Israel kembali memperketat pembatasan terhadap situs Islam di Tepi Barat. Pada 20 September 2026, pasukan Israel menutup total Masjid Ibrahimi bagi jemaah muslim. Penutupan tersebut berlangsung bersamaan dengan perayaan hari besar Yahudi.
Pasukan Israel juga mengusir penjaga dan pegawai masjid. Mereka menjadwalkan penutupan hingga Senin malam dan mengalokasikan masjid untuk ibadah serta perayaan Yahudi. Larangan mengumandangkan azan di Masjid Ibrahimi juga telah mencatat rekor mengkhawatirkan dengan memasuki hari ke-90 sejak pertama kali diberlakukan secara masif pada 21 Juni lalu.
Adapun secara keseluruhan, Kementerian Wakaf Palestina mencatat peningkatan drastis dalam frekuensi pelarangan azan di Palestina sepanjang tahun ini. Larangan azan tercatat sebanyak 57 terjadi di Tepi Barat dan Al-Quds kali pada Januari, 45 kali pada Februari, 68 kali pada Maret, melonjak hingga 91 kali pada April, dan 74 kali pada Mei. Sementara itu, pada bulan Juni, Israel melarang azan sebanyak 84 kali, yang kemudian meroket tajam mencapai 155 kali larangan pada bulan Agustus saja.
Baca juga: Perjuangan Anak Down Syndrome di Tengah Tenda Darurat Gaza
Pembatasan juga terjadi di situs Banat Yaqub, selatan Tulkarm. Pasukan Israel memasang papan pemberitahuan resmi yang secara sepihak menempatkan situs yang memiliki peninggalan dari periode Romawi dan Mamluk serta ruang salat tersebut di bawah kendali Badan Kepurbakalaan Israel.
Kementerian Wakaf Palestina mengecam langkah tersebut. Menurut kementerian, tindakan Israel mencakup pengambilalihan tanah wakaf dan dapat mendukung perluasan permukiman.
Sementara itu, pembatasan di Masjid Ibrahimi memiliki sejarah panjang. Sejak pembantaian 1994, Israel membagi akses dan penggunaan masjid secara spasial serta temporal. Penutupan terbaru ini kembali memicu kecaman luas serta meningkatkan kekhawatiran serius terhadap kebebasan beribadah, sementara Palestina terus mendesak adanya intervensi dari komunitas internasional untuk melindungi situs-situs suci Islam dan menjamin hak akses bagi jemaah.








