• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Minggu, Juli 26, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home A

MUI Kecam Penculikan WNI di Global Sumud Flotilla, Desak Pemerintah Segera Bebaskan Para Aktivis Kemanusiaan

Adara Relief International turut menghadiri konsolidasi ormas dan filantropi Islam bersama MUI untuk mendesak pembebasan delegasi Indonesia yang diculik Zionis Israel

by Marketing Communication
Mei 22, 2026
in A, Activities, Kegiatan, Siaran Pers
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Konsolidasi Ormas dan Filantropi Islam atas Penculikan WNI oleh Zionis Israel dalam misi Global Sumud Flotilla di Aula Buya Hamka, MUI Pusat, Jakarta, Selasa (20/5).

Konsolidasi Ormas dan Filantropi Islam atas Penculikan WNI oleh Zionis Israel dalam misi Global Sumud Flotilla di Aula Buya Hamka, MUI Pusat, Jakarta, Selasa (20/5).

30
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

JAKARTA — Maryam Rachmayani, Direktur Utama Adara Relief International sekaligus Dewan Pengarah Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), menghadiri Konsolidasi Ormas dan Filantropi Islam atas Penculikan WNI oleh Zionis Israel dalam misi Global Sumud Flotilla di Aula Buya Hamka, Kantor MUI Pusat Jakarta, pada Kamis (21/5).

Pada forum ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengundang lembaga filantropi nasional serta media massa. Tak hanya itu, MUI juga menyoroti lembaga filantropi dan media yang anggotanya turut menjadi delegasi dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla.

Penculikan WNI oleh Israel di Laut Internasional merupakan Pelanggaran Hukum

Ustadz Jajang Nurjaman yang mewakili GPCI menjelaskan bahwa Israel membajak kapal serta menculik para aktivis saat intersepsi di laut internasional, sekitar 200 mil dari Gaza.

Padahal, para relawan Global Sumud Flotilla merupakan aktivis sipil yang menjalankan misi kemanusiaan, bukan pelaku kriminal.

“Laut internasional adalah milik bersama. Israel tidak memiliki dasar hukum untuk melakukan intersepsi, penangkapan, apalagi penculikan terhadap relawan sipil,” ujarnya.

Prof. Heru Susetyo turut menyampaikan pandangannya terkait peristiwa ini. Akademisi Universitas Indonesia tersebut menegaskan bahwa tindakan Israel merupakan bentuk penculikan karena terjadi di laut bebas.

“Kami tegaskan bahwa ini adalah penculikan, karena intersepsi dilakukan di laut bebas. Israel tidak punya kewenangan untuk melakukan pengecekan, penangkapan, apalagi penculikan, karena ini bukan laut teritorial dia,” tegasnya.

Prof. Heru sebelumnya juga turut menghadiri Global Sumud Parliamentary Congress di Brussels, Belgia, sebagai bagian dari upaya advokasi internasional untuk Palestina dalam gerakan Global Sumud Flotilla.

Sejumlah lembaga yang delegasinya turut diculik juga menyampaikan kondisi terkini para aktivis Indonesia.

Rumah Zakat menyampaikan bahwa relawannya yang turut serta dalam Global Sumud Land Convoy, konvoi jalur darat, masih tertahan di Libya dan belum bisa melanjutkan perjalanan menuju Gaza.

Sementara itu, Republika yang diwakili Andi Muhyiddin selaku Pemimpin Redaksi menyampaikan keprihatinan mendalam atas penculikan dua jurnalisnya yang mengikuti misi tersebut untuk meliput kondisi kemanusiaan di Gaza.

“Jurnalisme tidak boleh dibungkam dengan intimidasi dan penculikan. Suara kemanusiaan harus terus berbunyi,” ujarnya.

Baca Juga

Adara dan 15 Lembaga Filantropi Perkuat Sinergi melalui MoU Bersama IsDF MUI

“Di Balik Langit Gaza: Persistensi dr. Yumna” Jalankan Tur Empat Kota

Selain itu, Dompet Dhuafa menyoroti risiko keselamatan para WNI. Menurut mereka, semakin lama para aktivis ditawan, maka risiko bahaya yang dihadapi akan semakin besar.

MUI: Membela Palestina Adalah Sikap Kemanusiaan dan Keagamaan

Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar, menegaskan bahwa kepedulian terhadap Palestina merupakan bagian dari ajaran agama dan tanggung jawab kemanusiaan.

Menurutnya, tindakan Israel bertentangan dengan prinsip kemanusiaan, hukum humaniter, dan nilai-nilai konstitusi Indonesia.

“Tidak ada alasan bagi siapa saja di negara ini untuk tidak peduli. Terlebih, ini sudah menyangkut warga bangsa kita,” ujar KH Anwar Iskandar.

MUI menilai langkah pemerintah Indonesia sudah berjalan, namun masih perlu menempuh jalur diplomasi internasional yang lebih tegas.

Selain pernyataan sikap, MUI juga mendorong bantuan nyata bagi Palestina melalui penguatan bantuan kemanusiaan dan solidaritas umat.

12 Tuntutan untuk Pembebasan WNI dan Perlindungan Misi Kemanusiaan

MUI menyampaikan 12 poin tuntutan atas penculikan aktivis WNI dalam misi Global Sumud Flotilla, yaitu:

  1. Mengutuk keras penangkapan relawan kemanusiaan WNI oleh Zionis Israel karena bertentangan dengan nilai kemanusiaan, hak asasi manusia, dan hukum internasional.
  2. Mendesak Pemerintah Indonesia bergerak cepat dan maksimal dalam melindungi keselamatan, hak, serta memperjuangkan pembebasan WNI melalui langkah diplomatik dan perlindungan internasional.
  3. Mendorong Pemerintah Indonesia mengajak negara-negara lain untuk memberikan tekanan internasional demi perlindungan relawan kemanusiaan dan pembukaan akses bantuan ke Gaza.
  4. Mendorong pertemuan dan koordinasi langsung dengan Presiden RI, Kementerian Luar Negeri, serta pihak terkait untuk membahas perlindungan WNI dan langkah diplomatik Indonesia.
  5. Mengirimkan surat resmi kepada Presiden RI, PBB, OKI, International Committee of the Red Cross, Red Crescent, dan International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies.
  6. Menyerukan kepada khatib, dai, dan tokoh umat agar menyampaikan pesan solidaritas Palestina dalam khutbah Jumat, Iduladha, dan forum keumatan lainnya.
  7. Mengonsolidasikan ormas Islam, tokoh bangsa, masyarakat sipil, lembaga kemanusiaan, dan elemen strategis umat dalam gerakan solidaritas nasional untuk Palestina.
  8. Menggalang bantuan nyata berupa dukungan dana, medis, pendidikan, logistik, dan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Gaza melalui koordinasi lembaga filantropi dan kemanusiaan.
  9. Mengedukasi umat mengenai dukungan terhadap Palestina, termasuk penguatan ekonomi umat, seruan boikot, dan pola konsumsi yang berpihak pada nilai keadilan.
  10. Membentuk pusat koordinasi atau crisis center untuk advokasi, informasi, komunikasi, serta penguatan jaringan bantuan terkait Palestina dan perlindungan WNI.
  11. Mengajak umat Islam memperbanyak doa dan qunut nazilah sebagai bentuk solidaritas spiritual untuk Palestina dan keselamatan relawan kemanusiaan.
  12. Menegaskan bahwa dukungan terhadap Palestina harus dilakukan secara damai, konstitusional, bermartabat, serta tetap menjaga persatuan bangsa dan stabilitas nasional.

Agenda kemudian berlanjut dengan doa bersama untuk para aktivis oleh Ketua MUI KH Abdul Manan Ghani.

Mari terus kawal keselamatan para delegasi kemanusiaan Indonesia hingga kembali ke tanah air dengan aman dan selamat.

Tags: global peace convoy indonesiaglobal sumud flotillaGPCIgsf
ShareTweetSendShare
Previous Post

Desa di Timur Al-Quds Terancam Digusur

Next Post

Janji Bantuan untuk Gaza Tak Terpenuhi, “Dewan Perdamaian” Dikecam

Marketing Communication

Marketing Communication

Related Posts

Adara Relief International menjadi salah satu dari 16 lembaga zakat dan filantropi yang menandatangani MoU bersama ISDF MUI dalam rangkaian Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII Tahun 2026 di Hotel Bidakara (24/7).
A

Adara dan 15 Lembaga Filantropi Perkuat Sinergi melalui MoU Bersama IsDF MUI

by Marketing Communication
Juli 25, 2026
0
19

JAKARTA – Adara Relief International menjadi salah satu dari 16 lembaga zakat dan filantropi yang menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama...

Read moreDetails
“Di Balik Langit Gaza: Persistensi dr. Yumna” Jalankan Tur Empat Kota

“Di Balik Langit Gaza: Persistensi dr. Yumna” Jalankan Tur Empat Kota

Juli 22, 2026
17
Foto bersama peserta dengan Sara El-Awaisi dalam kegiatan workshop Baitul Maqdis untuk Edukator: A Weaver of the Future

Merangkai Generasi Masa Depan: Workshop Baitul Maqdis Hadirkan Modul Baru untuk Anak dan Edukator

Juli 21, 2026
35
Rajut dan sulam pita bertema Masjid Al-Aqsa

Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine

Juli 9, 2026
60
Pembagian poster Satu Rumah Satu Aqsa pada agenda KOLAK Ramadhan di Lampung.

Berkat Sahabat Adara, Gerakan Satu Rumah Satu Aqsa Telah Menjangkau Seluruh Indonesia

Juni 30, 2026
23
Koalisi Daiyah Gelar Konferensi Daiyah Nasional untuk Palestina

Koalisi Daiyah Gelar Konferensi Daiyah Nasional untuk Palestina

Juni 29, 2026
26
Next Post
Janji Bantuan untuk Gaza Tak Terpenuhi, “Dewan Perdamaian” Dikecam

Janji Bantuan untuk Gaza Tak Terpenuhi, “Dewan Perdamaian” Dikecam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Palestine Situation Report 100

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eskalasi dan Agresi; Dalih Israel untuk Mengambil Alih Kendali Masjid Al-Aqsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630