Produksi Air Gaza Terganggu Akibat Blokade Israel

Dalam laporan terbarunya yang dirilis pada Rabu (7/1), PBB menyatakan bahwa diskriminasi sistematis terhadap warga Palestina semakin memburuk dalam beberapa tahun terakhir, baik melalui kebijakan, hukum, maupun praktik di lapangan. Komisaris Tinggi PBB untuk HAM, Volker Türk, menegaskan bahwa hampir seluruh aspek kehidupan warga Palestina di Tepi Barat berada di bawah kendali dan pembatasan Israel.

Pembatasan tersebut mencakup akses terhadap air, pendidikan, layanan kesehatan, kebebasan bergerak, kunjungan keluarga, hingga akses ke lahan pertanian, termasuk saat musim panen zaitun. Menurut Türk, kondisi ini mencerminkan salah satu bentuk diskriminasi paling serius yang menyerupai sistem apartheid.

Di sisi lain, Israel terus mempercepat perluasan permukiman melalui berbagai prosedur hukum dan administratif yang oleh aktivis HAM dinilai sebagai upaya aneksasi de facto. Pada Mei 2025, Kabinet Keamanan Israel memutuskan melanjutkan prosedur pendaftaran permukiman yang telah dibekukan selama lebih dari 50 tahun, langkah yang dipandang bertujuan memperkuat kendali atas tanah Palestina.

Pusat hukum Adalah memperingatkan bahwa rencana tersebut akan melayani proyek permukiman ilegal dan melanggar hukum humaniter internasional yang melarang kekuatan pendudukan mengambil tindakan kedaulatan di wilayah yang didudukinya. Para pengkritik menilai langkah ini sebagai upaya sistematis untuk melegitimasi penguasaan tanah Palestina dan mempercepat aneksasi.

Menteri Pertahanan Israel Yisrael Katz menyebut keputusan tersebut sebagai langkah “revolusioner” untuk memperkuat permukiman Yahudi di Tepi Barat, sementara Menteri Permukiman Bezalel Smotrich menyatakan kebijakan itu sebagai awal menuju penerapan “kedaulatan absolut” Israel atas wilayah pendudukan.

Sumber:

ShareTweetSendShare
Previous Post

Kemenkes Gaza Peringatkan Krisis Parah: Kekurangan Pasokan Laboratorium Ancam Layanan Medis

Next Post

Otoritas Israel Perintahkan Pembongkaran Sebagian Sekolah di Kota Tua Al-Quds (Yerusalem)

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Setujui Izin Penggunaan Senjata Api untuk 18 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Setujui Izin Penggunaan Senjata Api untuk 18 Permukiman Ilegal di Tepi Barat

by Adara Relief International
Januari 23, 2026
0
19

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, menyetujui penerbitan izin senjata api kepada warga Israel di 18 permukiman ilegal di Tepi...

Read moreDetails
Film “The Voice of Hind Rajab” Lolos Nominasi Film Internasional Terbaik dari Oscar

Film “The Voice of Hind Rajab” Lolos Nominasi Film Internasional Terbaik dari Oscar

Januari 23, 2026
21
Perbatasan Rafah di Gaza dengan Mesir Akan Dibuka Pekan Depan

Perbatasan Rafah di Gaza dengan Mesir Akan Dibuka Pekan Depan

Januari 23, 2026
18
70% Produksi Air Gaza Terganggu Akibat Blokade Israel

70% Produksi Air Gaza Terganggu Akibat Blokade Israel

Januari 23, 2026
18
Lebih dari 230.000 Perempuan di Gaza Hadapi Keterbatasan Akses Kesehatan Reproduksi

Lebih dari 230.000 Perempuan di Gaza Hadapi Keterbatasan Akses Kesehatan Reproduksi

Januari 23, 2026
14
Lima Warga Palestina, Termasuk Dua Anak dan Seorang Perempuan, Terbunuh dalam Serangan Israel di Gaza

Lima Warga Palestina, Termasuk Dua Anak dan Seorang Perempuan, Terbunuh dalam Serangan Israel di Gaza

Januari 22, 2026
26
Next Post
Para siswa berjalan melewati salah satu sekolah Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk PBB (UNRWA) di Yerusalem Timur, sementara media lokal melaporkan bahwa pasukan polisi menggerebek beberapa sekolah UNRWA di kota itu dan memberi tahu mereka tentang keputusan untuk menutup dan mengevakuasi sekolah-sekolah tersebut dalam waktu seminggu. Yerusalem, 18 Februari 2025. [Saeed Qaq/NurPhoto via Getty Images] Para siswa berjalan melewati salah satu sekolah Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk PBB (UNRWA) di Yerusalem Timur, sementara media lokal melaporkan bahwa pasukan polisi menggerebek beberapa sekolah UNRWA di kota itu dan memberi tahu mereka tentang keputusan untuk menutup dan mengevakuasi sekolah-sekolah tersebut dalam waktu seminggu. Yerusalem, 18 Februari 2025. [Saeed Qaq/NurPhoto via Getty Images]

Otoritas Israel Perintahkan Pembongkaran Sebagian Sekolah di Kota Tua Al-Quds (Yerusalem)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630