• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Mei 22, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home A

MUI Kecam Penculikan WNI di Global Sumud Flotilla, Desak Pemerintah Segera Bebaskan Para Aktivis Kemanusiaan

Adara Relief International turut menghadiri konsolidasi ormas dan filantropi Islam bersama MUI untuk mendesak pembebasan delegasi Indonesia yang diculik Zionis Israel

by Marketing Communication
Mei 22, 2026
in A, Activities, Kegiatan, Siaran Pers
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Konsolidasi Ormas dan Filantropi Islam atas Penculikan WNI oleh Zionis Israel dalam misi Global Sumud Flotilla di Aula Buya Hamka, MUI Pusat, Jakarta, Selasa (20/5).

Konsolidasi Ormas dan Filantropi Islam atas Penculikan WNI oleh Zionis Israel dalam misi Global Sumud Flotilla di Aula Buya Hamka, MUI Pusat, Jakarta, Selasa (20/5).

10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

JAKARTA — Maryam Rachmayani, Direktur Utama Adara Relief International sekaligus Dewan Pengarah Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), menghadiri Konsolidasi Ormas dan Filantropi Islam atas Penculikan WNI oleh Zionis Israel dalam misi Global Sumud Flotilla di Aula Buya Hamka, Kantor MUI Pusat Jakarta, pada Kamis (21/5).

Pada forum ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengundang lembaga filantropi nasional serta media massa. Tak hanya itu, MUI juga menyoroti lembaga filantropi dan media yang anggotanya turut menjadi delegasi dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla.

Penculikan WNI oleh Israel di Laut Internasional merupakan Pelanggaran Hukum

Ustadz Jajang Nurjaman yang mewakili GPCI menjelaskan bahwa Israel membajak kapal serta menculik para aktivis saat intersepsi di laut internasional, sekitar 200 mil dari Gaza.

Padahal, para relawan Global Sumud Flotilla merupakan aktivis sipil yang menjalankan misi kemanusiaan, bukan pelaku kriminal.

“Laut internasional adalah milik bersama. Israel tidak memiliki dasar hukum untuk melakukan intersepsi, penangkapan, apalagi penculikan terhadap relawan sipil,” ujarnya.

Prof. Heru Susetyo turut menyampaikan pandangannya terkait peristiwa ini. Akademisi Universitas Indonesia tersebut menegaskan bahwa tindakan Israel merupakan bentuk penculikan karena terjadi di laut bebas.

“Kami tegaskan bahwa ini adalah penculikan, karena intersepsi dilakukan di laut bebas. Israel tidak punya kewenangan untuk melakukan pengecekan, penangkapan, apalagi penculikan, karena ini bukan laut teritorial dia,” tegasnya.

Prof. Heru sebelumnya juga turut menghadiri Global Sumud Parliamentary Congress di Brussels, Belgia, sebagai bagian dari upaya advokasi internasional untuk Palestina dalam gerakan Global Sumud Flotilla.

Sejumlah lembaga yang delegasinya turut diculik juga menyampaikan kondisi terkini para aktivis Indonesia.

Rumah Zakat menyampaikan bahwa relawannya yang turut serta dalam Global Sumud Land Convoy, konvoi jalur darat, masih tertahan di Libya dan belum bisa melanjutkan perjalanan menuju Gaza.

Sementara itu, Republika yang diwakili Andi Muhyiddin selaku Pemimpin Redaksi menyampaikan keprihatinan mendalam atas penculikan dua jurnalisnya yang mengikuti misi tersebut untuk meliput kondisi kemanusiaan di Gaza.

“Jurnalisme tidak boleh dibungkam dengan intimidasi dan penculikan. Suara kemanusiaan harus terus berbunyi,” ujarnya.

Selain itu, Dompet Dhuafa menyoroti risiko keselamatan para WNI. Menurut mereka, semakin lama para aktivis ditawan, maka risiko bahaya yang dihadapi akan semakin besar.

MUI: Membela Palestina Adalah Sikap Kemanusiaan dan Keagamaan

Baca Juga

Ustadz Nur Fajri Jabarkan 101 Masalah Fiqih Qurban Kontemporer

Delegasi Indonesia Bertolak ke Turki untuk Misi Global Sumud Flotilla 2.0 (GSF 2.0)

Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar, menegaskan bahwa kepedulian terhadap Palestina merupakan bagian dari ajaran agama dan tanggung jawab kemanusiaan.

Menurutnya, tindakan Israel bertentangan dengan prinsip kemanusiaan, hukum humaniter, dan nilai-nilai konstitusi Indonesia.

“Tidak ada alasan bagi siapa saja di negara ini untuk tidak peduli. Terlebih, ini sudah menyangkut warga bangsa kita,” ujar KH Anwar Iskandar.

MUI menilai langkah pemerintah Indonesia sudah berjalan, namun masih perlu menempuh jalur diplomasi internasional yang lebih tegas.

Selain pernyataan sikap, MUI juga mendorong bantuan nyata bagi Palestina melalui penguatan bantuan kemanusiaan dan solidaritas umat.

12 Tuntutan untuk Pembebasan WNI dan Perlindungan Misi Kemanusiaan

MUI menyampaikan 12 poin tuntutan atas penculikan aktivis WNI dalam misi Global Sumud Flotilla, yaitu:

  1. Mengutuk keras penangkapan relawan kemanusiaan WNI oleh Zionis Israel karena bertentangan dengan nilai kemanusiaan, hak asasi manusia, dan hukum internasional.
  2. Mendesak Pemerintah Indonesia bergerak cepat dan maksimal dalam melindungi keselamatan, hak, serta memperjuangkan pembebasan WNI melalui langkah diplomatik dan perlindungan internasional.
  3. Mendorong Pemerintah Indonesia mengajak negara-negara lain untuk memberikan tekanan internasional demi perlindungan relawan kemanusiaan dan pembukaan akses bantuan ke Gaza.
  4. Mendorong pertemuan dan koordinasi langsung dengan Presiden RI, Kementerian Luar Negeri, serta pihak terkait untuk membahas perlindungan WNI dan langkah diplomatik Indonesia.
  5. Mengirimkan surat resmi kepada Presiden RI, PBB, OKI, International Committee of the Red Cross, Red Crescent, dan International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies.
  6. Menyerukan kepada khatib, dai, dan tokoh umat agar menyampaikan pesan solidaritas Palestina dalam khutbah Jumat, Iduladha, dan forum keumatan lainnya.
  7. Mengonsolidasikan ormas Islam, tokoh bangsa, masyarakat sipil, lembaga kemanusiaan, dan elemen strategis umat dalam gerakan solidaritas nasional untuk Palestina.
  8. Menggalang bantuan nyata berupa dukungan dana, medis, pendidikan, logistik, dan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Gaza melalui koordinasi lembaga filantropi dan kemanusiaan.
  9. Mengedukasi umat mengenai dukungan terhadap Palestina, termasuk penguatan ekonomi umat, seruan boikot, dan pola konsumsi yang berpihak pada nilai keadilan.
  10. Membentuk pusat koordinasi atau crisis center untuk advokasi, informasi, komunikasi, serta penguatan jaringan bantuan terkait Palestina dan perlindungan WNI.
  11. Mengajak umat Islam memperbanyak doa dan qunut nazilah sebagai bentuk solidaritas spiritual untuk Palestina dan keselamatan relawan kemanusiaan.
  12. Menegaskan bahwa dukungan terhadap Palestina harus dilakukan secara damai, konstitusional, bermartabat, serta tetap menjaga persatuan bangsa dan stabilitas nasional.

Agenda kemudian berlanjut dengan doa bersama untuk para aktivis oleh Ketua MUI KH Abdul Manan Ghani.

Mari terus kawal keselamatan para delegasi kemanusiaan Indonesia hingga kembali ke tanah air dengan aman dan selamat.

Tags: global peace convoy indonesiaglobal sumud flotillaGPCIgsf
ShareTweetSendShare
Previous Post

Desa di Timur Al-Quds Terancam Digusur

Marketing Communication

Marketing Communication

Related Posts

Webinar Fiqih Qurban bertajuk 101 Masalah Fiqih Qurban Kontemporer pada Sabtu (2/5) melalui Zoom Meeting dan YouTube
A

Ustadz Nur Fajri Jabarkan 101 Masalah Fiqih Qurban Kontemporer

by Marketing Communication
Mei 2, 2026
0
78

ADARA — Adara Relief International menyelenggarakan webinar Fiqih Qurban bertajuk 101 Masalah Fiqih Qurban Kontemporer pada Sabtu (2/5) melalui Zoom...

Read moreDetails
Pelepasan Delegasi Indonesia Global Peace Convoy Indonesia ke Turki untuk GSF 2.0 pada Selasa (28/4).

Delegasi Indonesia Bertolak ke Turki untuk Misi Global Sumud Flotilla 2.0 (GSF 2.0)

April 30, 2026
64
Maryam mengikuti National Solidarity Conference for Palestine and Call for Peace in the Middle East di Davao, Filipina.

Adara Hadiri Rangkaian Konferensi Global untuk Palestina di Filipina

April 27, 2026
30
Indonesia Leaders Talk Soroti Pentingnya Peran Indonesia sebagai Presiden HAM Global dalam Menghentikan Genosida

Indonesia Leaders Talk Soroti Pentingnya Peran Indonesia sebagai Presiden HAM Global dalam Menghentikan Genosida

April 22, 2026
31
Darurat Bencana: Adara Ikuti Kelas Intensif BNPB

Darurat Bencana: Adara Ikuti Kelas Intensif BNPB

April 17, 2026
15
Penandatangan Piagam Jakarta pada Soft-Launching Headquarter Asia- Pacific for Al-Quds & Palestine oleh jajaran MUI, pengurus Headquarters, lembaga kemanusiaan, serta media massa (15/4).

Adara Hadiri Soft Launching Headquarter Asia-Pacific for Al-Quds and Palestine

April 15, 2026
43

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanya Jawab Seputar Amalan Wanita di Bulan Dzulhijjah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 237 Keluarga di Khan Yunis, Gaza Terima Bantuan Bahan Pokok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630