• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Agustus 7, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Aktivis HAM Mahmoud Khalil Gugat Pemerintah AS

by Adara Relief International
Juli 15, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hubungan Internasional dan Politik
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Aktivis HAM Mahmoud Khalil Gugat Pemerintah AS

Mahmoud Khalil Gugat Pemerintah AS

17
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Mahmoud Khalil, seorang aktivis HAM dan mantan pemimpin aksi mahasiswa di Universitas Columbia, resmi mengajukan gugatan ke pengadilan federal pada Selasa (15/7) terhadap pemerintah Amerika Serikat serta sejumlah organisasi swasta. Khalil menuding adanya persekongkolan sistematis yang melibatkan pejabat pemerintahan Presiden Donald Trump, Heritage Foundation, Canary Mission, dan Betar dalam upaya membungkam suara pendukung Palestina melalui praktik doxing, penahanan sewenang-wenang, hingga ancaman deportasi.

Baca Juga

Genosida Gaza Hancurkan Sektor Peternakan Unggas dan Perburuk Krisis Pangan

Serangan Pemukim Israel di Masafer Yatta Lukai Warga dan Bakar Rumah Palestina

Dalam gugatannya, Khalil merujuk pada Ku Klux Klan Act, sebuah undang-undang yang melarang kolusi antara pemerintah dengan kelompok vigilante untuk menekan hak sipil. Khalil menegaskan bahwa langkah hukum ini melampaui kepentingan pribadinya. Lebih dari itu, langkah ini bertujuan meminta pertanggungjawaban atas kampanye terstruktur terhadap siapa pun yang berani mengkritik Israel.

Baca juga: “Evakuasi Medis Gaza, 35 Pasien Keluar untuk Mendapatkan Perawatan”

Ia dengan tegas membantah tuduhan antisemitisme yang tertuju kepadanya. Ia menyatakan bahwa seluruh aksi protesnya murni sebagai bentuk penolakan atas penggunaan dana publik dan biaya kuliah untuk investasi pada industri senjata yang terkait dengan agresi di Gaza.

Kisah perjuangan Khalil berawal dari penangkapannya oleh otoritas imigrasi AS di apartemen kampusnya pada Maret 2025. Ia sempat mendekam selama 104 hari di pusat detensi imigrasi Louisiana sebelum akhirnya dibebaskan atas perintah hakim federal.

Selama masa penahanan tersebut, Khalil kehilangan momen berharga menyaksikan kelahiran anak pertamanya. Meski telah bebas, ia saat ini masih menghadapi proses deportasi yang panjang. Proses deportasinya bahkan berpotensi hingga ke tingkat Mahkamah Agung Amerika Serikat. Kasus ini kini menjadi sorotan nasional mengenai batas kebebasan berpendapat dan perlindungan hak asasi manusia bagi aktivis di Amerika Serikat.

Sumber: MEMO, TRT World

ShareTweetSendShare
Previous Post

Serangan Drone Israel di Gaza Bunuh 11 Warga, Termasuk Kepala Polisi Jabalia

Next Post

Israel Umumkan Ekspansi Besar-besaran Permukiman Ilegal di Tepi Barat Senilai 2,3 Miliar Dolar AS

Adara Relief International

Related Posts

Genosida Gaza Hancurkan Sektor Peternakan Unggas dan Perburuk Krisis Pangan
Berita Kemanusiaan

Genosida Gaza Hancurkan Sektor Peternakan Unggas dan Perburuk Krisis Pangan

by Adara Relief International
Agustus 7, 2026
0
15

Agresi militer Israel di Jalur Gaza terus mendatangkan kehancuran total di berbagai lini, termasuk melumpuhkan sektor pertanian dan peternakan unggas...

Read moreDetails
Serangan Pemukim Israel di Masafer Yatta Lukai Warga dan Bakar Rumah Palestina

Serangan Pemukim Israel di Masafer Yatta Lukai Warga dan Bakar Rumah Palestina

Agustus 7, 2026
14
Denda Azan di Israel Dinilai Ancam Kebebasan Beribadah Umat Islam

Denda Azan di Israel Dinilai Ancam Kebebasan Beribadah Umat Islam

Agustus 7, 2026
13
Serangan Israel di Kamp Pengungsi Qalandia Perburuk Kondisi Warga Palestina

Serangan Israel di Kamp Pengungsi Qalandia Perburuk Kondisi Warga Palestina

Agustus 7, 2026
14
Analis Israel: Kekerasan Pemukim di Tepi Barat Tak Terkendali, Militer Justru Lindungi Aksi Ekstrem

Analis Israel: Kekerasan Pemukim di Tepi Barat Tak Terkendali, Militer Justru Lindungi Aksi Ekstrem

Agustus 7, 2026
19
Mesir Desak Israel Buka Perlintasan Rafah untuk Bantuan Gaza

Mesir Desak Israel Buka Perlintasan Rafah untuk Bantuan Gaza

Agustus 6, 2026
24
Next Post
Israel Umumkan Ekspansi Besar-besaran Permukiman Ilegal di Tepi Barat Senilai 2,3 Miliar Dolar AS

Israel Umumkan Ekspansi Besar-besaran Permukiman Ilegal di Tepi Barat Senilai 2,3 Miliar Dolar AS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konvoi Truk Air Bersih Sahabat Adara Memasuki Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karakter Para Pejuang Hijrah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Mata yang Memikul Trauma Mendalam — Laporan Program DYP Juni 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630