Peningkatan aksi pemukim Israel di Masjid Al Aqsa kembali memicu kekhawatiran setelah seorang pemukim memasuki kompleks masjid sambil mengenakan pakaian bergambar “Bait Suci” dan bertuliskan “Soon in Our Hands” atau “Segera berada di tangan kami”. Peningkatan aksi pemukim Israel di Masjid Al Aqsa dinilai menunjukkan upaya mengubah status quo yang telah berlaku selama puluhan tahun.
Pada 4 Agustus 2026, sedikitnya 181 pemukim merangsek ke halaman Masjid Al Aqsa dengan pengawalan ketat polisi Israel. Otoritas Israel bahkan memperpanjang waktu kunjungan pada pagi dan sore hari. Sejumlah pemukim juga menjalankan ritual Talmudiah di dalam kompleks masjid, sementara akses jemaah Palestina justru semakin dibatasi.
Baca juga: “Pengadilan Israel Hentikan Rencana Penempatan Buaya di Penjara Tawanan Palestina”
Sementara itu, Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina mencatat peningkatan aksi pemukim Israel sepanjang Juli 2026. Laporan tersebut merekam 27 aksi penyusupan. Para pemukim melakukan ritual keagamaan, mengenakan tefillin, mengibarkan bendera Israel, serta mendirikan kanopi permanen di bagian timur kompleks. Tekanan terhadap tokoh agama setempat juga meningkat, termasuk penahanan sementara terhadap Khatib Masjid Al-Aqsa, Syekh Mohammad Hussein.
Data menunjukkan peningkatan aksi pemukim Israel di Masjid Al Aqsa terus berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Lebih dari 1.128 pemukim memasuki kompleks masjid hanya dalam sepekan terakhir. Catatan menunjukkan bahwa sekitar 74 persen dari seluruh pelanggaran dan aksi serupa terjadi sepanjang periode 2022 hingga 2025.
Para pengamat menegaskan bahwa peningkatan aksi pemukim Israel di Masjid Al-Aqsa merupakan bagian dari agenda bertahap untuk mengubah identitas sejarah dan keagamaan kawasan suci tersebut. Menanggapi ancaman ini, berbagai tokoh masyarakat dan aktivis Al-Quds (Yerusalem) terus menyerukan peningkatan kehadiran jemaah Palestina sebagai bentuk perlindungan nyata sekaligus perlawanan terhadap segala upaya mengubah status quo Masjid Al-Aqsa dan Al-Quds.
Sumber: Palinfo








![Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/FOTNASPSKNKU3P3PJRLMSN3J4E-350x250.jpg)