• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, April 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Mengebom Rumah Sakit Gaza, Tewaskan Sedikitnya 500 orang

by Adara Relief International
Oktober 18, 2023
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Israel Mengebom Rumah Sakit Gaza, Tewaskan Sedikitnya 500 orang
44
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Tentara Israel telah mengebom sebuah rumah sakit di Kota Gaza yang dipenuhi warga Palestina yang terluka dan yang mencari perlindungan, hingga menewaskan sedikitnya 500 orang sejauh. Foto dan video dari Rumah Sakit Arab al-Ahli di Kota Gaza menunjukkan api melalap aula rumah sakit tersebut, pecahan kaca dan bagian tubuh berserakan di halaman rumah sakit. 

Pada saat serangan dahsyat terjadi pada hari Selasa, rumah sakit yang dikelola  Gereja Anglikan itu menyediakan perawatan dan perlindungan bagi ratusan warga Palestina yang terluka dan terlantar akibat agresi 11 hari Israel di Gaza. Foto dan video yang diperoleh Middle East Eye menunjukkan paramedis dan warga bergegas merawat korban luka, dan puluhan anak-anak menjadi korban. Di sekeliling mereka berserakan selimut, ransel sekolah, dan barang-barang lainnya.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan melalui saluran Telegramnya bahwa rumah sakit tersebut telah menerima ancaman dari Israel untuk melakukan pembersihan atau dibom. Pada konferensi pers Selasa malam, kementerian mengatakan bahwa rumah sakit tersebut diberi jaminan oleh Gereja Inggris sebagai tempat yang aman untuk melanjutkan aktivitas kemanusiaannya. MEE menghubungi Gereja Inggris untuk memberikan komentar tetapi belum menerima tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Baca Juga

Gaza Desak Kejelasan Nasib Korban yang Tertimbun di Rafah

Sistem Sampah Gaza Terancam Kolaps, Risiko Penyakit Meningkat

Beberapa rumah sakit di Kota Gaza telah menjadi tempat perlindungan bagi orang-orang yang berharap terhindar dari pengeboman setelah Israel memerintahkan seluruh penduduk kota dan sekitarnya untuk pindah ke Gaza selatan. Pekan lalu, tentara Israel mengatakan kepada beberapa rumah sakit bahwa mereka hanya punya waktu beberapa jam untuk mengungsi, dan memperingatkan bahwa jika mereka tidak mematuhi perintah tersebut, mereka akan dibom.

Doctors Without Borders (MSF), yang telah berulang kali mengecam pemberitahuan peringatan tersebut, mengatakan mereka “terkejut” dengan serangan  tersebut, dan menyebutnya sebagai “pembantaian.” “Tidak ada yang bisa membenarkan serangan terhadap rumah sakit, pasien, petugas kesehatan, serta orang-orang yang mencari perlindungan di sana. “Rumah sakit bukanlah target. Pertumpahan darah ini harus dihentikan. Cukup sudah.”

Serangan itu juga dikutuk oleh Mesir, Yordania, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Hizbullah Lebanon, Italia, Spanyol, Prancis. Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyebutnya “mengerikan dan benar-benar tidak dapat diterima”. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan menyerang rumah sakit menunjukkan bahwa penyerangnya “tidak memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang paling dasar”. Sementara itu, anggota Kongres Palestina-Amerika Rashida Tlaib mengkritik Presiden AS Joe Biden, dengan mengatakan bahwa dia juga bertanggung jawab atas kematian “dokter, anak-anak, pasien.”

“[Biden], inilah yang terjadi jika Anda menolak memfasilitasi gencatan senjata dan membantu meredakan ketegangan. Pendekatan Anda yang hanya berupa perang dan kehancuran telah membuka mata saya dan banyak warga Amerika keturunan Palestina serta Muslim Amerika. Kami akan mengingat posisi Anda,” katanya. Militer Israel membantah terlibat dalam ledakan tersebut, dan mengatakan bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh roket Palestina yang salah sasaran. Namun, Juru Bicara Gerakan Perlawanan Palestina menolak klaim tersebut, dan menyoroti parahnya kerusakan udara yang terjadi.

“Semua orang tahu apa yang dilakukan roket Palestina di Israel, di tempat-tempat seperti Ashkelon dan Tel Aviv. Tidak ada kehancuran seperti ini,” kata Hamdan kepada Al Jazeera. “Jadi jika seseorang ingin mengklaim bahwa ini adalah serangan roket Palestina, tunjukkan pada kami tempat lain yang mengalami kehancuran seperti ini.”

Israel mulai mengebom Gaza pada 7 Oktober ketika pejuang Palestina melancarkan serangan mendadak terhadap Israel, yang menewaskan lebih dari 1.400 orang, menurut pejabat Israel. Serangan udara balasan Israel telah menewaskan lebih dari 3.500 orang dalam 12 hari, termasuk lebih dari 1.000 anak-anak dan 1.000 wanita. Sekitar satu juta orang terpaksa mengungsi dan terpaksa berlindung di rumah sakit dan sekolah.

Sumber: 

https://daysofpalestine.ps

https://www.aljazeera.com 

https://www.middleeasteye.net 

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها

Tags: PalestinaSeranganUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Memilukan, Seorang Ayah di Gaza Ucapkan Salam Perpisahan kepada Putra-Putranya

Next Post

Kisah Para Ibu Palestina di Gaza: Tolak Sampaikan Kenyataan Agresi Demi Kesehatan Mental Anak-Anak Mereka

Adara Relief International

Related Posts

Gaza Desak Kejelasan Nasib Korban yang Tertimbun di Rafah
Berita Kemanusiaan

Gaza Desak Kejelasan Nasib Korban yang Tertimbun di Rafah

by Adara Relief International
April 18, 2026
0
23

Otoritas Pertahanan Sipil Gaza mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi kemanusiaan internasional untuk menekan Israel agar mengungkap nasib korban warga...

Read moreDetails
Sistem Sampah Gaza Terancam Kolaps, Risiko Penyakit Meningkat

Sistem Sampah Gaza Terancam Kolaps, Risiko Penyakit Meningkat

April 18, 2026
14
Otoritas Gaza Bantah Klaim AS soal Lonjakan Bantuan

Otoritas Gaza Bantah Klaim AS soal Lonjakan Bantuan

April 18, 2026
13
Kekerasan Pemukim di Tepi Barat Meningkat Tajam

Kekerasan Pemukim di Tepi Barat Meningkat Tajam

April 18, 2026
15
Peringatan Hari Tawanan Palestina Digelar Massal di Gaza dan Tepi Barat

Peringatan Hari Tawanan Palestina Digelar Massal di Gaza dan Tepi Barat

April 18, 2026
22
Serangan Berlanjut, 8 Warga Gaza Terbunuh di Tengah Krisis Bantuan

Serangan Berlanjut, 8 Warga Gaza Terbunuh di Tengah Krisis Bantuan

April 16, 2026
22
Next Post
Kisah Para Ibu Palestina di Gaza: Tolak Sampaikan Kenyataan Agresi Demi Kesehatan Mental Anak-Anak Mereka

Kisah Para Ibu Palestina di Gaza: Tolak Sampaikan Kenyataan Agresi Demi Kesehatan Mental Anak-Anak Mereka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eskalasi dan Agresi; Dalih Israel untuk Mengambil Alih Kendali Masjid Al-Aqsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630