• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Juli 24, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Mulai Gali Parit Buaya di Sekitar Koridor Penjara

by Adara Relief International
Juli 24, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Israel Mulai Gali Parit Buaya di Sekitar Koridor Penjara
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Menurut laporan media Israel pada Rabu, sejumlah parit untuk menampung buaya sedang digali di sekitar koridor keamanan tinggi sebuah penjara di Israel selatan yang menampung anggota Hamas. Parit-parit digali di sekitar penjara Ketziot dan akan membentang sekitar 170 meter, sebagaimana dilaporkan harian Yedioth Ahronoth.

Seorang pejabat setempat dari Dewan Regional Ramat Negev, tempat penjara itu berada, mengatakan bahwa keberadaan parit-parit tersebut tidak terlihat dari luar.

Harian itu juga melaporkan bahwa Kementerian Keamanan Nasional Israel telah mengonfirmasi mulainya proyek parit tersebut. 

Sebelumnya, Menteri Perlindungan Lingkungan Hidup Israel, Idit Silman, pada pekan lalu memutuskan untuk mengklasifikasikan buaya Nil sebagai “hewan liar yang dijinakkan.” Hal tersebut tetap terjadi meskipun ada keberatan dari para pejabat profesional di kementeriannya.

Baca juga: “Rencana Pembuatan Parit Berisi Buaya untuk Penjara Palestina Berlanjut Meski Dinas Lingkungan Menolak”

Kantor Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Itamar Ben-Gvir mengatakan keputusan Silman “membuka jalan bagi proyek tersebut”. Ia juga menambahkan bahwa “fase percontohan penjara buaya telah mulai secara resmi” di salah satu koridor penjara Ketziot.

“Siapa pun yang mengira ini hanya sebuah aksi publisitas telah salah,” kata kantor Ben-Gvir.

Baca Juga

Syekh Ekrima Sabri Peringatkan Eskalasi Pelanggaran Israel di Masjid Al-Aqsa pada Hari Raya Yahudi

Tentara Israel Membangun Pembatas di Luar ‘Garis Kuning’: Haaretz

Dinas Penjara Israel menyiapkan rencana untuk merawat, mengawasi, dan menampung buaya-buaya tersebut, sementara petugas penjara menerima pelatihan tentang cara menanganinya. Dalam rangka memuluskan proyek tersebut, Israel telah mengalokasikan dana sebesar 21 juta shekel (6,3 juta dolar AS). 

Otoritas Alam dan Taman Israel mengadakan pertemuan darurat pada hari Selasa untuk membahas penggunaan buaya di penjara. Saat itu, semua peserta menentang usulan tersebut, menurut Yedioth Ahronoth.

Klasifikasi buaya Nil yang Silman lakukan bertentangan dengan pendapat penasihat hukum kementeriannya dan posisi profesional dari Lembaga Konservasi SDA Israel, kata surat kabar itu.

Ketziot, yang terletak di Gurun Naqab (Negev), adalah penjara terbesar Israel dan mencakup bagian untuk tawanan “keamanan” Palestina. Penjara ini telah lama Israel gunakan untuk menahan tawanan dari Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Menurut lembaga tawanan Palestina, jumlah warga Palestina yang berada di penjara Israel telah meningkat 83% sejak awal genosida Israel di Gaza pada Oktober 2023. Jumlah ini melebihi 9.600 tawanan, sedangkan sebelum genosida berjumlah sekitar 5.250 tawanan.

Sumber: MEMO, Palinfo

ShareTweetSendShare
Previous Post

Serangan Israel Bakar Seluruh Keluarga Palestina Hidup-Hidup

Next Post

Tentara Israel Membangun Pembatas di Luar ‘Garis Kuning’: Haaretz

Adara Relief International

Related Posts

Syekh Ekrima Sabri Peringatkan Eskalasi Pelanggaran Israel di Masjid Al-Aqsa pada Hari Raya Yahudi
Al-Aqsa

Syekh Ekrima Sabri Peringatkan Eskalasi Pelanggaran Israel di Masjid Al-Aqsa pada Hari Raya Yahudi

by Adara Relief International
Juli 24, 2026
0
11

Otoritas pendudukan Israel terus mengeksploitasi momentum hari raya dan acara keagamaan Yahudi untuk memperluas pelanggaran serta mengubah realitas di lapangan...

Read moreDetails
Tentara Israel Membangun Pembatas di Luar ‘Garis Kuning’: Haaretz

Tentara Israel Membangun Pembatas di Luar ‘Garis Kuning’: Haaretz

Juli 24, 2026
10
Serangan Israel Bakar Seluruh Keluarga Palestina Hidup-Hidup

Serangan Israel Bakar Seluruh Keluarga Palestina Hidup-Hidup

Juli 24, 2026
10
Kasus Keguguran di Gaza Melonjak, Timbulkan Kekhawatiran

Kasus Keguguran di Gaza Melonjak, Timbulkan Kekhawatiran

Juli 24, 2026
10
Tragedi Masafer Yatta: Serangan Pemukim Israel Sebabkan Ibu Hamil Kehilangan Janin dan Gelombang Kekerasan Landa Tepi Barat

Tragedi Masafer Yatta: Serangan Pemukim Israel Sebabkan Ibu Hamil Kehilangan Janin dan Gelombang Kekerasan Landa Tepi Barat

Juli 22, 2026
16
Sembilan Hari Tertahan di Yellow Line, Ini Perjuangan Keluarga Gaza Makamkan Jenazah

Sembilan Hari Tertahan di Yellow Line, Ini Perjuangan Keluarga Gaza Makamkan Jenazah

Juli 22, 2026
20
Next Post
Tentara Israel Membangun Pembatas di Luar ‘Garis Kuning’: Haaretz

Tentara Israel Membangun Pembatas di Luar 'Garis Kuning': Haaretz

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Palestine Situation Report 100

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eskalasi dan Agresi; Dalih Israel untuk Mengambil Alih Kendali Masjid Al-Aqsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630