Serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina terus meningkat di Tepi Barat. Pada Sabtu (6/06), puluhan serangan terjadi di kota Huwara, selatan Nablus. Akibatnya, sejumlah warga terluka dan berbagai properti mengalami kerusakan.
Pejabat hubungan masyarakat Huwara, Rana Abu Haniyeh, mengatakan bahwa para pemukim menyerang gedung pemerintah kota dan rumah-rumah warga secara langsung. Peristiwa ini menambah panjang daftar serangan terhadap komunitas Palestina. Selain itu, mereka mencuri sebuah mobil, sepeda, dan sekitar 35 hewan ternak milik penduduk setempat.
Kantor berita Palestina WAFA melaporkan bahwa salah satu korban luka merupakan anggota dewan kota Huwara. Ia mengalami luka akibat serpihan peluru di bagian kaki.
Baca juga : “Israel Rencanakan Tempat Pembuangan Limbah di Qalandia, 278 Dunam Lahan dan 40 Rumah Palestina Terancam”
Sementara itu, Komisi Perlawanan Tembok dan Permukiman Palestina mencatat 1.659 pelanggaran selama Mei 2026. Dari jumlah tersebut, pasukan pendudukan Israel melakukan 1.108 pelanggaran. Adapun para pemukim melakukan 551 pelanggaran.
Laporan itu menunjukkan bahwa serangan pemukim Israel meliputi pemukulan warga, pencabutan pohon, pembakaran lahan, perampasan harta benda, serta larangan terhadap petani yang hendak mengakses tanah milik mereka. Selain itu, pasukan Israel juga terus menghancurkan rumah dan bangunan pertanian warga Palestina.
Menurut laporan tersebut, wilayah al-Khalil (Hebron) mencatat 146 serangan pemukim Israel. Selanjutnya, Ramallah dan al-Bireh mencatat 132 serangan. Nablus berada di urutan berikutnya dengan 126 serangan.
Komisi juga mengungkap bahwa peluru para pemukim membunuh dua warga Palestina sepanjang Mei lalu. Sejak awal 2026, jumlah serangan pemukim Israel telah mencapai 2.567 kasus.
Sejak Oktober 2023, serangan tentara dan pemukim Israel di Tepi Barat telah membunuh sedikitnya 1.155 warga Palestina, melukai sekitar 11.750 orang, serta menyebabkan hampir 22.000 penangkapan.








![Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/FOTNASPSKNKU3P3PJRLMSN3J4E-350x250.jpg)