• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, April 16, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Studi Baru: Lebih dari 112.000 Warga Palestina Terbunuh di Gaza, Pola Kematian Serupa Genosida

by Adara Relief International
November 27, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Studi Baru: Lebih dari 112.000 Warga Palestina Terbunuh di Gaza, Pola Kematian Serupa Genosida
22
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa lebih dari 112.000 warga Palestina telah terbunuh di Jalur Gaza sejak serangan Israel dimulai pada Oktober 2023. Angka ini jauh melampaui data resmi dan menunjukkan pola pembunuhan yang, menurut para peneliti, mirip dengan genosida yang pernah didokumentasikan PBB.

Penelitian ini dilakukan oleh para ahli dari Max Planck Institute for Demographic Research di Jerman dan Centre for Demographic Studies di Spanyol, serta dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Population Health Metrics. Studi tersebut memperkirakan bahwa warga Palestina yang terbunuh di Gaza dalam periode 7 Oktober 2023 hingga 6 Oktober 2025 berkisar antara 99.997 hingga 125.915, dengan perkiraan median 112.069 kematian.

Temuan ini disusun dari berbagai sumber, mulai dari catatan rumah sakit, survei rumah tangga, hingga pengumuman kematian publik, serta mencakup ribuan korban yang tidak tercatat karena terkubur di bawah reruntuhan atau tidak sempat mendapatkan perawatan medis.

Studi tersebut menemukan bahwa sebagian besar korban adalah warga sipil. Anak-anak di bawah usia 15 tahun menyumbang 27% dari total kematian, perempuan 24%, dan lansia, terutama di atas 60 tahun sangat terabaikan dalam hitungan resmi.

Distribusi kematian yang menonjol pada perempuan, anak-anak, dan lansia ini tidak lazim dalam “konflik” militer biasa dan lebih menyerupai pola kematian dalam kasus genosida, sebagaimana dicatat oleh UN Inter-agency Group for Child Mortality Estimation.

Selain jumlah korban yang sangat besar, studi ini menunjukkan bahwa angka harapan hidup di Gaza runtuh secara ekstrem. Sebelum serangan, perempuan Gaza diperkirakan hidup hingga usia 77 tahun dan laki-laki 74 tahun. Namun pada akhir 2024, harapan hidup itu turun menjadi 46 tahun bagi perempuan dan hanya 36 tahun bagi laki-laki—salah satu penurunan paling dramatis yang pernah tercatat dalam studi demografi modern.

Hasil penelitian ini bertentangan dengan klaim Israel dan para pendukungnya bahwa angka korban yang dirilis otoritas kesehatan Palestina dilebih-lebihkan. Angka kematian yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sekitar 67.000 kematian, tetapi analisis Max Planck menunjukkan bahwa angka tersebut hanya mencerminkan korban yang terkonfirmasi, tidak termasuk ribuan korban yang tidak dapat didata karena hancurnya infrastruktur medis atau musnahnya seluruh keluarga dalam serangan udara.

Para peneliti menegaskan bahwa angka resmi Gaza justru cenderung konservatif dan tidak lengkap, bukan dibesar-besarkan.

Baca Juga

Siswa Palestina Terpaksa Belajar di Jalan Usai Akses Sekolah Diblokir Pemukim

Meta Diduga Raup Untung dari Konten Anti-Palestina

 

Sumber: MEMO

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Menyandera 32 Warga Palestina dan Mengusir Puluhan Keluarga dalam Operasi Militer Besar di Tepi Barat

Next Post

Komite Knesset Setujui RUU yang Izinkan Warga Israel Membeli Properti di Tepi Barat, Picu Kekhawatiran Aneksasi

Adara Relief International

Related Posts

754 Warga Gaza Terbunuh di tengah Gencatan Senjata
Berita Kemanusiaan

754 Warga Gaza Terbunuh di tengah Gencatan Senjata

by Adara Relief International
April 15, 2026
0
31

Sedikitnya 754 warga Gaza terbunuh dan ribuan lainnya terluka di Jalur Gaza sejak berlakunya gencatan senjata pada Oktober 2025, di...

Read moreDetails
Warga Palestina Gagalkan Upaya Perampasan Rumah di Tepi Barat

Warga Palestina Gagalkan Upaya Perampasan Rumah di Tepi Barat

April 15, 2026
20
Siswa Palestina Terpaksa Belajar di Jalan Usai Akses Sekolah Diblokir Pemukim

Siswa Palestina Terpaksa Belajar di Jalan Usai Akses Sekolah Diblokir Pemukim

April 15, 2026
19
Meta Diduga Raup Untung dari Konten Anti-Palestina

Meta Diduga Raup Untung dari Konten Anti-Palestina

April 15, 2026
20
Serangan Hama Melanda Gaza

Serangan Hama Melanda Gaza

April 15, 2026
24
Pakar PBB Desak Hentikan Serangan dan Pengusiran

Pakar PBB Desak Hentikan Serangan dan Pengusiran

April 14, 2026
15
Next Post
Komite Knesset Setujui RUU yang Izinkan Warga Israel Membeli Properti di Tepi Barat, Picu Kekhawatiran Aneksasi

Komite Knesset Setujui RUU yang Izinkan Warga Israel Membeli Properti di Tepi Barat, Picu Kekhawatiran Aneksasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eskalasi dan Agresi; Dalih Israel untuk Mengambil Alih Kendali Masjid Al-Aqsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630