JAKARTA-Sejak Zionis menghancurkan desa-desa Palestina pada tahun 1948, warga Palestina yang diusir terpaksa mengungsi ke negara-negara lain, salah satunya Yordania. Hingga hari ini, penjajahan yang masih berlangsung membuat mereka belum bisa kembali ke tanah air mereka, Palestina. Meski rindu akan kampung halaman akan selalu ada, namun Sahabat Adara ingin mendatangkan kebahagiaan untuk warga Palestina yang tinggal di pengungsian. Pada 17 Februari 2026, paket makanan hangat dan bahan pokok dari Sahabat Adara telah tiba di Yordania. Bantuan tersebut telah memberi manfaat bagi 1.200 orang yang tinggal di Jerash dan Zarqa (Kamp Gaza, Kamp Sukhna), Yordania.

Ada lebih dari 2,39 juta pengungsi Palestina yang terdaftar tinggal di Yordania, berdasarkan data dari UNRWA. Dari jumlah tersebut, sekitar 18 persen tinggal di sepuluh kamp pengungsian Palestina yang diakui seluruh negara, sedangkan sisanya tinggal di tiga kamp yang tidak resmi atau di dekat kamp-kamp tersebut. UNRWA menyebutkan bahwa seluruhnya hidup dalam kondisi sosial-ekonomi yang sama. Mayoritas menderita kemiskinan yang sangat parah dan hidup dalam status hukum yang tak pasti.
Sebagaimana pengungsi di negara-negara lain, pengungsi Palestina di Yordania juga menghadapi tantangan yang rumit. Status mereka sebagai pengungsi membuat hak-hak yang mereka dapatkan tidak bisa sama dengan warga negara resmi. Pada akhirnya, kesulitan untuk melamar pekerjaan dan bersekolah membuat para pengungsi terjebak dalam kemiskinan dan kondisi kemanusiaan yang sulit.

Para pengungsi Palestina telah menghadapi banyak hal yang membuat mereka sedih dan khawatir. Oleh sebab itu, Sahabat Adara berusaha hadir untuk mereka dan memberikan kebutuhan yang paling dasar untuk mengurangi beban mereka. Pada 17 Februari 2026, paket makanan hangat dan bahan pokok dari Sahabat Adara telah tiba di Yordania. Bantuan tersebut telah memberi manfaat bagi 1.200 orang yang tinggal di Jerash dan Zarqa (Kamp Gaza, Kamp Sukhna), Yordania.




Dalam kondisi yang tidak menentu saat ini, para pengungsi tidak bisa menebak kapan mereka bisa kembali lagi ke Palestina. Namun, uluran tangan dari Sahabat Adara akan selalu merangkul mereka dan membuat mereka tidak merasa sendirian. Terima kasih Sahabat Adara, bantuan darimu telah mendatangkan sukacita bagi para pengungsi Palestina di Yordania.







