JAKARTA-Menjalankan ibadah di bulan Ramadan di tengah genosida dan kehancuran pasti terasa sangat berat. Rindu akan hidangan khas di rumah, keluarga yang berkumpul, dan tradisi-tradisi lokal yang menghangatkan. Itulah yang saat ini dirasakan oleh warga Palestina di Jalur Gaza. Untuk menghibur mereka, pada 17 Maret 2026, Sahabat Adara mengirimkan makanan berbuka puasa untuk saudara-saudara kita di Gaza. Makanan berbuka puasa ini telah memberi manfaat bagi 1.874 orang yang tinggal di Gaza selatan.

Bagi kebanyakan orang, momen Idul Fitri merupakan waktu untuk kembali ke rumah dan berkumpul kembali dengan keluarga. Akan tetapi, penduduk Gaza belum bisa mewujudkan tradisi tersebut tahun ini. Genosida yang berlangsung selama lebih dari dua tahun telah menghancurkan rumah-rumah penduduk. Selain itu, banyak keluarga kehilangan orang-orang tercinta mereka, membuat Ramadan tahun ini terasa berbeda.
Di pengungsian, penduduk Gaza hidup di tengah kesulitan dan kekurangan. Mereka hanya memiliki tenda tipis yang tidak bisa melindungi dari panas dan hujan. Banyak keluarga juga telah kehilangan pencari nafkah mereka akibat serangan Israel. Alhasil, para pengungsi sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga mereka, termasuk untuk mendapatkan makanan berbuka puasa.

Akan tetapi, pada bulan Ramadan tahun ini, Sahabat Adara ingin berbagi keberkahan dengan saudara-saudara kita di Jalur Gaza. Pada 17 Maret 2026, Sahabat Adara mengirimkan makanan berbuka puasa berupa hidangan nasi hangat dan daging yang dibagikan kepada penduduk Palestina di Gaza selatan. Paket makanan berbuka puasa ini telah memberi manfaat bagi 1.874 orang yang tinggal di Gaza selatan.



Bagi kita, mungkin berbuka puasa dengan berbagai macam hidangan bersama keluarga merupakan hal yang biasa. Akan tetapi, bagi penduduk Gaza, memiliki makanan yang layak untuk berbuka merupakan hal yang sangat berharga. Terima kasih Sahabat Adara, makanan berbuka puasa darimu telah mengobati kerinduan penduduk Gaza yang menantikan momen berbuka puasa dengan makanan yang layak.








![Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/FOTNASPSKNKU3P3PJRLMSN3J4E-350x250.jpg)