• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, April 23, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Ben-Gvir Tolak Minta Maaf, Dituding Memperburuk Kondisi Sandera Israel di Gaza

by Adara Relief International
Maret 3, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hubungan Internasional dan Politik, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Ben-Gvir Tolak Minta Maaf, Dituding Memperburuk Kondisi Sandera Israel di Gaza

Ben Gvir mengatakan bahwa dia tidak hanya tidak meminta maaf atas komentar yang dia buat, tetapi juga 'bangga dengan apa yang [dia] lakukan. [Getty]

16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Mantan Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, menolak meminta maaf kepada para sandera Israel yang telah dibebaskan. Para sandera menuduh pernyataannya yang mendukung penyiksaan tawanan Palestina memperburuk perlakuan terhadap mereka selama dalam tahanan Hamas.

Menanggapi tuduhan tersebut, Ben-Gvir justru menegaskan bahwa dirinya tidak menyesal. “Bukan hanya saya tidak meminta maaf, saya bangga dengan apa yang saya lakukan,” ujarnya dalam wawancara dengan Channel 13 Israel. Ia juga menuduh media sebagai penyebar “propaganda Hamas.”

Ben-Gvir, yang mundur dari jabatannya setelah gencatan senjata di Gaza disepakati pada Januari, bahkan mempertanyakan apakah Israel seharusnya menghindari serangan ke Gaza atau setidaknya tidak membahasnya secara terbuka. Hal ini merespons kesaksian seorang mantan sandera yang mengaku dipukuli oleh Hamas setelah Israel melakukan serangan udara.

Mantan sandera lainnya menambahkan bahwa dalam satu insiden, seorang penjaga memukulnya setelah mengetahui bahwa rumah keluarganya telah hancur akibat serangan udara Israel.

Eli Sharabi, yang dibebaskan pada 8 Februari, mengatakan dalam program Uvda di Channel 12 bahwa para penculiknya secara rutin mengikuti perkembangan berita dan memantau kondisi tawanan Palestina.

Baca Juga

90 Perempuan Palestina Ditawan, Alami Kekerasan dan Kelalaian Medis

Haaretz Soroti Standar Ganda, Pendeta Palestina: Fokus pada Korban Sipil

“Setiap pernyataan yang tidak bertanggung jawab, kamilah yang pertama merasakan akibatnya,” kata Sharabi.

“Mereka datang kepada kami dan berkata, ‘Tawanan kami tidak diberi makan, kalian juga tidak akan makan. Tawanan kami dipukuli, kalian juga akan dipukuli. Mereka tidak diizinkan mandi, kalian juga tidak akan bisa mandi.’”

Pernyataan Sharabi senada dengan kesaksian Eliya Cohen, mantan sandera lainnya yang mengonfirmasi bahwa pernyataan Ben-Gvir tentang kondisi tawanan Palestina memperburuk perlakuan terhadap mereka.

Selama menjabat sebagai menteri keamanan, Ben-Gvir berkampanye melawan “fasilitas mewah” di penjara, melarang penyajian roti pita segar, dan membatasi waktu mandi bagi tawanan Palestina.

Setelah serangan 7 Oktober, ia menerapkan pembatasan baru, termasuk menghilangkan tempat tidur dan tindakan lain yang menyebabkan kondisi penjara semakin padat. Ia bahkan menyerukan eksekusi terhadap para tawanan serta membanggakan kondisi buruk yang mereka alami.

Sejak kesepakatan gencatan senjata dimulai pada 19 Januari, sebanyak 25 sandera hidup dan delapan jenazah telah dikembalikan ke Israel, sementara lebih dari 2.000 tawanan Palestina dibebaskan.

Para tawanan Palestina yang dibebaskan menunjukkan tanda-tanda penyiksaan, kelaparan, dan pengabaian medis serius. Kelompok hak asasi manusia menyebut kondisi ini sebagai bukti berlanjutnya penyiksaan terhadap tawanan Palestina di penjara-penjara Israel.

Euro-Mediterranean Human Rights Monitor mendokumentasikan kondisi fisik dan psikologis yang mengerikan dari tawanan Palestina yang baru dibebaskan. Mereka tiba di Gaza dalam kondisi kesehatan yang “sangat buruk.” Saat ini, Israel masih menahan lebih dari 10.000 warga Palestina, dengan lebih dari 3.000 di antaranya ditahan secara administratif tanpa dakwaan atau proses peradilan.

Sumber: 

https://www.newarab.com

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Palestina Ajukan Permohonan Tertulis kepada Mahkamah Internasional

Next Post

Syekh Ekrima Sabri Menyerukan Penduduk Palestina untuk Memperkuat Kehadiran di Al-Aqsa Selama Ramadan

Adara Relief International

Related Posts

90 Perempuan Palestina Ditawan, Alami Kekerasan dan Kelalaian Medis
Berita Kemanusiaan

90 Perempuan Palestina Ditawan, Alami Kekerasan dan Kelalaian Medis

by Adara Relief International
April 23, 2026
0
10

Sebanyak 90 perempuan Palestina saat ini berada di penjara Israel dalam kondisi yang memprihatinkan. Mereka menghadapi kelaparan, kekerasan, dan penggeledahan...

Read moreDetails
Haaretz Soroti Standar Ganda, Pendeta Palestina: Fokus pada Korban Sipil

Haaretz Soroti Standar Ganda, Pendeta Palestina: Fokus pada Korban Sipil

April 23, 2026
11
Mahasiswa Gaza Tuntut Perbatasan Dibuka: Beasiswa Ada, Akses Tidak

Mahasiswa Gaza Tuntut Perbatasan Dibuka: Beasiswa Ada, Akses Tidak

April 22, 2026
21
Krisis Air Gaza Memburuk, Warga Hidup dengan Kurang dari 10 Liter per Hari

Krisis Air Gaza Memburuk, Warga Hidup dengan Kurang dari 10 Liter per Hari

April 22, 2026
17
Empat Warga Palestina Terbunuh di Tepi Barat, Dua di Antaranya Anak-anak

Empat Warga Palestina Terbunuh di Tepi Barat, Dua di Antaranya Anak-anak

April 22, 2026
20
PBB: Kekerasan di Gaza Meningkat Tajam Meski Ada Gencatan Senjata

PBB: Kekerasan di Gaza Meningkat Tajam Meski Ada Gencatan Senjata

April 22, 2026
16
Next Post
Syekh Ekrima Sabri Menyerukan Penduduk Palestina untuk Memperkuat Kehadiran di Al-Aqsa Selama Ramadan

Syekh Ekrima Sabri Menyerukan Penduduk Palestina untuk Memperkuat Kehadiran di Al-Aqsa Selama Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menguatkan Mereka yang Bertahan: Laporan Dekap Yatim Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630