Gaza kembali menghadapi krisis kemanusiaan. Di Gaza, keluarga al-Aqqad masih mencari dua anggota keluarganya yang hilang sejak Desember 2023. Selain itu, Gaza terus mengalami serangan Israel meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025. Situasi Gaza juga memicu kekhawatiran baru terkait penghilangan paksa dan keselamatan warga sipil.
Keluarga al-Aqqad mengatakan tentara Israel menyebarkan foto seorang ibu dan anak perempuan dalam kendaraan militer. Keluarga itu meyakini keduanya merupakan kerabat mereka yang hilang di Khan Yunis.
Dalam operasi yang sama, ayah keluarga tersebut terbunuh dan putranya ditangkap tentara Israel. Namun, hingga kini nasib ibu dan anak itu belum diketahui.
Awalnya, keluarga menduga keduanya tertimbun reruntuhan bangunan. Akan tetapi, pencarian panjang tidak menemukan jejak mereka.
Direktur Al-Dameer Association for Human Rights, Alaa Skafi, mengungkapkan organisasinya telah mengirim permintaan resmi kepada Israel. Namun, Israel belum memberikan jawaban apa pun.
Laporan HAM memperkirakan lebih dari 11.200 warga Gaza hilang atau mengalami penghilangan paksa. Angka itu termasuk sekitar 4.700 perempuan dan anak-anak.
Sementara itu, serangan Israel kembali melukai tujuh warga Palestina di Gaza City pada Rabu dini hari. Serangan udara menghantam rumah keluarga Zaqout di kawasan Nasr tanpa peringatan sebelumnya.
Akibatnya, beberapa anak mengalami luka-luka dan kebakaran terjadi di lokasi serangan. Selain itu, artileri Israel juga menembaki wilayah timur Gaza City dan Jabalia.
Di Khan Yunis, drone Israel menyerang kerumunan warga sipil di kawasan Al-Mawasi. Dua warga Palestina terluka akibat serangan tersebut.
Sejak gencatan senjata berlaku, serangan Israel telah membunuh 880 warga Palestina dan melukai lebih dari 2.600 lainnya.








![Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/FOTNASPSKNKU3P3PJRLMSN3J4E-350x250.jpg)