• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Mei 11, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Program Penyaluran

Menguatkan Mereka yang Bertahan: Laporan Dekap Yatim Palestina

by Adara Relief International
April 10, 2026
in Penyaluran
Reading Time: 5 mins read
0 0
0
Menguatkan Mereka yang Bertahan: Laporan Dekap Yatim Palestina
153
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Ramadan dan idulfitri merupakan momen yang paling istimewa bagi semua umat Islam di dunia, tak terkecuali Palestina. Namun demikian, perang yang dilancarkan Israel-AS ke Iran telah memberi dampak signifikan bagi wilayah tersebut, sehingga masih terus diliputi duka dan kesedihan. Warga muslim Palestina terutama di Al-Quds berduka karena untuk pertama kalinya sejak 1967 mereka tidak dapat melaksanakan shalat iedulfitri di Masjid Al-Aqsa. Adapun di Tepi Barat, isolasi ketat yang Israel terapkan dengan alasan keamanan nasional mengakibatkan kelumpuhan akses ekonomi dan mobilitas warga sipil.

Baca Juga

Ratusan Paket Kebaikan bagi Anak-Anak Yatim Gaza

Peduli Yatim Gaza: Berbagi Makanan, Menebar Cinta

Sementara di Gaza, situasi kemanusiaan semakin jauh dari batas-batas kemanusiaan. Di tengah blokade dan basa-basi gencatan senjata, jalur itu kini terperangkap dalam “titik buta” kemanusiaan. Akses bantuan internasional kian menyusut, mengancam ketersediaan pangan, bahan bakar, dan obat-obatan yang selama ini sangat bergantung pada bantuan dari luar. Di sisi lain, pembatasan wilayah yang terus diperketat melalui perluasan zona militer dan infrastruktur permanen. Lebih dari separuh wilayah kini berada di bawah kendali militer, disertai penghancuran permukiman, penggusuran penduduk, dan pemasangan penghalang fisik. Akibatnya, sekitar 2,1 juta warga Palestina terdesak hidup di wilayah yang semakin sempit, yang membuat mereka harus bertahan di tenda pengungsian atau bangunan yang rusak.

Dalam situasi yang serba terbatas ini, anak-anak yatim menjadi kelompok yang paling rentan. Kehilangan orang tua, minimnya perlindungan, serta keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar membuat mereka menghadapi beban yang berlipat. Oleh karena itu, kehadiran program Dekap Yatim Palestina (DYP) tidak hanya menjadi bentuk dukungan materi, tetapi juga menghadirkan harapan dan kekuatan bagi anak-anak yatim untuk terus bertahan dan melanjutkan nafas kehidupan di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian.

Alhamdulillah berkat rahmat Allah swt, di tengah sulitnya pergerakan akibat perluasan pengerahan militer Israel di gaza, tim penyaluran Adara di Gaza telah menunaikan pengiriman bantuan untuk anak-anak program DYP. Waktu pelaksanaan distribusi ini yaitu sejak Februari 2026 dan berlangsung hingga bulan Maret. Meskipun tidak mudah, namun tim lapangan telah menjangkau wilayah-wilayah terdampak berat seperti Khan Younis, Deir Balah, dan Nuseirat, sehingga akhirnya berhasil mencapai total penerima manfaat sebanyak 1.915 anak-anak yatim.

Ini tentunya tidak terlepas dari doa dan dukungan bantuan Bapak/Ibu Sahabat Adara, para orangtua asuh DYP yang masih terus membersamai Adara dan Palestina. Lebih dari sekadar bantuan, mendukung program ini adalah penguatan bagi anak-anak yatim Gaza, yang bertahan demi masa depan Palestina dan Masjid Al-Aqsa yang diberkahi.

Kondisi Umum Yatim di Gaza: Berjuang dengan Nafas Terakhir Meski Kehilangan Hampir Segalanya 

Secara umum, anak-anak yatim di berbagai wilayah Gaza hidup dalam kondisi kemanusiaan yang sangat memprihatinkan akibat dampak perang, pengungsian massal, dan kehancuran infrastruktur. Mayoritas keluarga kehilangan rumah dan sumber penghidupan, sehingga hidup di tenda pengungsian, bangunan rusak, atau tempat penampungan yang padat dengan akses terbatas terhadap makanan, air bersih, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya. Kondisi ini diperparah dengan meningkatnya kebutuhan menjelang Idulfitri dan Ramadan, karena banyak keluarga tidak mampu menyediakan makanan layak, pakaian, maupun kebutuhan dasar anak-anak.

Anak yatim di Gaza hidup dalam kondisi tidak stabil di kamp pengungsian atau tempat rusak. Aktivitas mereka fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, air, dan bantuan kemanusiaan. Mereka kadang mengikuti pendidikan darurat dan bermain secara terbatas di lingkungan yang tidak aman. Apalagi, badai beserta hujan lebat dan sistem cuaca bertekanan rendah yang kerap berlangsung di Gaza telah memaksa banyak dari mereka untuk kembali mengungsi atau mencoba memperkuat tempat mereka tinggal meski dengan bahan-bahan yang sangat terbatas.

Sementara itu, genosida yang harus mereka alami telah banyak membawa perubahan pada kondisi pendidikan, kesehatan, dan psikologis. Selama Ramadan, anak-anak mengalami penurunan kondisi kesehatan, psikologis, dan pendidikan akibat kehilangan pencari nafkah, pengungsian berulang, dan kekurangan sumber daya. Banyak juga yang mengalami malnutrisi, trauma, dan kecemasan.

Di Mana Mereka Bertahan? Potret Sebaran Lokasi Anak Yatim dan Kondisi Terkini di Penjuru Gaza

Pada Februari 2026, sebanyak 1.915 anak yatim di bawah naungan Program Dekap Yatim Palestina Adara tersebar di berbagai titik pengungsian yang sangat rentan. Berikut adalah rincian sebaran lokasi dan situasi darurat yang mereka hadapi:

Lokasi Jumlah Anak Kondisi
Deir Balah  310 anak Deir al-Balah menerima banyak keluarga pengungsi yang kehilangan rumah dan sumber penghidupan akibat perang, sehingga menimbulkan tekanan kemanusiaan yang besar melebihi kapasitas kota yang terbatas. Keluarga mengalami kekurangan makanan, air, dan kebutuhan dasar, sementara anak-anak dan yatim hidup dalam kecemasan dan ketidakstabilan. Kebutuhan paket makanan, dan pakaian anak meningkat, serta dibutuhkan inisiatif kemanusiaan untuk mengembalikan kebahagiaan anak-anak.
Kota Gaza  382 anak Kota Gaza mengalami situasi kemanusiaan yang kompleks akibat kehancuran luas yang melanda berbagai wilayah. Keluarga kekurangan layanan penting seperti air dan kesehatan. Anak-anak hidup dalam lingkungan tidak stabil yang menghambat perkembangan mereka. Anak yatim menjadi kelompok paling terdampak dengan tantangan psikologis dan sosial akibat kehilangan orang tua.
Khan Younis 355 anak Khan Younis mengalami kehancuran besar dan pengungsian massal yang memperburuk kondisi kemanusiaan. Banyak anak tinggal di tempat penampungan atau rumah rusak tanpa lingkungan aman. Anak yatim mengalami trauma kehilangan dan membutuhkan dukungan pendidikan serta sosial.
Rafah  220 anak Rafah mengalami kepadatan penduduk akibat gelombang pengungsian. Banyak keluarga tinggal di tenda atau tempat penampungan padat tanpa layanan dasar. Anak-anak kehilangan lingkungan aman, dan anak yatim menghadapi tantangan psikologis yang lebih berat.
Gaza Utara 182 anak Wilayah Gaza Utara menjadi pusat penampungan ribuan pengungsi, menyebabkan kepadatan parah. Keluarga hidup dalam kondisi sulit dengan akses terbatas terhadap layanan dasar. Mereka membutuhkan bantuan makanan, pakaian, serta kegiatan rekreasi untuk anak-anak.
Jabalia 164 anak Kamp pengungsi Jabalia mengalami kehancuran luas, membuat ribuan keluarga kehilangan tempat tinggal dan penghasilan. Banyak keluarga tidak mampu menyediakan kebutuhan dasar lebaran bagi anak-anak. Dibutuhkan bantuan makanan, pakaian, dan dukungan psikososial.
Beit Lahia 67 anak Beit Lahia terdampak berat akibat kerusakan rumah dan lahan pertanian. Hal ini meningkatkan kemiskinan dan berdampak langsung pada anak-anak, termasuk malnutrisi dan kurangnya lingkungan belajar yang stabil.
Nuseirat 89 anak Di kamp pengungsi Nuseirat, banyak anak yatim tinggal di tenda atau reruntuhan rumah. Penderitaan meningkat saat Ramadan, dengan banyak anak kehilangan pencari nafkah dan kekurangan makanan serta dukungan psikologis.
Beit Hanoun 81 anak Beit Hanoun mengalami kehancuran besar pada rumah dan infrastruktur. Keluarga hidup dalam kondisi sulit dengan akses terbatas terhadap layanan dasar. 
Al-Maghazy 65 anak Penduduk kamp pengungsi Al-Maghazy menghadapi kondisi hidup yang keras akibat kerusakan rumah dan infrastruktur. Banyak keluarga tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar anak-anak, sehingga diperlukan bantuan kemanusiaan segera.

Menguatkan Mereka, Mengalirkan Kebaikan Tanpa Henti

Beratnya situasi kemanusiaan yang dihadapi anak-anak yatim di Gaza menegaskan bahwa dukungan berkelanjutan masih sangat dibutuhkan agar mereka tetap memiliki nafas kehidupan. Anak-anak Palestina adalah anak-anak yang paling tangguh di dunia, yang tak pernah ingin pergi dari tanah air tempat mereka dilahirkan meski penjajah terus menggempur. Karena itu, menguatkan mereka berarti menguatkan nafas panjang perjuangan Palestina.

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian dan komitmen yang telah Bapak/Ibu berikan. Semoga setiap kebaikan yang dititipkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan menghadirkan keberkahan, baik bagi para orang tua asuh maupun bagi masa depan anak-anak yatim yang kita dampingi bersama. Mari terus melangkah bersama, menjaga harapan mereka tetap hidup sehingga mereka dapat terus tumbuh menjadi generasi pejuang yang penuh dengan harapan, sebagaimana penuturan anak Gaza berikut ini.

“Assalamu’alaikum wr.wb.
Nama saya Henda Saber Abu Jaziya, usia 11 tahun. Orang bilang saya masih anak-anak, tapi kadang saya merasa lebih dewasa. Saya suka menggambar dunia yang indah—rumah utuh, langit biru, dan wajah yang tersenyum tanpa rasa takut.

Saya juga suka membuat gelang dan kalung dari manik-manik. Kami harus berpindah lima kali karena pengungsian. Saya punya dua adik, Mohammed (5 tahun) dan Ahmad (9 tahun), dan saya berusaha menenangkan mereka saat takut.

Kami akhirnya kembali ke rumah, tapi sudah rusak. Saya membuat sudut kecil untuk menggambar dan bermimpi. Saya bersyukur sehat, tapi masih khawatir harus pergi lagi.

Terima kasih atas dukungan Anda. Saya berharap suatu hari menjadi pelukis dan memberi harapan melalui karya saya.”
—Henda Saber Abu Jaziya (11 thn), Gaza.

ShareTweetSendShare
Previous Post

Investigasi PBB: Tentara Perdamaian Indonesia Terbunuh Akibat Proyektil Israel

Next Post

Bahan Pokok Ramadan untuk 150 Keluarga di Al Quds

Adara Relief International

Related Posts

Ratusan Paket Kebaikan bagi Anak-Anak Yatim Gaza
Adara for Palestine

Ratusan Paket Kebaikan bagi Anak-Anak Yatim Gaza

by Penyaluran Adara
Mei 8, 2026
0
17

JAKARTA-Krisis kemanusiaan yang terjadi di Jalur Gaza telah mengancam masa depan anak-anak. Harga bahan pokok yang melonjak tinggi akibat genosida...

Read moreDetails
Peduli Yatim Gaza: Berbagi Makanan, Menebar Cinta

Peduli Yatim Gaza: Berbagi Makanan, Menebar Cinta

Mei 8, 2026
15
Baju Lebaran untuk Anak-anak Asuh Sahabat Adara di Gaza

Baju Lebaran untuk Anak-anak Asuh Sahabat Adara di Gaza

April 24, 2026
49
Iftar untuk Gaza: Ribuan Paket Disalurkan di Deir al-Balah

Iftar untuk Gaza: Ribuan Paket Disalurkan di Deir al-Balah

April 24, 2026
36
Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

April 24, 2026
116
Pelipur Lara, Ribuan Porsi Makanan Buka Puasa untuk Warga Gaza

Pelipur Lara, Ribuan Porsi Makanan Buka Puasa untuk Warga Gaza

April 23, 2026
25
Next Post
Bahan Pokok Ramadan untuk 150 Keluarga di Al Quds

Bahan Pokok Ramadan untuk 150 Keluarga di Al Quds

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630