• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Juni 8, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Culik Perawat Palestina, Putri dari Dokter yang Sebelumnya Ditahan

by Adara Relief International
Oktober 3, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 1 min read
0 0
0
Israel Culik Perawat Palestina, Putri dari Dokter yang Sebelumnya Ditahan
39
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Tasnim, seorang perawat sekaligus putri dari dokter Palestina Dr. Marwan Al-Hams yang diculik beberapa bulan lalu oleh pasukan khusus Israel, kembali menjadi korban penculikan. Ia ditangkap pada Kamis pagi (2/10) di tempat kerjanya, sebuah pusat layanan kesehatan di Khan Younis, Gaza selatan. Menurut sumber keluarga, pasukan khusus Israel menyerbu lokasi medis tempat Tasnim bertugas dan menculiknya.

Sebelumnya, pada 21 Juli lalu, pasukan khusus Israel menculik ayah Tasnim, Dr. Marwan Al-Hams, direktur rumah sakit lapangan di Jalur Gaza. Ia ditangkap saat mengunjungi rumah sakit lapangan yang berafiliasi dengan Komite Palang Merah Internasional (ICRC) di Khan Younis.

Dalam serangan yang sama, saksi mata melaporkan pasukan Israel menembaki sekelompok warga sipil di sebuah kafe tepi pantai yang berseberangan dengan rumah sakit Palang Merah tersebut. Dua warga Palestina terbunuh, sementara seorang sopir ambulans terluka.

Baca Juga

1.659 Pelanggaran dalam Sebulan, Serangan Pemukim Israel Terus Meningkat

Israel Serang Khan Yunis dan Gaza, Calon Pengantin 25 Tahun Terbunuh di Hari Pernikahannya

Kasus Tasnim dan Dr. Marwan menambah daftar panjang tenaga kesehatan Palestina yang ditahan Israel. Menurut organisasi Healthcare Workers Watch (HWW), hingga Juli 2024, ada 28 dokter Gaza yang ditahan di penjara Israel, termasuk delapan konsultan senior di bidang bedah, ortopedi, perawatan intensif, kardiologi, dan pediatri. Sebanyak 21 di antaranya sudah mendekam lebih dari 400 hari tanpa dakwaan.

Data WHO menyebutkan Israel telah menculik dan menahan lebih dari 300 tenaga kesehatan sejak genosida dimulai pada Oktober 2023. Namun HWW memperkirakan jumlahnya lebih tinggi, yakni lebih dari 400 orang.

Direktur HWW, Muath Alser, menegaskan bahwa sebagian besar tenaga kesehatan ditangkap di tempat kerja mereka, ditahan berbulan-bulan tanpa komunikasi, bahkan ditolak hak atas perawatan medis ketika sakit. Mereka juga menghadapi kondisi penahanan yang sangat buruk.

“Kami mendesak orang-orang yang memiliki kekuasaan untuk menekan Israel agar membebaskan para tenaga kesehatan yang masih berada dalam penahanan ilegal,” ujar Alser.

Sumber:
Qudsnen

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Cegat Armada Global Sumud: Aktivis Ditangkap, Dunia Internasional Mengecam

Next Post

Di Balik Tahun Ajaran Baru yang Penuh Tantangan, Tersimpan Semangat Penghafal Al Quran Palestina dari Kamp Pengungsian

Adara Relief International

Related Posts

Mesir, Qatar, dan Turki Intensifkan Negosiasi Gaza untuk Buka Jalan ke Fase Kedua
Berita Kemanusiaan

Mesir, Qatar, dan Turki Intensifkan Negosiasi Gaza untuk Buka Jalan ke Fase Kedua

by Adara Relief International
Juni 8, 2026
0
13

Negosiasi Gaza kembali berlangsung di Kairo pada Ahad (7/06). Pertemuan ini menjadi hari kedua konsultasi antara faksi-faksi Palestina dan para...

Read moreDetails
Di Tengah Genosida Israel, Anak-Anak Gaza Temukan Senyum dari Gelembung Sabun

Di Tengah Genosida Israel, Anak-Anak Gaza Temukan Senyum dari Gelembung Sabun

Juni 8, 2026
13
1.659 Pelanggaran dalam Sebulan, Serangan Pemukim Israel Terus Meningkat

1.659 Pelanggaran dalam Sebulan, Serangan Pemukim Israel Terus Meningkat

Juni 8, 2026
12
Israel Serang Khan Yunis dan Gaza, Calon Pengantin 25 Tahun Terbunuh di Hari Pernikahannya

Israel Serang Khan Yunis dan Gaza, Calon Pengantin 25 Tahun Terbunuh di Hari Pernikahannya

Juni 8, 2026
11
Israel Blokir Akses Medis, 20.000 Pasien Gaza Hadapi Kematian

Israel Blokir Akses Medis, 20.000 Pasien Gaza Hadapi Kematian

Juni 8, 2026
12
Sam Abu Haikal, Bayi 7 Bulan Gugur Ditembak Israel di Hebron — Anak Palestina ke-115 di 2026

Sam Abu Haikal, Bayi 7 Bulan Gugur Ditembak Israel di Hebron — Anak Palestina ke-115 di 2026

Juni 8, 2026
12
Next Post
Kartu serah terima bantuan program Hidupkan Ahlul Quran dari Adara Relief International, yang disalurkan kepada anak-anak Penghafal Al Quran Palestina di Lebanon. Program ini menjadi jembatan kasih dari orang tua asuh di Indonesia untuk menjaga semangat para penjaga Kalamullah di tengah keterbatasan hidup di pengungsian.

Di Balik Tahun Ajaran Baru yang Penuh Tantangan, Tersimpan Semangat Penghafal Al Quran Palestina dari Kamp Pengungsian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak Yatim Gaza: Saat Tangan-Tangan Kecil Memikul Beban Kehidupan di Tanah Kelahiran – Laporan DYP Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 150 Keluarga di Al Quds

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630