JAKARTA-Jika biasanya penduduk Indonesia melakukan mudik setiap tahunnya menjelang Idul Fitri, penduduk Palestina belum bisa melakukannya. Bagi mereka yang tinggal di pengungsian, kembali ke kampung halaman merupakan hal yang sangat sulit, bahkan nyaris mustahil akibat penjajahan Israel. Oleh sebab itu, pada 16 dan 17 Maret 2026, Sahabat Adara mengirimkan hadiah Hari Raya ke kamp pengungsian Palestina di Lebanon. Hadiah Hari Raya yang disalurkan telah memberi manfaat bagi 200 anak yang tinggal di kamp Ainul Hilwah, Lebanon.

Ainul Hilwah merupakan kamp pengungsian Palestina yang terbesar di negara Lebanon. Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) saat ini menampung 800 orang di empat tempat penampungannya. Banyak di antara para pengungsi tersebut yang telah tinggal bertahun-tahun di pengungsian tanpa pernah kembali ke tanah airnya. Generasi-generasi yang lahir setelahnya pun sama, mereka mengemban status pengungsi sejak lahir tanpa pernah menginjakkan kaki di tanah leluhur mereka.
UNRWA menyebutkan bahwa ribuan orang di kamp pengungsian sangat membutuhkan perlindungan di negara yang memandang mereka sebagai “pendatang”. Mereka juga sangat membutuhkan kebutuhan dasar seperti pakaian, makanan, perawatan kesehatan, dan layanan kesehatan mental. Meski UNRWA telah berusaha membantu kebutuhan mereka, namun para pengungsi tetap membutuhkan uluran tangan dari banyak pihak.

Menjelang Idul Fitri tahun ini, Sahabat Adara ingin berbagi kebahagiaan dengan mengirimkan hadiah Hari Raya untuk pengungsi Palestina di Lebanon. Pada 16 dan 17 Maret 2026, hadiah Hari Raya berupa pakaian baru telah tiba di kamp pengungsian Palestina di Lebanon. Hadiah Hari Raya yang disalurkan telah memberi manfaat bagi 200 anak yang tinggal di kamp Ainul Hilwah, Lebanon.



Bagi mereka yang merayakan Idul Fitri jauh dari tanah airnya, pakaian baru merupakan hiburan yang sangat berarti menjelang Hari Raya. Terima kasih Sahabat Adara, hadiah Hari Raya darimu telah membahagiakan ratusan anak Palestina di kamp pengungsian Lebanon.







![Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/FOTNASPSKNKU3P3PJRLMSN3J4E-350x250.jpg)