• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, April 21, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Murka atas Gelombang Pengakuan Negara Palestina

by Adara Relief International
September 22, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Israel Murka atas Gelombang Pengakuan Negara Palestina
24
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Israel bereaksi keras pada Ahad setelah Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal secara resmi mengakui negara Palestina, bertepatan dengan penyelenggaraan Sidang Umum PBB ke-80 di New York.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa negara Palestina “tidak akan pernah ada di sebelah barat Sungai Yordan.” Ia menyebut pengakuan tersebut sebagai “hadiah besar bagi terorisme”. Netanyahu juga menegaskan bahwa kabinetnya telah menggandakan pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat dan akan terus memperluasnya. Ia berjanji akan memberikan “respons penuh” setelah kembali dari Amerika Serikat.

Kementerian Luar Negeri Israel mengecam langkah itu sebagai “imbalan bagi Hamas.” Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir menyebut pengakuan tersebut sebagai “hadiah bagi para pembunuh” dan menyerukan agar Israel segera memberlakukan kedaulatan penuh di Tepi Barat serta menghancurkan Otoritas Palestina. Sementara itu, Menteri Keuangan Bezalel Smotrich menegaskan bahwa “hari-hari ketika Inggris atau negara lain menentukan masa depan Israel telah berakhir,” sembari mendorong aneksasi wilayah Tepi Barat.

Namun, tidak semua pihak di Israel sejalan. Yair Golan, pemimpin Partai Demokrat Israel, menilai pengakuan internasional itu memperlihatkan “kegagalan politik besar” Netanyahu dan Smotrich, serta menjadi pukulan telak bagi keamanan Israel.

Gelombang pengakuan terhadap Palestina kini semakin meluas. Sembilan negara yaitu Inggris, Prancis, Australia, Kanada, Belgia, Luksemburg, Malta, Andorra, San Marino, dan Portugal menyatakan akan mengakui Palestina dalam sidang PBB kali ini. Dengan demikian, Palestina akan diakui oleh 147 dari 193 negara anggota PBB. Dukungan Inggris, Prancis, dan Portugal juga menandai bahwa empat dari lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB kini mengakui Palestina. Hanya Amerika Serikat yang tetap menolak.

Baca Juga

Perundingan Hamas-AS di Kairo Buntu Bahas Gencatan Gaza

PBB: Rata-Rata 47 Perempuan Terbunuh Setiap Hari di Gaza

Bagi Palestina, pengakuan ini menjadi terobosan politik dan hukum penting yang memperkuat kampanye keanggotaan penuh di PBB serta menuntut pertanggungjawaban Israel atas kejahatan perang. Namun, sejumlah pengamat menilai langkah ini datang terlambat. Genosida yang masih berlangsung di Gaza serta pembersihan etnis di Tepi Barat tidak bisa dihentikan hanya dengan pengakuan diplomatik. Bagi rakyat Palestina, kebutuhan mendesak tetaplah tindakan nyata untuk menghentikan agresi Israel, bukan sekadar pernyataan politik.

Sumber:

Qudsnen

ShareTweetSendShare
Previous Post

Puluhan Pemukim Ilegal Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa, Gelar Ritual untuk Aktivis AS Charlie Kirk

Next Post

Pusat Hak Asasi: 360 Tenaga Medis Gaza Ditawan Israel

Adara Relief International

Related Posts

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran
Berita Kemanusiaan

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran

by Adara Relief International
April 20, 2026
0
16

Sistem kesehatan di Jalur Gaza kian mendekati titik kolaps di tengah berlanjutnya pembatasan dan dampak perang berkepanjangan. Organisasi kemanusiaan memperingatkan...

Read moreDetails
Aksi Solidaritas Tenaga Medis Gaza untuk Rekan di Penjara Israel

Aksi Solidaritas Tenaga Medis Gaza untuk Rekan di Penjara Israel

April 20, 2026
18
Perundingan Hamas-AS di Kairo Buntu Bahas Gencatan Gaza

Perundingan Hamas-AS di Kairo Buntu Bahas Gencatan Gaza

April 20, 2026
24
PBB: Rata-Rata 47 Perempuan Terbunuh Setiap Hari di Gaza

PBB: Rata-Rata 47 Perempuan Terbunuh Setiap Hari di Gaza

April 20, 2026
17
75 Ribu Jemaah Salat Jumat di Al-Aqsa di Tengah Pembatasan

75 Ribu Jemaah Salat Jumat di Al-Aqsa di Tengah Pembatasan

April 20, 2026
15
UNICEF Kecam Pembunuhan Sopir Distribusi Air di Gaza

UNICEF Kecam Pembunuhan Sopir Distribusi Air di Gaza

April 20, 2026
16
Next Post
Pusat Hak Asasi: 360 Tenaga Medis Gaza Ditawan Israel

Pusat Hak Asasi: 360 Tenaga Medis Gaza Ditawan Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Palestine Situation Report 86

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630