• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Agustus 11, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Rencana Perdamaian Gaza Ditolak Israel, Penarikan Pasukan Ditunda

by Adara Relief International
Agustus 11, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hubungan Internasional dan Politik
Reading Time: 1 min read
0 0
0
Rencana Perdamaian Gaza Ditolak Israel, Penarikan Pasukan Ditunda
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Rencana perdamaian Gaza kembali menghadapi hambatan setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak proposal 15 poin yang didukung Presiden AS Donald Trump. Netanyahu juga menegaskan pasukan Israel tidak akan menarik diri sebelum Hamas dilucuti sepenuhnya.

Penolakan tersebut mendapat kecaman dari Kantor Media Pemerintah Gaza (GMO). Menurut GMO, sikap Netanyahu menunjukkan Israel menjauh dari jalur negosiasi. GMO juga menilai Israel menggunakan perundingan sebagai alasan untuk memperpanjang perang.

GMO menegaskan pihak Palestina telah menunjukkan fleksibilitas untuk menghentikan serangan. Namun, Israel terus menghambat gencatan senjata dan mengembalikan perundingan ke titik awal.

Sementara itu, rencana perdamaian Gaza menetapkan mekanisme berbeda terkait persenjataan Palestina. Hamas dan kelompok Palestina lainnya tidak menyerahkan senjata kepada Israel. Sebaliknya, Komite Nasional akan mengendalikan proses pengumpulan dan penyimpanan senjata.

Baca Juga

Taybeh, Desa Kristen di Tepi Barat Ditetapkan sebagai Zona Militer di Tengah Serangan Pemukim

Rumah Sakit Lapangan Gaza Dibuka untuk Layani 500.000 Warga

Dokumen tersebut menyebut Komite Nasional sebagai otoritas tunggal untuk mencatat senjata. Komite itu juga bertugas mengeluarkan izin serta menegakkan hukum di Gaza.

Namun, Hamas menyatakan tidak akan menjalankan rencana perdamaian Gaza sebelum Israel memenuhi kewajibannya. Hamas menuntut penghentian serangan, peningkatan bantuan kemanusiaan, serta penarikan pasukan Israel dari Gaza.

Proposal tersebut juga mengatur transisi bertahap. Setiap tahap bergantung pada pemenuhan kewajiban tahap sebelumnya. Komisi internasional akan memverifikasi pelaksanaan setiap kewajiban.

Sebelumnya, Trump mengatakan pasukan Israel akan menarik diri seiring selesainya proses perlucutan senjata. Pasukan stabilisasi internasional juga akan membantu bersama kepolisian Palestina.

Penolakan Israel menjadikan rencana perdamaian Gaza menghadapi kebuntuan. GMO meminta mediator, PBB, dan masyarakat internasional menekan Israel agar menghentikan perang, menarik pasukan, membuka perlintasan, dan memungkinkan rekonstruksi Gaza.

Sumber: Palinfo, MEE

ShareTweetSendShare
Previous Post

Rumah Sakit Lapangan Gaza Dibuka untuk Layani 500.000 Warga

Next Post

Taybeh, Desa Kristen di Tepi Barat Ditetapkan sebagai Zona Militer di Tengah Serangan Pemukim

Adara Relief International

Related Posts

Taybeh, Desa Kristen di Tepi Barat Ditetapkan sebagai Zona Militer di Tengah Serangan Pemukim
Berita Kemanusiaan

Taybeh, Desa Kristen di Tepi Barat Ditetapkan sebagai Zona Militer di Tengah Serangan Pemukim

by Adara Relief International
Agustus 11, 2026
0
11

Taybeh, salah satu desa Kristen Palestina di Tepi Barat, telah tentara Israel tetapkan sebagai zona militer tertutup pada Senin. Keputusan...

Read moreDetails
Rumah Sakit Lapangan Gaza Dibuka untuk Layani 500.000 Warga

Rumah Sakit Lapangan Gaza Dibuka untuk Layani 500.000 Warga

Agustus 11, 2026
10
Krisis Air Gaza Memburuk, 30.000 Warga Kehilangan Akses Air Bersih

Krisis Air Gaza Memburuk, 30.000 Warga Kehilangan Akses Air Bersih

Agustus 10, 2026
18
Syekh Sabri: Israel Rencanakan Sabuk Permukiman Kepung Al-Aqsa

Syekh Sabri: Israel Rencanakan Sabuk Permukiman Kepung Al-Aqsa

Agustus 10, 2026
79
Foto Bocor: Warga Palestina Jadi Tameng Manusia lalu Dieksekusi

Foto Bocor: Warga Palestina Jadi Tameng Manusia lalu Dieksekusi

Agustus 10, 2026
24
Eks Jendral Israel: Kehancuran Gaza Harus Dipertahankan Hingga Generasi Mendatang

Eks Jendral Israel: Kehancuran Gaza Harus Dipertahankan Hingga Generasi Mendatang

Agustus 10, 2026
32
Next Post
Taybeh, Desa Kristen di Tepi Barat Ditetapkan sebagai Zona Militer di Tengah Serangan Pemukim

Taybeh, Desa Kristen di Tepi Barat Ditetapkan sebagai Zona Militer di Tengah Serangan Pemukim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karakter Para Pejuang Hijrah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konvoi Truk Air Bersih Sahabat Adara Memasuki Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Syekh Sabri: Israel Rencanakan Sabuk Permukiman Kepung Al-Aqsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630