JAKARTA-Idul Adha tahun ini hadir di tengah senyap di Tepi Barat. Serangan dan pelanggaran yang terus Israel lakukan telah membuat sejumlah tradisi belum bisa dilakukan. Meski begitu, Sahabat Adara sangat ingin menghadirkan suasana Idul Adha di Tepi Barat. Oleh sebab itu, pada 29 Mei 2026, hewan kurban dari Sahabat Adara disembelih dan disalurkan kepada 240 keluarga (1.200 jiwa) di kota Taffuh dan Bait Ula, Tepi Barat.

Meski Hari Raya Idul Adha membawa sukacita bagi setiap Muslim, namun penduduk Palestina di Tepi Barat masih belum dapat melupakan rasa takut mereka. Penangkapan, pengusiran, serangan, juga penghancuran rumah masih menjadi rutinitas sehari-hari yang Israel lancarkan terhadap penduduk Tepi Barat. Banyak orang kehilangan rumah, orang-orang tercinta, dan hal-hal berharga dalam hidup mereka.
Menurut angka yang diterbitkan oleh kantor media pemerintah Palestina, tentara Israel telah membunuh 1.200 warga Palestina, melukai lebih dari 12.600, dan menyebabkan 33.000 orang mengungsi di Tepi Barat. Sementara itu, warga yang masih bertahan hidup dalam kesulitan ekonomi, bahkan The New Arab menyebutkan sejumlah keluarga terpaksa melewatkan membeli pakaian baru atau permen dan kue-kue khas Hari Raya.

Di tengah kondisi yang tidak stabil ini, Sahabat adara sangat ingin penduduk Tepi barat juga bisa merasakan sukacita Idul Adha. Oleh sebab itu, pada 29 Mei 2026, hewan kurban dari Sahabat Adara disembelih dan disalurkan kepada 240 keluarga (1.200 jiwa) di kota Taffuh dan Bait Ula, Tepi Barat.




Walaupun suasana Idul Adha tahun ini berbeda dari biasanya, Adara berharap saudara-saudara kita tetap menemukan kebahagiaan. Terima kasih Sahabat Adara, hewan kurban darimu telah menghidupkan kembali suasana Idul Adha di Tepi Barat.








![Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/FOTNASPSKNKU3P3PJRLMSN3J4E-350x250.jpg)