17 Tawanan Palestina Mogok Makan, Memprotes Detensi Administratif Zionis

Masyarakat Tawanan Palestina, sebuah LSM lokal, mengatakan para tawanan melakukan mogok makan untuk memprotes kebijakan penahanan administratif Zionis Israel, yang memungkinkan Tel Aviv menahan warga Palestina tanpa pengadilan atau tuntutan.

LSM tersebut mengatakan salah satu tawanan yang melakukan mogok makan, Salem Zeidat di penjara Negev, berada dalam kondisi kesehatan yang serius. Menurut pernyataan itu, para tawanan yang mogok makan, ditahan di penjara Negev, kompleks penjara Beersheba, penjara Ashkelon, penjara Ohlekdar, penjara Megiddo, dan penjara Ofer.

Baca juga:

Pasukan Zionis Membunuh Warga Palestina Ketika Berlangsung Konvoi (Protes) Pemakaman di Tepi Barat

Tawanan Palestina yang Melakukan Aksi Mogok Makan Semakin Bertambah

Sejak awal tahun, sekitar 40 tawaban Palestina melakukan mogok makan sebagai protes atas penangkapan mereka yang dilakukan tanpa tuduhan atau pengadilan. Ada sekitar 4.850 tahanan Palestina di penjara-penjara Zionis, termasuk 41 wanita, 225 anak-anak, dan 40 tawanan administratif, menurut lembaga yang peduli dengan urusan tersebut.

Dari berbagai sumber.

 

***

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di FacebookTwitterYouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

Leave a Reply