• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Rabu, Juli 1, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Memodifikasi Peta Silwan menjadi “Kota Daud”

by Adara Relief International
Maret 12, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Israel Memodifikasi Peta Silwan menjadi “Kota Daud”

Israel Memodifikasi Peta Silwan menjadi “Kota Daud”

32
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pemerintah Provinsi Al-Quds (Yerusalem) pada Selasa (10/03) memperingatkan tentang perubahan peta yang baru-baru ini terjadi di situs web pemerintah kota pendudukan Israel di Yerusalem. Perubahan ini terkait dengan pengklasifikasian ulang sebagian kota Silwan dan penggabungannya ke lingkungan “Kota Daud”. Ia menegaskan bahwa tindakan ini tidak sah.

Pemerintah provinsi menjelaskan bahwa modifikasi tersebut menunjukkan perubahan dalam pembagian perencanaan oleh otoritas pendudukan di kota tersebut. Selain itu, perubahan ini juga mengindikasikan pengurangan luas wilayah Kota Silwan dan penggabungan kembali sebagian wilayahnya, terutama wilayah Wadi Hilweh. Wilayah tersebut tergabung ke dalam wilayah yang oleh otoritas pendudukan sebut sebagai “Kota Daud”. Mereka memperkirakan luasnya sekitar 333,76 dunum (3337,6 hektar).

Laporan tersebut menunjukkan bahwa klasifikasi ini termasuk dalam rencana untuk mengubah sebagian kota menjadi zona wisata dan arkeologi yang dipimpin oleh proyek-proyek permukiman. Tindakan ini secara praktis menyebabkan penyusutan ruang kota Palestina di Silwan. Akibatnya, hal ini berdampak langsung pada perencanaan penggunaan lahan dan tingkat layanan kota terhadap penduduk, di samping dampaknya pada narasi sejarah dan warisan tempat tersebut.

Baca juga : “Israel Keluarkan Perintah Evakuasi dan Sita Rumah Warga di Silwan“

Pemerintah provinsi menegaskan bahwa pembagian atau “batas kota” yang Israel berlakukan di Al-Quds adalah tindakan sepihak dan ilegal. Tindakan tersebut bertujuan untuk membentuk kembali ruang spasial dan demografis di Al-Quds bagian timur dengan cara yang menguntungkan proyek-proyek permukiman.

Langkah-langkah ini juga mencerminkan jalur restrukturisasi spasial dan politik yang lebih dalam di kota tersebut. Ini terjadi melalui pendefinisian ulang lingkungan dan menghubungkannya dengan kerangka warisan dan arkeologi yang mendukung narasi permukiman. Tindakan tersebut terjadi terutama di daerah-daerah yang terhubung dengan Kota Tua Al-Quds dan sekitar Masjid Al-Aqsa, serta area yang Israel sebut “Cekungan Suci”.

Pemerintah daerah menjelaskan bahwa Silwan adalah salah satu kota Palestina tertua di Al-Quds yang terletak tepat di selatan Masjid Al-Aqsa. Sejarahnya berawal dari ribuan tahun yang lalu, membuat kota ini menjadi salah satu inti sejarah.

Kota itu terkenal karena perannya dalam melindungi perluasan selatan Kota Tua, sehingga dijuluki “Pelindung Al-Quds”. Akan tetapi, sejak pendudukan Al-Quds pada 1967, kota itu telah menjadi sasaran yahudisasi berkelanjutan. Tindakan tersebut bertujuan untuk mengubah karakter demografis dan geografisnya, melalui perebutan tanah dan rumah untuk kepentingan asosiasi pemukim.

Luas wilayah Silwan sebelum pendudukan pada 1967 mencapai sekitar 5.640 dunum. Namun, penyitaan dan permukiman menyebabkan pengurangan luas wilayah tersebut. Ini terjadi karena penyitaan sebagian besar lahannya dan pembangunan proyek permukiman di atasnya.

Laporan itu juga menunjukkan bahwa asosiasi pemukim menargetkan kota tersebut dengan proyek arkeologi dan pariwisata sebagai kedok untuk mengendalikan tanah dan memaksakan narasi alkitabiah yang mereka klaim seputar “Kota Daud”.

Baca Juga

CPJ Hapus 20 Nama Jurnalis Gaza, Anggota Dewan Mundur Setelah Pertanyakan Standar Ganda

3.465 Pelanggaran Gencatan Senjata Gaza: Israel Bunuh 1.045 Sipil dan Blokir 64% Bantuan

Pemerintah Provinsi Al-Quds menegaskan bahwa semua tindakan Israel di kota itu tidak sah dan ilegal menurut hukum internasional. Mereka tidak akan memberikan hak apa pun kepada pendudukan di Al-Quds, terlepas dari besar atau kedalaman tindakan tersebut.

Pernyataan itu menegaskan bahwa tindakan yang menargetkan Al-Quds dan situs-situs suci Islam dan Kristen di sana termasuk dalam kategori kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Mereka menekankan bahwa tindakan tersebut tidak akan berhasil mematahkan keteguhan hati warga Al-Quds atau mencabut mereka dari tanah mereka. Sebab, mereka tetap terus berkomitmen pada hak mereka atas kota mereka dan identitas sejarah serta nasional mereka.

Sumber: Palinfo

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Lakukan 122 Kejahatan Terhadap Jurnalis Sepanjang Februari

Next Post

Puluhan Perempuan Unjuk Rasa di Tulkarem untuk Mendukung Perempuan Tawanan

Adara Relief International

Related Posts

CPJ Hapus 20 Nama Jurnalis Gaza, Anggota Dewan Mundur Setelah Pertanyakan Standar Ganda
Berita Kemanusiaan

CPJ Hapus 20 Nama Jurnalis Gaza, Anggota Dewan Mundur Setelah Pertanyakan Standar Ganda

by Adara Relief International
Juni 30, 2026
0
17

Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) kembali menjadi sorotan setelah Nika Soon-Shiong mengungkap bahwa ia tidak lagi menjadi anggota dewan organisasi tersebut....

Read moreDetails
3.465 Pelanggaran Gencatan Senjata Gaza: Israel Bunuh 1.045 Sipil dan Blokir 64% Bantuan

3.465 Pelanggaran Gencatan Senjata Gaza: Israel Bunuh 1.045 Sipil dan Blokir 64% Bantuan

Juni 30, 2026
14
Remaja 15 Tahun Asal Al-Quds Ditembak Mati di Al-Bireh, Kegubernuran Kecam Eksekusi Israel

Remaja 15 Tahun Asal Al-Quds Ditembak Mati di Al-Bireh, Kegubernuran Kecam Eksekusi Israel

Juni 30, 2026
19
65 Pelajar Palestina Ditangkap Israel di Tepi Barat, 4 di Antaranya Saat Ujian Nasional

65 Pelajar Palestina Ditangkap Israel di Tepi Barat, 4 di Antaranya Saat Ujian Nasional

Juni 30, 2026
14
241 Anak Palestina Terbunuh di Tepi Barat, B’Tselem: Tertinggi Sejak Pendudukan 1967

241 Anak Palestina Terbunuh di Tepi Barat, B’Tselem: Tertinggi Sejak Pendudukan 1967

Juni 30, 2026
17
Global Sumud Flotilla 2026: Kapal Handala II dari Swedia Bersiap Tembus Bantuan ke Gaza

Global Sumud Flotilla 2026: Kapal Handala II dari Swedia Bersiap Tembus Bantuan ke Gaza

Juni 29, 2026
19
Next Post
Puluhan Perempuan Unjuk Rasa di Tulkarem untuk Mendukung Perempuan Tawanan

Puluhan Perempuan Unjuk Rasa di Tulkarem untuk Mendukung Perempuan Tawanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 150 Keluarga di Al Quds

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630