Sekretaris Jenderal Federasi Media Olahraga Palestina, Mustafa Siam, melaporkan bahwa sedikitnya 1.014 atlet Palestina telah terbunuh dalam rangkaian agresi genosida Israel di Jalur Gaza sejak Oktober 2023. Angka korban jiwa tersebut mencakup para pemain profesional, pelatih, wasit, hingga jajaran pejabat sepak bola.
Korban terbaru adalah Abdel Fattah Abu al-Aish. Ia merupakan seorang pemain dari Jabalia Services Club yang terbunuh akibat serangan Israel pada Sabtu (29/08) di kawasan Tal al-Hawa, Kota Gaza. Ketika serangan diluncurkan, Abu al-Aish tengah berlatih dan mempersiapkan diri bersama timnya untuk mengikuti turnamen Thousand Martyrs’ Cup yang dijadwalkan bergulir pada 4 September di bawah naungan Asosiasi Sepak Bola Palestina. Jenazahnya telah dimakamkan di Kota Gaza pada Ahad (30/08) di hadapan para rekan atlet dan pendukung olahraga setempat.
Menurut Siam, kematian atlet Palestina dan kehancuran fasilitas olahraga telah membawa olahraga Palestina ke dalam krisis “eksistensial”. Lebih dari 50 dari 56 klub olahraga di Gaza hancur akibat serangan Israel. Sekitar 20 lapangan sepak bola lima lawan lima juga mengalami kehancuran.
Selain itu, serangan menghancurkan stadion, gedung olahraga, akademi atlet, dan fasilitas lainnya. Kondisi tersebut membuat atlet Palestina kesulitan melanjutkan kegiatan olahraga. Upaya menghidupkan kembali olahraga mulai berlangsung pada Maret melalui turnamen sepak bola lima lawan lima. Namun, penyelenggara hanya memiliki tiga lapangan yang masih berfungsi.
Siam mengatakan bahwa serangan juga membunuh atlet Palestina di Tepi Barat. Sementara itu, sejumlah pemain, pelatih, dan pengurus olahraga juga mengalami penahanan.
Menurut data Palestina, lebih dari 73.000 warga Palestina telah terbunuh. Di samping itu, lebih dari 174.000 warga terluka sejak awal agresi Gaza pada Oktober 2023. Namun, di tengah hancurnya fasilitas dan hilangnya sumber daya manusia yang berharga, komunitas olahraga Palestina terus berjuang mempertahankan eksistensi mereka di tengah kepungan serangan Israel.








