Satelit Pertama Palestina Diciptakan oleh Seorang Insinyur Perempuan

Seorang insinyur perempuan dari Jenin, Bayan Abu Salama (25) adalah  insinyur perempuan lulusan Univesitas Birzeit. Bayan berasal dari Kota Jenin, ia berhasil merancang metode baru untuk membangun satelit mini yang dinamai model Palestine-1, model ini menjadi satelit pertama bagi Palestina.

Satelit pertama Palestina dari Bayan Abu Salama (25)
Satelit pertama Palestina dari Bayan Abu Salama (25)

Abu Salama sebelumnya menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Putri Beituniya di Ramallah, kemudian melanjutkan ke Departemen Teknik Mesin Universitas Birzeit dan lulus pada 2018. Ia kemudian melanjutkan pendidikan masternya ke Queen Mary University of London pada 2020 dan memperoleh gelar masternya dengan pujian pada tahun 2021.

Disertasi master Bayan Abu Salamah.

Memperoleh pendidikan tinggi merupakan hal yang begitu menyulitkan bagi rakyat Palestina. Pembatasan yang diberikan oleh Zionis membuat hambatan mereka untuk menimba ilmu semakin sulit, namun hal ini tak menyurutkan semangat para perempuan Palestina untuk menimba ilmu.

Baca juga: Perempuan Palestina Berusia 85 Tahun Meraih Gelar Sarjana

Sumber : Womenfpal

 

***

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di FacebookTwitterYouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

Leave a Reply