JAKARTA-Di Indonesia, salah satu ciri khas yang menandakan bulan Ramadan telah tiba adalah banyaknya pedagang yang menjual makanan-makanan khas untuk berbuka puasa. Di Gaza, dulunya pun juga sama. Pasar akan ramai oleh pedagang yang menjajakan makanan dan pembeli yang hendak menyiapkan hidangan untuk berbuka. Namun, kini genosida telah mengubah segalanya. Karena itu, pada 14 Maret 2026, Sahabat Adara berusaha mengembalikan keceriaan tersebut dengan mengirimkan makanan berbuka puasa. Makanan berbuka puasa tersebut telah memberi manfaat bagi 2.140 orang di Deir Balah.

Ketika bulan Ramadan, para pedagang di Indonesia akan menjual beragam jenis makanan untuk berbuka puasa. Baik itu makanan asin maupun manis, diolah dengan digoreng, direbus, maupun dikukus, juga minuman-minuman segar seluruhnya lengkap dan dapat dipilih. Namun, di Jalur Gaza, saudara-saudara kita tidak seberuntung itu. Mereka kini tidak punya pilihan selain berbuka dengan makanan apapun yang mereka temukan di hari itu. Jika mereka tidak menemukan makanan, tak ada pilihan selain kembali menahan lapar hingga mereka mendapatkan makanan.
Bagi sebagian orang, puasa tidak dimulai dari fajar dan berakhir saat matahari terbenam. Di Jalur Gaza, penduduknya berpuasa lebih panjang dari itu. Sebab, genosida dan blokade ketat telah menghalangi masuknya kebutuhan pokok, termasuk makanan. Akibatnya, banyak orang terpaksa menahan lapar, bahkan selama berhari-hari, sebab makanan sangat sulit didapatkan. Tak jarang, makanan yang mereka temukan juga sudah tidak layak, seperti roti yang keras, atau makanan yang sudah berjamur. Namun, mereka sama sekali tidak punya pilihan lain.

Di tengah krisis tersebut, Sahabat Adara ingin penduduk Gaza dapat berbuka puasa dengan makanan yang layak. Pada 14 Maret 2026, niat baik itu akhirnya dapat terlaksana. Makanan berbuka puasa untuk penduduk Gaza telah disalurkan. Makanan tersebut dimasak langsung di Gaza dan telah menjangkau 2.140 orang yang tinggal di Deir Balah.



Bagi penduduk Gaza yang tidak setiap hari bisa berbuka puasa dengan hidangan yang layak, makanan berbuka puasa dari Sahabat Adara merupakan hidangan istimewa bagi mereka. Terima kasih Sahabat Adara, dalam makanan yang Sahabat Adara kirimkan, ada cinta yang tertuang dalam setiap porsi yang dibagikan.








