• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Juli 21, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan Anak

274 Anak Gaza Terbunuh Sejak Gencatan Senjata, Serangan Israel Tak Kunjung Berhenti

by Adara Relief International
Juli 21, 2026
in Anak, Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
274 Anak Gaza Terbunuh Sejak Gencatan Senjata, Serangan Israel Tak Kunjung Berhenti

274 Anak Gaza Terbunuh Sejak Gencatan Senjata, Serangan Israel Tak Kunjung Berhenti

11
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Anak Gaza terus menjadi korban serangan Israel meski gencatan senjata berlaku sejak 10 Oktober 2025. Harian Haaretz melaporkan 274 anak Gaza terbunuh sejak gencatan senjata dimulai. Angka itu menunjukkan rata-rata satu anak terbunuh setiap hari.

Secara kumulatif sejak pecahnya agresi pada Oktober 2023, Haaretz mencatat lebih dari 21.000 anak Gaza telah terbunuh. Sebagian besar korban jiwa anak-anak jatuh akibat hantaman serangan udara langsung, sementara lainnya meninggal dunia karena tembakan penembak jitu (sniper), tertimbun reruntuhan bangunan, atau terkena serpihan ledakan. 

Selain itu, intensitas serangan militer Israel yang terus berlanjut kembali merenggut nyawa warga sipil. Di Kota Gaza, serangan udara menghantam sebuah apartemen dan membunuh lima anggota keluarga, termasuk tiga anak. Serangan lain di kawasan Nasr juga membunuh lima warga Palestina, termasuk seorang anak perempuan.

Di Khan Younis, serangan Israel menghantam tenda pengungsi di Al-Mawasi. Sedikitnya satu warga Palestina terbunuh dan sepuluh lainnya terluka. Sebagian besar korban luka merupakan anak-anak.

Selain akibat kekerasan langsung, banyak anak Gaza meninggal dunia karena komplikasi luka yang tidak tertangani. Runtuhnya sistem kesehatan secara drastis membuat fasilitas medis kewalahan, sementara sebagian anak lainnya menghembuskan napas terakhir akibat krisis kelaparan serta wabah penyakit. 

Baca Juga

Rencana Pembuatan Parit Berisi Buaya untuk Penjara Palestina Berlanjut Meski Ditolak Dinas Lingkungan

Sistem Ambulans Gaza di Ambang Kelumpuhan: 70% Armada Tidak Berfungsi

Baca juga: “16 Dokter Gaza di Penjara Israel dalam Kondisi Kritis, Pusat Pembelaan Tawanan Serukan Intervensi Internasional”

Situasi kemanusiaan di seluruh wilayah Gaza kini berada di ambang bencana total. Di tengah cuaca panas yang ekstrem, sekitar 1,7 juta warga masih bertahan hidup di dalam tenda-tenda darurat tanpa akses terhadap pasokan listrik, air bersih, serta sanitasi yang layak. Kondisi ini mempercepat penyebaran berbagai penyakit menular di tengah populasi yang rentan.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Gaza, pelanggaran berkelanjutan terhadap kesepakatan gencatan senjata hingga pertengahan Juli 2026 telah merenggut nyawa lebih dari 1.144 warga Palestina dan melukai lebih dari 3.700 orang lainnya. Secara keseluruhan sejak Oktober 2023, korban terbunuh akibat agresi telah melampaui 73.000 jiwa. Di antara para korban, anak Gaza menjadi kelompok yang paling rentan di tengah kehancuran atau kerusakan infrastruktur sipil yang kini mencapai 90 persen.

Sumber: MEMO, AA, TRT World

ShareTweetSendShare
Previous Post

Sistem Ambulans Gaza di Ambang Kelumpuhan: 70% Armada Tidak Berfungsi

Next Post

Rencana Pembuatan Parit Berisi Buaya untuk Penjara Palestina Berlanjut Meski Ditolak Dinas Lingkungan

Adara Relief International

Related Posts

Rencana Pembuatan Parit Berisi Buaya untuk Penjara Palestina Berlanjut Meski Ditolak Dinas Lingkungan
Berita Kemanusiaan

Rencana Pembuatan Parit Berisi Buaya untuk Penjara Palestina Berlanjut Meski Ditolak Dinas Lingkungan

by Adara Relief International
Juli 21, 2026
0
12

Proyek kontroversial pembangunan fasilitas penahanan dengan parit khusus kembali mencuat setelah pemerintah Israel mengambil langkah hukum baru. Rencana tersebut membuka...

Read moreDetails
Sistem Ambulans Gaza di Ambang Kelumpuhan: 70% Armada Tidak Berfungsi

Sistem Ambulans Gaza di Ambang Kelumpuhan: 70% Armada Tidak Berfungsi

Juli 17, 2026
19
PBB Kecam Keputusan Israel Ubah Status Permukiman Ilegal Givat Ze’ev Menjadi Kota

PBB Kecam Keputusan Israel Ubah Status Permukiman Ilegal Givat Ze’ev Menjadi Kota

Juli 17, 2026
24
16 Dokter Gaza di Penjara Israel dalam Kondisi Kritis, Pusat Pembelaan Tawanan Serukan Intervensi Internasional

16 Dokter Gaza di Penjara Israel dalam Kondisi Kritis, Pusat Pembelaan Tawanan Serukan Intervensi Internasional

Juli 17, 2026
17
Dokter Hussam Abu Safiya Kembali Disiksa di Penjara Israel, Desak Dunia Bertindak

Dokter Hussam Abu Safiya Kembali Disiksa di Penjara Israel, Desak Dunia Bertindak

Juli 17, 2026
18
12 Situs Palestina Masuk Daftar Sementara Warisan Dunia UNESCO

12 Situs Palestina Masuk Daftar Sementara Warisan Dunia UNESCO

Juli 17, 2026
18
Next Post
Rencana Pembuatan Parit Berisi Buaya untuk Penjara Palestina Berlanjut Meski Ditolak Dinas Lingkungan

Rencana Pembuatan Parit Berisi Buaya untuk Penjara Palestina Berlanjut Meski Ditolak Dinas Lingkungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Palestine Situation Report 99

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina Hari Ini dan Hipokrisi Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Piala Dunia Soroti Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630