• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Februari 16, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Tolak 107 Permintaan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Sejak Gencatan Senjata

by Adara Relief International
November 7, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Warga Palestina, termasuk anak-anak, mengantre panjang untuk menerima makanan hangat yang didistribusikan oleh berbagai lembaga amal di wilayah al-Mawasi, Khan Yunis, Gaza, pada 5 November 2025. [Abed Rahim Khatib – Anadolu Agency]

Warga Palestina, termasuk anak-anak, mengantre panjang untuk menerima makanan hangat yang didistribusikan oleh berbagai lembaga amal di wilayah al-Mawasi, Khan Yunis, Gaza, pada 5 November 2025. [Abed Rahim Khatib – Anadolu Agency]

22
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan bahwa Israel telah menolak 107 permintaan masuknya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza sejak diberlakukannya gencatan senjata pada 10 Oktober 2025, sehingga menghalangi pasokan bantuan penting bagi warga sipil.
Juru bicara PBB, Farhan Haq, menjelaskan dalam konferensi pers bahwa bantuan yang ditolak mencakup selimut, pakaian musim dingin, serta peralatan untuk pemeliharaan dan pengoperasian layanan air, sanitasi, dan kebersihan. Hampir 90% dari permintaan yang ditolak berasal dari lebih dari 330 lembaga swadaya masyarakat lokal dan internasional, dengan lebih dari separuh penolakan didasarkan pada alasan bahwa organisasi tersebut tidak memiliki otorisasi untuk membawa bantuan ke Gaza.

Haq menegaskan bahwa PBB dan para mitranya di lapangan dapat melakukan lebih banyak hal jika berbagai hambatan dihapus. Beberapa barang yang ditolak, menurutnya, dianggap oleh otoritas Israel tidak termasuk dalam kategori bantuan kemanusiaan, sementara lainnya diklasifikasikan sebagai barang “berfungsi ganda” (dual-use), seperti kendaraan dan suku cadangnya, panel surya, beberapa jenis toilet portabel, mesin rontgen, dan generator.
Mengutip laporan dari Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), Haq menyebut bahwa ledakan di kawasan permukiman terus terjadi setiap hari di berbagai wilayah yang masih diduduki militer Israel, terutama di Khan Younis bagian timur, Gaza City bagian timur, dan Rafah. Serangan udara di “garis kuning”, batas ilegal buatan Israel, juga terus berlangsung dan menimbulkan korban jiwa, menempatkan warga sipil termasuk pekerja kemanusiaan dalam bahaya.

Haq mengingatkan militer Israel agar mematuhi kewajibannya untuk senantiasa melindungi warga sipil selama operasi berlangsung. “Garis kuning” sendiri merupakan garis penarikan pertama yang disepakati dalam tahap awal perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas, yang memisahkan wilayah di bagian timur yang masih berada di bawah kendali militer Israel dari wilayah barat tempat warga Palestina diperbolehkan bergerak.

Baca Juga

Gaza Menghadapi Krisis Bahan Bakar untuk Memasak

Anak-Anak Gaza Mengorbankan Pendidikan Mereka untuk Bekerja

Terkait pergerakan penduduk, PBB mencatat lebih dari 680.000 perpindahan dari Gaza bagian selatan ke utara sejak gencatan senjata dimulai, serta hampir 113.000 perpindahan dari barat ke timur Khan Younis. Meski demikian, banyak pengungsi memilih untuk tetap berada di lokasi mereka saat ini karena kehancuran yang meluas, ketiadaan alternatif tempat tinggal, serta ketidakpastian terkait keamanan dan layanan dasar di wilayah asal mereka.

Sumber: MEMO, AA

ShareTweetSendShare
Previous Post

PBB Luncurkan Kampanye Imunisasi Terpadu untuk 44.000 Anak di Gaza

Next Post

Pasukan Israel Bunuh Anak dan Lansia Palestina, Hancurkan Sejumlah Rumah di Tepi Barat

Adara Relief International

Related Posts

Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida
Berita Kemanusiaan

Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

by Adara Relief International
Februari 13, 2026
0
23

Organisasi Tawanan Palestina (PPS) melaporkan pada Kamis (12/02) bahwa pasukan pendudukan Israel (IOF) telah menangkap sekitar 22.000 warga Palestina di...

Read moreDetails
8.000 Jenazah Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan di Gaza

8.000 Jenazah Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan di Gaza

Februari 13, 2026
20
Gaza Menghadapi Krisis Bahan Bakar untuk Memasak

Gaza Menghadapi Krisis Bahan Bakar untuk Memasak

Februari 13, 2026
14
Anak-Anak Gaza Mengorbankan Pendidikan Mereka untuk Bekerja

Anak-Anak Gaza Mengorbankan Pendidikan Mereka untuk Bekerja

Februari 13, 2026
16
Perempuan Tawanan Palestina di Penjara Israel Meningkat Menjadi 59

Perempuan Tawanan Palestina di Penjara Israel Meningkat Menjadi 59

Februari 13, 2026
30
Israel Tangkap Kembali Perempuan Jurnalis Palestina yang Dibebaskan

Israel Tangkap Kembali Perempuan Jurnalis Palestina yang Dibebaskan

Februari 12, 2026
25
Next Post
Tepi Barat telah mengalami peningkatan kekerasan militer dan pemukim Israel selama dua tahun terakhir [Getty]

Pasukan Israel Bunuh Anak dan Lansia Palestina, Hancurkan Sejumlah Rumah di Tepi Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630